4/03/2018

SINOPSIS The Great Seducer Episode 13 PART 1

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS The Great Seducer Episode 13 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: MBC
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA  || SINOPSIS The Great Seducer Episode 12 Part 3

Ditinggal Tae-hee, Sh-hyun terdiam pilu. Dalam benaknya dia berkata: “Sekarang juga, kau memberiku... kesempatan untuk berhenti.”


Masuk ke kamarnya, Shi-hyun melirik sketsa wajah Tae-hee, lalu bergumam: “Meskipun seperti itu, Aku tidak ingin mengakhirinya... karena Aku Yang memulai nya... menarikmu ke dalam hatiku”


Tae-hee sendiri, tengah menghapus foto-foto Shi-hyun di ponselnya, “Aku tidak akan lemah. Aku tidak akan merasa kesepian. Aku tidak ingin kau mengejarku. Aku tidak ingin Kamu menghentikan Ku juga. Aku akan mengakhiri semuanya...”


Shi-hyun mednatangi sebuah bar.. disana, barista bertanya padanya: “Kenapa kamu sendirian ke sini? Bagaimana dengan Se Joo?”

Shi-hyun tak menjawab, karena dia lebih fokus dengan minuman alkoholnya~


Di kafe.. Soo-ji dibuat bosan, karena harus mendengarkan curhatan Hye-jun tentang pria yg disukainya.


“Soo Ji, pernahkah kamu jatuh cinta?”

“Entahlah..”

“Itu sangat menyakitkan, tapi aku ingin rasa sakit ini berlanjut. Kamu mungkin tidak jatuh cinta dengan seseorang, tapi aku yakin ada banyak pria yang jatuh cinta kepadamu....”

“Mungkin begitu..”

“Mereka akan kesakitan seperti Aku, kan?”


Se-joo sedang tiduran.. ponselnya terus berdering, ada telpon masuk dari teman wanitanya, tapi dia hanya mengecek namanya dan sengaja tak menjawabnya.


Tapi ketika yg menemponnya adalah Soo-ji, dia buru-buru bangkit dan lansgung mengangkatnya.

“Di mana kamu? Aku dekat Pusat Seni Seoul” ucap Soo-ji

“Aku hanya lewat. Apakah Kau menguntit Aku sekarang?” ujar Se-joo yg kemudian bergegas pergi


Tak lama kemudian, Se-joo tiba di kade tempat Soo-ji tengah berada.. dan tiba-tiba, Hye-jung bekara: “Aku jatuh cinta..”

“Kepadaku?” tanya Se-joo

“Bukan..” tukas Soo-ji, yg kemudian menceritakan bahwa Hye-jung menyukai pria yg tidak dia kenal.


Satu-satunya petunjuk, ialah foto.. tapi sangat kebetulan, karena Se-joo mengenali pria dalam foto itu, yg tak lain adalah kenalannnya bernama Joo-an..


Se-joo lansgung menelpon Joo-an yg ternyata bekerja sebagai barista di tempat Shi-hyun tengah berada saat ini.

“Se-jooo.. Temanmu ada di sini sekarang, dan dia kelihatannya agak aneh..”


Sesaat kemudian, Se-joo dan Soo-ji telah sampai di depan bar. Namun setelah turun dari mobil, Soo-ji malah berjalan ke arah berlainan..

Se-joo menghentikannya, dan bertanya: “Mau pergi kemana?”


“Kamu membawa Aku ke sini. Apakah Aku mengatakan Aku ingin datang?”

“Ada apa denganmu?”

“Si Hyun ada di dalam!”

“Terus? Apakah itu canggung bagimu untuk melihatnya?”

“Camkan yaa.. kamu sendiri yg menghentikanku hari ini!”


Masuk kedalam, mereka tercengang melihat kondisi Shi-hyun yg telah mabuk parah. Soo-ji bertnaya: “Dia kenapa?”

“Jika Kamu tidak tahu, bagaimana Aku?”


Ketika dihampiri, Shi-hyun lansgung memeluk dan mencium pipi Se-joo sambil berkata: “Kenapa kamu sangat telat? Aku merindukanmu...”


