4/24/2018

SINOPSIS Cross Episode 16 PART 3

Advertisement
SINOPSIS Cross Episode 16 BAGIAN 3


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: tvN
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Cross Episode 16 Part 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Cross Episode 16 Part 4

Malam harinya, In-kyu bertemu dengan detetif. Tanpa perlu dipaksa, dia mengakui segala kesalahannya, yg telah sengaja ‘meracuni’ Hyung-bum, dengan obat-obatkan yg diberikan olehnya.

Akan tetapi, In-kyu memohon.. supaya dia ditangkap setelah menyelesaikan operasinya pasien Kim. Detektif tak bisa mengiyakan permintaannya, karena dia bertugas sesuai dengan bukti serta keterangan saksi.


Diuar, perlahan hujan mulai turun. In-kyu kaget.. ketika menyadari, bahwa dia tak mampu lagi melihat partikel-partikel kecil seperti biasanya...


Da kemudian menemui dokter Lee, menyatakan bahwa dirinya tak lagi memiliki kepercayaan diri untuk melakukan operasi. Tanpa menjelaskan alasannya secara pasti, In-kyu menyerahkan operasi Pasien Kim kepadanya..

Namun dr. Lee bersikap bijaksana. Dia bilang.. In-kyu bisa menjadi tangan untuknya, dan dirinya bisa menjadi mata untuk In-kyu~~~


Kepala medis lapas, tengah dalam perjalanan menuju kantor polisi. Dia sempat menelpon In-kyu, menginformasikan bahwa dia akan menyerahkan segala dokumen terkait bukti tindakah In-kyu selama bekerja di lapas. Bukan karena dia  masih membenci In-kyu, tapi karena ini memang hal yg mesti dia lakukan, sesuai dengan huum yg berlaku.

In-kyu tak menahannya.. dengan lapang dada, dia mempersilahkan dokter untuk melakukan hal tersebut, karena dia sadar bahwa pada akhirnya dia pasti akan dihukum atas kejahatannya.


Dokter menutup telponnya, dia bertemu dengan detektif guna menyerahkan berkas yg dia bawa. Namun selama ditanya ini dan itu, dia memilih untuk bungkam dan tak mau berkomentar apa pun, terkait In-kyu.


Di ruang konferensi, In-kyu memaparkan kondisinya Pasien Kim yg akan menerima donor liver dari putrinya yg masih belia.

Hal tersebut, sempat menjadi perdebatan.. namun In-kyu berhasil meyakinkan mereka semua, bahwa operasi ini aman dan kemungkinan besar akan berhasil.


Di kantor polisi, detektif telah memastikan fakta, bahwasanya obat-obatan yg direspkan In-kyu kepada Hyung-bum.. mampu berakibat fatal, hingga membunuhnya jika dikonsumsi secara terus-menerus.


Maka detik itu juga, detektif datang ke RS untuk menahan In-kyu, padahal sekarang saatnya dia untuk masuk ruang Operasi.


In-kyu minta diberi waktu lebih, setidaknya hingga operasinya selesai. Tapi detektif menolak.. Ji-in pun memohon hal yg sama tetapi ditolak juga...


Lantas, Pasien Kim sendiri.. yg bicara bahwa dia tak ingin di operasi, jika bukan In-kyu yg menjadi dokternya. Akhirnya, alasan itu.. berhasil membuat Detektif luluh dan membiarkan In-kyu menyelesaikan operasinya terlebih dahulu.


Sebelum ooperasi dilaksanakan, pasien Kim yg telah diberi anestesi.. perlahan mulai kehilangan  kesadarannya. Namun dia masih sempat mengeluh, mengenai ketiadaaan In-kyu.. disaat dirinya sadar kembali nanti..


Operasi dimulai.. semua orang bersiap posisinya masing-masing, dan In-kyu mulai membelas bagian perut pasien.


Hal yg berbeda kali ini, ialah karena In-kyu menggunakan loop (kacamata pembesar), yg biasanya tak pernah dia gunakkan. Hal ini, membuat yg lain, agak keheranan karenanya..


Mungkin karena beum terbiasa, selama proses penjahitan, penglihatannya seakan kabur.. tapi dia tetap berusaha untuk menyelesaikan operasinya dibantu oleh dr. Lee 


Setelah penjahitan selesai, dia sempat mempraktekan teknik yg diajarkan dr. Go, yakni merasakan aliran darah dengan indra perabanya.

Dirasa lancar, maka darah kembali dialirkan dan operasi kali ini, dinyatakan telah berhasil..


Meninggalkan ruang operasi, In-kyu langsung mrelakan dirinya diborgol oleh detktif, untuk kemudian ditahan di kantor polisi.


Beberapa  saat berlalu.. persidangan telah rampung dan Son-sajang divonis hukuman penjara seumur hidup..


Sementara, Direktur Lee divonis hukuman 10 tahun penjara..


Dan In-kyu.. dia dianggap telah melakukan tindakan kejahatan berat, akan tetapi karena ini adalah indakan kriminalnya yg pertama, maka dia mendapatkan keringanan. Dia hanya mendapat hukuman percobaan serta pencabutan izin praktik dokter, selama 3 bulan lamanya~~~
Advertisement


EmoticonEmoticon