4/01/2018

SINOPSIS Eulachacha Waikiki Episode 12 PART 1

SINOPSIS Laughter in Waikiki Episode 12 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: jTBC
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA  || SINOPSIS Eulachacha Waikiki Episode 11 Part 4

“Oppa.. Kurasa aku menyukaimu...” ungkap Seo-jin

“Kenapa kamu mengatakan itu? Kamu sakit? Becanda ya? Kamu merencanakan ini dengan yg laon ‘kan?”

“Aku sungguh menyukaimu...”

“Kamu serius? Kamu menyukaiku”

“Apa kau bukan wanita bagimu?”

“Kamu bukan wanita bagiku.  Kamu sudah seperti adikku. Aku mengenalmu sejak kamu kecil. Bahkan kita berbagi pencukur”


Enggan berkomentar apa pun, Seo-jin hanya bilang kalau dia memahami maksud Jun-ki, kemudian lansgung menyeretnya keluar.. meninggalkan kamarnya..


Jun-ki tak bisa pergi begitu saja, maka dia pun mengetuk pintu.. meminta Seo-jin mendengarkan penjelasannya.


Kebetulan, Dong-gu lewat.. “Kenapa kamu mengetuk pintu kamar adikku? Sudah kubilang jangan dekati adikku!!!” teriaknya sambil menyeret Jun-ki pergi bersamanya


“Aku tidak perlu merasa bersalah.. dia memang selalu menyusahkan..” gumam Seo-jin, setelah mendengar suara Jun-ki yg berteriak minta pertolongannya.


Esok harinya, diruang tengah Soo-ah terkagum-kagum ketika menonton film-nya Kim Hye-soo. Bahkan, dia sampai bilang, kalau dirinya ingin menjadi wanita seperti Kim Hye-soo.


Tak lama kemudian, Du-shik pulang Dengan antusias, Soo-ah menyambutnya dan bilang bahwa dirinya sudah punya jwaban atas pertanyaan yg diajukan Jun-ki padanya, tentang impiannya.

“Aku ingin menjadi seorang ‘idol’..” 

“Kamu? Duh.. sepertinya itu sangat sulit, kamu sudah berusia 29 tahun..”

“Wanita seusiamu, bahkan sudah ada yg punya anak.. dan kamu bilna,g kamu ingin jadi idol?”

“Coba. Pikirkan, apa ada impian lainnya?”


Sejenak berpikir, akhirnya Soo-ah menyadari bahwa dirinya ingin menjadi perncang busana. Namun kendala terbesarnya, ialah dia tak cukup pintar untuk bisa lulus ujian masuk universitas..

“Kenapa? Kamu tidak baca berita? Ada banyak orang lanjut usia yang hampir berumur 70 tahun dan masuk akademi setelah tes”

“Menurutmu aku bisa?”

“Tentu saja. Aku akan membantumu belajar”

“Kamu? Membantuku?”

“Du-shik pernah dijuluki genius. Dia penulis yang mahir dalam segala hal kecuali menulis” jelas Jun-ki

“Pokoknya, kamu harus berjanji untuk belajar dengan sungguh-sungguh..” tegas Du-shik

“Baik, terimakasih banyak Du-shi aaaa....” ucap Soo-ah


Seo-jin pulang.. ekspresinya terlihat sangat lesu. Tak seperti biasanya, kali ini dia tak ingin mengobrol dengan yg lainnya, dan langsung masuk kamar..


Du-shik mengajak Soo-ah ke toko buku. Namun sebelumnya, Du-shik mencoba untuk mengetes pengetahuan dasar Soo-ah,

“Siapa putra mahkota yang merupakan putra kedua Raja Yeongjo dan ayah Raja Jeongjo dan menggantikan Raja Yeongjo, tapi dihukum mati?”