Soo-ji menelpon Sekretaris Yoon, untuk memberitahukan kondisi Shi-hyun, lalu memintanya untuk datang kesini, karena tak ada orang lain lagi yg bisa dia hubungi.


Tiba-tiba, Shi-hyun menghampiri Soo-ji dan berdiri tepat dihadapannya dengan posisi tangan yg mengekangka untuk pergi. Beberapa kali, Shi-hyun menyebut nama Soo-ji dengan lembut, hingga kemudian bertanya: “Apa yg kamu katakan pada Tae Hee?”

Sejenak Soo-ji diam, lalu dia berkata: “Bahwa kamu dan aku... saling menyukai. Apakah aku salah? Apakah itu kesalahan?”


Shi-hyun tersenyum, “Tidak. Kamu telah melakukannya dengan baik...” ucapnya


Kemudian, Soo-ji pergi meninggalkan Shi-hyun seorang diri~


Se-joo mengejarnya, namun Soo-ji menegaskan bahwa dia tak ingin Se-joo menghentikan apa yg ingin dia lakukan.

“Ya, Aku tidak menghentikan Kamu. Tapi Soo Ji, aku ingin kau menjawabku sekali ini saja. Kenapa kamu memperlakukan Si Hyun seperti itu, dan ada apa dengan Tae Hee? Apakah Kamu sangat ingin, berada diantara mereka? Karena Si Hyun adalah milikmu? Apa yang ingin kamu dapatkan darinya? Apakah ciuman itu membuatmu merasa sedih?”

“Apa maksudmu!?”


Dulu... semasa SMA, Shi-hyun menemui Se-joo yg tengah menyendiri di tempat memancing. Se-joo bertanya, mengapa Shi-hyun tak mengencani Soo-ji, padahal jelas-jelas.. Soo-ji ingin diajak kencan oleh Shi-hyun.

“Aku melakukannya... tapi dia menolakku..”

“Apa yang dia katakan?”

“Bahwa hubungan semacam itu pasti akan rusak. Dan.. Dia menginginkan sebuah ciuman, tanpa pamrih”

“Oh benarkah?”

“Tapi Aku tidak melakukannya. Aku tidak bisa...”


“Kenapa tidak? Kamu bahkan menciumku juga. Kamu tidak begitu menyukainya? Atau apakah kamu terlalu menyukainya?”

“Aku suka.. Aku sangat suka hal ini.. Aku suka dengan segala yg terjadi saat ini..”

“Kamu tidak menciumnya, karena kamu tak bisa melakukannya..”


Kembali ke realita, kepada Soo-ji.., Se-joo berkata:  “Si Hyun adalah temanmu. Dia adalah teman yang sangat menyukaimu. Itulah mengapa dia tidak melakukannya, dan dia tidak akan bisa melakukannya. Apakah kamu tidak mengerti akan hal itu?”

“Tahu apa kamu?!”

“Kamu mungkin tersentuh karena sikapnya. Atau mungkin kamu sedih karena kamu pikir... dia sangat menyukaimu, tapi kamu hanya mencoba untuk melindungi segala hal yg kamu anggap milikmu..”

“Hah.. lucu! Aku berkhayal tentang segala hal, dan semuanya berasal dari itu?”

“Kamu sedih dan tersentuh sendiri. Dan kamu berpikir tentang dia selama ini... karena kamu suka dengan sikap manisnya terhadapmu. Tapi, bukankah selama ini, hanya kamu yg merasa tersakiti?”

“Bicaramu ngaco.. Apakah kamu pikir ini semua karena ciuman pertama itu? Kamu perlu menyingkirkan analisis kekanak-kanakan Kamu terlebih dahulu”

Tiba-tiba, Soo-ji mencium bibir Se-joo... dan untuk beberapa saat mereka diam dalam posisi itu..


Tapi kemudian, dengan sinis Soo-ji berkata: “Ciuman itu.. tak ada artinya, sama seperti dirimu dalam hidupku!”

Tanpa pamit, Soo-ji berjalan pergi meninggalkan Se-joo, yg masih diam.. tak bisa berkomentar apa pun.
Advertisement

2 komentar

D tunggu kelanjutan y seruuuuu...


EmoticonEmoticon