4/03/2018

SINOPSIS Eulachacha Waikiki Episode 13 PART 2

SINOPSIS Laughter in Waikiki Episode 13 BAGIAN 2


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: jTBC
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA  || SINOPSIS Eulachacha Waikiki Episode 13 Part 1

“Ini sangat lezat...” puji Hyun-joon setelah mencicipi muffin buatan Yoona

“Syukurlah... Sebenarnya, aku paling percaya diri saat membuat muffin. Bahkan aku akan menamai muffin ini dari nama Sol”

“Sungguh? Apa namanya?”

“Sol, Sol, Muffin Hijau Sol”

“Begitu, ya. Namanya cukup unik...” 


Kemudian, Hyun-joon melihat resep muffin buatan Yona dan menganggukan kepalanya, seakan memiliki sebuah rencana dengan resep itu~


Seo-jin memperkenalkan ‘pacar’-nya kehadapan Dong-gu. Pria ini, memang seorang aktor musikal, jadi kemampuan berakting-nya tak usah diragukan lagi..


Saking menjiwai karakternya, dia sampai bernyanyi menceritakan ‘kisah’ pertemuan dramatis-nya dengan Seo-jin. Terdengar ‘lebay’ emmang, tapi Dong-gu percaya padanya..


Ketika pria itu pergi ke toilet, Dong-gu berbicara pada Jun-ki: “Dia agak aneh,.. tapi dia lebih baik daripadamu..”

“Apa katamu? Apa salahnya denganku?”

“Bersyukurlah karena bukan kamu. Jika kamu memacari Seo Jin dan ketahuan olehku, kamu tidak akan hidup lagi”

“Sudah kubilang aku paham. Berhentilah berkata begitu. Kamu menakutkan. Seperti malaikat maut saja...”


Keesokan paginya, Dong-gu terbangun karena medengar suara bising di dekatnya.. ternyata, Soo-ah dan Du-sik tengah mempersiapkan diri untuk melakukan siaran online, seperti yg pernah dilakukan oleh Jun-ki..


Soo-ah memaksa Du-shik untuk makan tulang kaki sapi. Sementara dirinya, meniru tingkah Seo-jin, yakni siaran mencukur rambut wajah..

Du-shik jelas-jelas enggan untuk melakukannya, tapi karena dipaksa, akhirnya dia tak bisa menolak permintaan Soo-ah yg sangat nekat dan cewrewet itu~


Pulang berduaan, Jun-ki curhat mengenai kondisi di lokasi syuting. Seo-jin mendengarkannya, sertanya memberinya semangat.. hal itu, seketika berhasil membuat Jun-ki bersemangat lagi.


Mereka berciuman di tempat yg sama.. dan lagi-lagi, Dong-gu memergokinya...

Jun-ki panik, maka dia berlari secepat kilat yg dia bisa...


Dong-gu memarahi Seo-jin, bahkan sampai menjewer telinganya dan berkata: “Apa yang barusan itu? Seo Jin. Beraninya, kamu!!!!”


Sesampainya dirumah, Dong-gu lanjut memarahi Seo-jin dan sangat meyakini bahwa pria barusan adalah Jun-ki. Tapi Seo-jin menyanggahnya dan berkata, bahwa ppria itu adalah pacar barunya..


Tak lama kemudian, Jun-ki pulang dan Dong-gu langsung mencecarnya dengan berbagai pertanyaan. Namun Jun-ki, tetap berusaha bersikap tenang dan menyanggah semua tuduhan dari Dong-ngu.

Alhasil, Dong-gu menantang Seo-jin untuk mendatangkan pacarnya sekarang juga!


Lagi-lagi, Jun-ki mendatangkan temannya yg berprofesi sebagai aktor. Dong-gu agak menyangsikan pria ini, karena pakaiannya yg sangat aneh,

“Kenapa kamu berpakaian seperti itu?”

“Begini, aku sedang syuting drama sejarah saat tiba-tiba direkrut tadi...”

“Kamu direkrut?”

“Maksudku, tiba-tiba dihubungi oleh pacarku, Bang Seo Jin”

“Bang Seo Jin, katamu?”

“Apa aku salah sebut nama? Sejujurnya, kami baru berpacaran hari ini, jadi, aku kurang ingat namanya”

“Tentu saja. Itu wajar...