Berpikir sejenak, kemudian Soo-ah menyebut nama “Yoo Ah-in”

Du-shik hanya bisa geleng kepala, memberitahunya bahwa Yoo Ah-in adalah nama aktor yg memainkan peran pangeran mahkota yg beranama SADO. Soo-ah bersedih, karena jawabannya salah.. namun Du-shik berkata: “Tidak masalah. Kamu bisa belajar lagi”


“Terimakasih. Aku senang mendengar dukungan positif darimu...”


Di kantor, Dong-gu sangat sibuk... bahkan, hingga membuatnya tak pulang selama beberapa hari. Diam-diam, dia tersenym sendiri ketika melihat doto Yoona di ponselnya.


Tak lama kemudian sutradara datang, dia melihat hasil pekerjaan Dong-gu yg menurutnya sangat cukup bagus, hingga dia pun memberi Dong-gu waktu sejam untuk pergi, beristirahan ke sauna.


Du-shik membantu Soo-ah belajar bahas Inggris. Namun ternyata.. kemampuan Soo-ah, benar-benar kacau. Dia seringkali salah eja, dan salah akata.. namun dia mengatakannya dengan pede. 

Lagi-lagi, Du-shik hanya bsia geleng kepala. Dan kali ini, Soo-ah menyaakan, kalau ‘passion’-nya, bukan du Bahasa Inggris.


Tiba-tiba Dong-gu pulang.. dan dalam kondisi nafas yg terengah-engah, dia bertanya Yoona dimana? Namun belum sempat menerima jawaban, dia keburu ditelpon oleh sutradara yg menyuruhnya kembali ke kantor.


Naasnya.. setelah Dong-gu pergi, tak lama kemudian, Yoona muncul. Dia baru saja menjemur baju di atas, makanya dia tak mendengar suara Dong-gu tadi.


Jun-ki sangat gugup, karena siang ini dia mau audisi dramanya Sutradara Kim. Untuk meredakan gugupnya, dia membuka sosmed dengan harapan ada komentar dari akun ‘junki_love’. Tapi sedihnya, belakangan ini akun itu tak lagi menulis komentar pada postingannya..


Tak lama kemudian, namanya dipanggil dan dia diminta untuk mausk kedalam ruang audisi..


Jun-ki menujukan aktingnya, dengan melakonkan sepotong adegan dari drama ‘Misty’, yg tenyata berhasil membuat Sutradara tertarik padanya, hingga memebrikannya sebuah peran dalam drama produksinya.


Jun-ki begitu terharu sekaligus bahagia.. apalagi, Du-shik, Soo-ah dan Yoona memberikannya kejutan dengan membawakannya sebuah cake.


Selain itu, Dong-gu yg sibuk pun.. masih menyempatkan diri untuk menyelamatinya via video call.


Beberapa hari kemudian, Jun-ki diberi tugas oleh Sutradara Kim untuk mewawancarai pewarta Park Chang-ho, yg merupakan senior dalam dunia berita. Jun-ki sangat bahagia dengan tugas yg diberikan padanya itu..


Namun ketika berjalan masuk, suasana terasa mencurigakan. Istri Park Chang-ho, terlihat begitu lesu.. bahkan, dia sampai menitip pesan pada Jun-ki untuk bilang pada suaminya bahwa dirinya tak ada dirumah.


Yg lebih aneh.. ketika ahjumma pembantu keluar dari ruangan Park Chang-ho, badannya begitu lunglaui dan kantong matanya sangat tebal.

Jun-ki merasa keheranan dengan siatuasi ini. Namun, tetap dia harus menemui Park Chang-ho, karena itu adalah tugasnya..


Pada awalnya, suasana sangat cair.. Park Chang-ho menyabutnya dengan begitu hangat. Sehingga dengan perasaan santai, Jun-ki mulai mengajukan pertanyaannya yg pertama..


Namun pengetahuan Park Chang-ho terlalu luas.. ketika ditanya tentang awal mula karirnya di dunia berita, dia malah menceritakan sejarah keluarganya. Dimulai dari orangtua, hingga saduara-saduaranya dengan begitu detail~


Comments


EmoticonEmoticon