4/16/2018

SINOPSIS Eulachacha Waikiki Episode 16 PART 1

SINOPSIS Laughter in Waikiki Episode 16 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: jTBC
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA  || SINOPSIS Eulachacha Waikiki Episode 15 Part 4

Meskipun langit masih gelap, semuanya telah pulang ke penginapan Waikiki dalam suasana hati yg campur-aduk, terutama karena sikap ketus Dong-gu pada Jun-ki..


Dong-gu bilang dia tidak akan pernah merestui hubungan Jun-ki dan Seo-jin, tetapi Seo-jin menuntut untuk mengetahui alasannya dan menolak untuk putus hanya karena kakaknya mengatakan demikian.


Tak mau meluluh, Dong-gu malah menyatakan bahwa Seo-jin bukan lagi adik perempuannya, dan Jun-ki tidak pernah dia anggap ada dalam kehidupannya. Ketika yang lain mengatakan sikapnya berlebihan, Dong-gu berteriak, menegaskan bahwa dia akan memutus hubungan dengan semua orang yg merestui hubungan Seo-jin dan Jun-ki.


Sesaat kemudian, geng Waikiki (kurang Dong-gu), berkumpul di ruang tengah, menonton Film romantis. Seo-jin dan Jun-ki tak tertarik sedikit pun, wajah mereka masih nampak begitu muram.. 


Sementara Soo-ah sangat riang melihat adegan romantis, dan Du-shik terus bertanya-tanya kapankah dia akan mengalami cinta seperti itu, sambil sibuk mengelap sepatu kets dari Mal-geum, yg belum pernah dia pakai karena terlalu ‘sayang’ katanya..


Jun-ki menerima telepon dari teman game online-nya, tapi dia menolak untuk bermain hari ini. Du-shik menjelaskan kepada Soo-ah bahwa di dunia game, karakter Jun-ki sangat penting sehingga teman-temannya tidak bisa bermain tanpa dia. 


Soo-ah mengira Jun-ki bisa mendapatkan banyak uang dengan menjualnya, tetapi Jun-ki menegaskan bahwa dia tidak akan pernah menjual karakternya itu, bahkan kalau mati pun.. karakternya itu akan di masukkan USB yg disimpan dalam peti untuk dikubur bersamanya.


Seo-jin benar-benar kesal dengan tingkah Dong-gu, maka dia pun merangsak masuk ke kamar kakanya itu, dan menuntut agar Dong-gu berbicara dengannya. 

Tapi Dong-gu, malah bertingkah sekaran dia tak mellihat keberadaan Seo-jin. Tak mau kalah, Seo-jin melayangkan sebuah ancaman, bahwa sampai dhubungannya direstui, dia tak akan cukuran. 


Jun-ki dan Dong-gu keduanya terlihat ngeri ketika mendengarnya, tapi Dong-gu tetap teguh pada tekadnya untuk tidak berbicara dengan Seo-jin.


Jun-ki dan Seo-jin berdebat di ruang tamu terkait ide ‘mogok bercukur’. Tapi, Seo-jin bersikeras mengatakan bahwa dia harus melakukan hal ini, untuk bisa menghancurkan sikap keras kepala Dong-gu.  Karena Dong-gu akan sangat benci ketika Seo-jin tidak bercukur, jadi Seo-jin menganggap tingkahnya ini sebagai senjata yg paling ampuh. Dia bahkan memutuskan untuk mengambil cuti kerja, bertekad untuk memenangkan pertarungan ini.


Untuk memajukan bisnis online mereka, Du-shik menghubungi seorang model terkenal bernama Philip (cameo: Shin Hyun-soo). Ketika Soo-ah melihat wajah Philip yang tampan, sikapnya berubah jadi sangat manis dan imut, demi mendapatkan perhatiannya.


Soo-ah memberi Philip secangkir kopi sambil memberitahukan bahwa aromanya sangat enak, tapi Philip bilang, dia menderita Rhinitis, yg membuatnya tidak dapat mencium apa pun.


Kemudian, Soo-ah dengan sopan memberi tahu Philip bahwa ada sesuatu yang menempel di antara gigi depannya. 


Namun, dia serta Du-shik.. seketika dibuat kaget karena Philip marah dan tersinggung. Philip mengatakan bahwa dia tidak akan menjadi model bagi mereka, tetapi Du-shik.. berusaha keras untuk meminta maaf serta meyakinkan dia untuk mengubah pikirannya.


Sesaat kemudian, mereka kembali ke penginapan untuk syuting. Philip melepas sepatunya di depan, lalu masuk ke dalam.


Tiba-tiba, Du-shik dan Soo-ah mencium aroma yg sangat busuk.. Soo-ah mengendus sekitarnya dan terhenti di dekat sepatu Philip. 


Karena Philip bilang, dia tidak bisa mencium apa pun, mereka pun mengira bahwa Philip tidak menyadari betapa busuk bau kakinya, tetapi mereka takut untuk mengatakan apa pun karena takut membuatnya kesal dan marah lagi.


Dong-gu tetap teguh pada tekadnya untuk tidak berbicara dengan Jun-ki atau Seo-jin. Saat dia di toilet, dia hampir memanggil Jun-ki ketika dia menyadari bahwa dia kehabisan tissue toilet. Tapi kemudian, dia ingat pada tekadnya dan urung berteriak memanggil Jun-ki, namun dia kebingungan.. mesti mengganti tissue toilet dengana apa?


Beberapa saat kemudian, Dong-gu keluar dari toilet hanya menggunakan kaos dalamannya... (Hmmmm.. berarti? Wkwkwkwk~)


Philip memasuki ruangan, dia telah siap untuk berpose si depan kamera. Tapi, Du-shik dan Soo-ah hampir tidak bisa bernapas karena menahan bau busuk disana. 


Du-shik memberitahu bahwa jeans yang dipakai Philip tidak digulung dengan benar, jadi Soo-ah harus menggulungnya untuknya. Soo-ah enggan melakukannya.. tapi dia harus melakukannya.. alhasil, dia menahan nafas sekuat tenaga, meskipun tetap saja.. aroma busuk itu bertebaran tepat di depan wajahnya~


Di lantai bawah, Dong-gu menemani Sol bermain dalam kotak mandi bola versi mini. Dong-gu masih tetap menunjukkan raut wajah cemberut, serta hidung yg disumpel tissue karena aroma busuk yg bertebaran dimana-mana... 

Dong-gu mengeluh kepada Sol tentang hubungan Seo-jin dan Jun-ki, dan tak sengaja dia membuat beberapa bola keluar dari kotak bermain.


Dong-gu mengeluarkan kepalanya lewat pagar-pagar palstik untuk mengambil bola, tapi hal itu malah membuat kepalanya nyangkut disana. 


Jun-ki melihatnya, maka dia menawarkan bantuan untuknya, tetapi Dong-gu yg keras kepala, masih tetap sanga enghiraukan keberadaan Jun-ki. 


Karena Dong-gu harus pergi bekerja, tapi tak mau menerima bantuan Jun-ki.. maka dia memilih untuk tak melepaskan pagar plastik itu, dan berjalan melewati banyak orang dijalanan yg menatapnya aneh.


Dia hendak bertemu dengan para aktor untuk film mereka, tak sengaja dia melewati beberapa pekerja konstruksi yg tengah menggergaji.. maka dengan ekspresi datang, dia minta bantuan mereka untuk melepas pagar plastik itu dari lehernya~
Comments


EmoticonEmoticon