“Aku baru tahu nama pacarku setelah tiga bulan berpacaran. Pokoknya, aku jamin aku adalah pacar Seo Jin...”


“Jika tidak keberatan dan sudah selesai memastikan, bolehkah aku pergi? Begini, aku dijadwalkan untuk diracuni 30 menit lagi...” tutur pria itu


Dong-gu menganggap pria barusan sangat aneh, namun lagi-lagi.. dia menegaskan, bahwa setidaknya pria itu lebih baik dibandingkan Jun-ki..

Lalu kepada Seo-jin Dong-gu memperingatkan, kalau sikapnya terlalu murahan, karena lansgung berciuman dengan pria yg baru dikencaninya satu hari..


Bisnis toko online milik Soo-ah, tak mendapat satu pun pembeli. Maka Soo-ah mengaja Du-shik untuk membantunya mempromosikan bisnisnya itu.


Mereka membagikan selebaran di jalanan, tapi sungguh menyedihkan.. karena orang-orang malah membuang kembali selebaran itu, tepat di hadapan Soo-ah..


Du-shik mengajaknya pergi, karena promosi macam ini tak begitu berarti tapi Soo-ah, malah diam dan memungut kembali selebaran yg berceran di tanah..


Du-shik berjalan mendekatinya dan bertanya, “Kamu menangis?”

“Du Shik... Apa yang salah dariku? Kenapa aku tidak pernah becus? Aku bekerja sangat keras untuk ini. Aku sangat ingin berhasil kali ini”

“Berdiri sekarang..”

“Jangan pikirkan aku. Aku akan tetap di sini. Kamu pergi saja”

“Berdirilah. Aku lapar...”

“Bisa-bisanya kamu lapar pada saat begini?”

“Kita harus makan sesuatu jika ingin terus membagikan brosur. Selain itu, mana bisa karyawan pergi dahulu padahal bosnya masih bekerja? Cepat berdiri!”


Mereka pun, makan cemilan ringan di minimarket terdekat,,


Tapi tiba-tiba, terdengar suara jeritan pelanggan lain.. karena ternyata, muncul seorang penjahat berpistol, yg dengan tergas.. berteriak menyuruh semua pelanggan untuk tiarap dan tak bergerak dari tempatnya berada atau dia akan menembaknya.


Berpindah ke toko kuenya Hyun-joon, disana dia memberi kejutan untuk Soo-ah... yakni, sebuah spot khusus yg menjual kueo muffin buatan Yoona, lengkap dengan nama yg disebutkan Yoona kemarin, yakni ‘Sol, Sol, Muffin Hijau Sol’

“Terimakasih banyak..” ucap Yoona dengan girangnya


Kembali ke lokasi penyandraan, semua orang ketakutan.. namun Soo-ah menyadari, bahwa diluar banyak reporter. Otak bisnisnya keluar, dia nekat berdiri di depan kaca, sehingga kamera menyorot dirinya yg tengah mengenakan sweater untuk mempromosikan bisnis online-nya.


Tingkahnya, jelas membuat si penjahat marah, “Kau sedang apa disana?!”

“Tidak bisakah aku berdiri di sini? Aku tetap akan menjadi sanderamu, baik saat berdiri atau jongkok..”

“Kamu gila? Duduk! Cepat duduk! Aku punya alasan sendiri. Aku sudah lelah hidup. Kamu ingin mati bersamaku?”


“Bukan hanya kamu yang menderita. Aku tidak mengerti masalahmu, tapi aku tidak akan menganggap masalahku lebih baik. Aku ditipu dan kehilangan semua uangku. Ditambah lagi, aku menumpang di rumah mantan pacarku yang kuputuskan. Lebih parah lagi, mantan pacarku kini mencintai orang lain. Dia bahkan meminta saran soal percintaan kepadaku. Ini sungguh memalukan. Harapan terakhirku adalah pbisnis online-ku, tapi itu nyaris bangkrut. Jadi, izinkan aku berdiri di sini..” ungkap Soo-ah, yg berhasil membuat si penjahat merasa iba kepadanya


Dan pada momen itu, Soo-ah segera beraksi.. dia melompat dan mendenga wajah si penjahat, hingga berhasil membuatnya terkapan di lantai..


“Hffttt.. ajaran kakak-ku sungguh bermanfaat..” gumam Soo-ah

1 komentar


EmoticonEmoticon