4/04/2018

SINOPSIS The Great Seducer Episode 14 PART 1

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS The Great Seducer Episode 14 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: MBC
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA  || SINOPSIS The Great Seducer Episode 13 Part 3

Semalaman, Tae-hee tidur sekasur dengan Shi-hyun.. Masalah yg kemarin mereka hadapi, seakan sirna seketika, bersamaan dengan datangnya cahaya mentari pagi yg membangunkan mereka dari tidurnya..


Shi-hyun menelpon Sekretaris Yoon untuk memberi kabar, mengenai dirinya yg telah diperbolehkan pulang dari Rumah Sakit.


Berikutnya, Shi-hyun membayar biaya rawatnya dengan menggunakan kartu kreditnya.. tapi mengejutkan, karena ternyata kartunya telah diblokir..

“Tak apa.. mungkin, karena ayah kamu sedang marah padamu..” ucap Tae-hee, yg kemudian membayarkan biaya Rumah Sakit Shi-hyun.


Sambil jalan pulang, Shi-hyun sangat berterimakasih pada Tae-hee yg banyak membantunya. Namun Tae-hee tertawa.. dan meminta Shi-hyun untuk mengganggap uang yg dibayarkan barusan, sebagai uang sewanya untuk bulan ini.


Soo-ji menemani Hye-jung membeli kacamata baru, katanya sih.. karena dia ingin semangat belajar, supaya bisa mendapatkan pacar yg lebih hebat daripada kakaknya.

“Aku tidak suka dengan sikap kakakmu..” 

“Jangan begitu, dia memang agak ‘sakit’..” 

“Sakit apa?”

“Hatinya..


Tiba-tiba, terdengar suara suster yg memanggil pasien berikutnya, yakni Tuan Kwon. Soo-ji terdiam heran, dalam benaknya dia pun bertanya-tanya, “Paman sakit apa?”


Dengan langkah yg lesu, Tuan Kwon berjalan menuruni tangga darurat.. kemudian terduduk di alah satu anak tangga. 

Tak jelas, penyakit apa yg dideritanya.. namun dari penjelasan dokter, lambat-laut dia akan mengalami kebutaan total.


Teringat pada obrolannya dengan Bu Sol,.. Tuan Kwon sempat berkata, kaau dia ingin mereka menjalin hubungan lagi.. tapi Bu Sol menolak, dengan alasa bahwa mereka tetap bisa hidup, meskipun tak berhubungan satu sama-lain.


Pulang ke apartemen Shi-hyun, Tae-hee agak kecewa ketika melihat sketsa wajahnya yg telah dihapus. Tapi Tae-hee tersenyum dan mengatakan, bahwa dia bisa menggambar yg baru.. terlebih, karena hari ini adalah hari pertama mereka berpacaran secara resmi,


“Apasih kamu.. sudahkah, sekarang istirahat saja di empat tidur..” ucap Tae-hee, yg seketika membuat Shi-hyun berkomentar, “Wahh.. aku agak `ganas` kalau di tempat tidur..”


Tae-hee menyuruhnya beristirahat,, namun Shi-hyun meanfaatkan kesempatan ini untuk bermanja-manjaan..


Dia meminta Tae-hee menyuapinya.. mengantarnya ke toilet.. bahkan hingga minta dieluskan kepalanya..


Semua hal itu, membuat Tae-hee kelelahan hingga tertidur lelap. Dan pada saat itu, diam-diam Shi-hyun menggambar wajah Tae-hee~


Soo-ji merasa bosan, karena dia berlatih sello sendirian.. tanpa ada Shi-hyun dan Se-joo yg biasanya selalu ada disampingnya.


Ketika dia mengirim chat di grup, Se-joo malah mengajaknya untuk bertemu diluar dan makan bareng yg lainnya.


Setelah sampai di lokasi yg disebutkan, Soo-ji agak terkejut.. karena mereka berkumpul di kedai barbekyu yg ternyata adalah miliknya Se-joo yg baru dibuka perdana pada hari ini.


Mereka sangat menikmati makanannya, bahkan Shi-hyun sampai minta dibungkuskan daging untuk dibawa pulang. 

“Kamu.. seperti yg tidak punya uang saja..” komen Soo-ji

“Memang aku tak punya uang. Ayahku, memblokir kartu kreditku..” jawab Shi-hyun

“Serius? Apa karena dia tahu, kalau kamu dirawat?” tanya Soo-ji

“Mungkin, karena itu..” jawab Shi-hyun


Satu per-satu dari mereka pulang.. Ditinggal berduaan, Kyung-joo berbisik pada Shi-hyun: “Pasti... kamu membungkuskan makanan untuk dimakan bareng Tae-hee, yaa..”

“Ya.. begitulah..” jawab Shi-hyun sambil tersenyum


Soo-ji menelpon ibunya. Dia mengutarakan rasa kesalnya.. karena dr. Myung memberitahukan kondisi Shi-hyun kepada Tuan Kwon. Dan dia akut, setelah pernikahan terjadi, ibunya makin mempelkaukan Shi-hyun seenaknya...


Shi-hyun meminta bantuan Kyung-joo, untuk merahahasiakan hubungan Tae-hee dengannya, dari Se-joo dan Soo-ji, setidaknya untuk sementara waktu.

Kyung-joo mengangguk faham, lalu dia mengatakan bahwa sekarang dia sangat menyukai Shi-hyun, padahal dulu sangat membencinya.

“Kenapa?”

“Entahlah.. pokoknya, sekarang aku tak membencimu lagi..”


Sebelum pulang, sengaja Kyung-joo berfoo dengan Shi-hyun, lalu mengirimnya pada Tae-hee..


Berikutnya, Shi-hyun berbincang dengan Soo-ji.. yg nampak sangat khawatir akan kondisinya, 

“Maaf.. kurasa, ibuku yg memberitahu ayahmu..” 

“Aku sudah memberitahumu sebelumnya. Jangan minta maaf atas hal yg dilakukan oleh ibumu, oke?”


Soo-ji melirik Se-joo yg tengah sibuk melayani pelanggan, “Dia itu.. mau berbisnis atau membuka taman bermain..” komennya

“Se-joo, membeli tempat ini untukmu..”

“Kamu percaya pada omongannya?”


Tiba-tiba turun hujan.. Shi-hyun terdiam, memandang air yg perlahan menetes ke telapak tangannya.

“Hfftt, hujan musim semi.. Nanti, kalau cucananya lebih hangat, mari kita pergi jalan-jalan..” ucap Sooo-ji

“Hanya kita bertiga. Mari kita bersenang-senang seperti yang kita lakukan sebelumnya...” jawab Shi-hyun
Advertisement


EmoticonEmoticon