4/04/2018

SINOPSIS The Great Seducer Episode 14 PART 2

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS The Great Seducer Episode 14 BAGIAN 2


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: MBC
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA  || SINOPSIS The Great Seducer Episode 14 Part 1

Di pagi hari, Tae-hee mendatangi kamar Shi-hyun lalu berteriak memanggilnya. Tapi karena tak respon, maka Tae-hee masuk.. dan ternyata, Shi-hyun masih tidur.


Sengaja, Tae-hee membuka tirai...  hingga membuat Shi-hyun tebangun karena terkena sinar matahari pagi.


“Aku masih ngantuk...” 

“BANGUN! Kamu harus ikut denganku...”

“Kemana?”

“Pokoknya, ikut saja denganku..”


Tae-hee mengajak Shi-hyun mendatangi sebuah kafe, yang tenyata tengah mencari seniman untuk membuat lukisan mural.

“Aku gak bisa..”

“Tidak, kamu pasti bisa! Karena aku sangat menyukai gambarmu. Lakukan yang terbaik. Sampai jumpa di rumah nanti...”


Di hadapan ibunya, Hye-jung menunjukkan tekad besarnya untuk belajar dengan giat supaya bisa masuk universitas. Ibunya sangat bangga sekaligus bahagia..

“Bu, supaya aku semangat.. aku ingin melihat-lihat beberapa kampus..” ujar Hye-jung, yg seketika membuat ibunya langsung berteriak menyuruh sopir untuk menyiapkan mobil.

Namun Hye-jung mengatakan bahwa dirinya akan pergi bersama dengan temannya saja, karena tak mau merepotkan ibunya...


Bu Sol menerima sms, berisi konten yg agak rancu.. Tak ada kata apa pun dan hanya ada beberapa digit angka yg dia rasa tak bermakna.

Namun, Geum-sil menggodanya dan memberitahunya kalau angka-angka itu adalah ‘kode’ yg sering dipakai pada era pager dulu. 

“Siapa yang akan mengirim ini?”

“Pasti.. si Kwon. Memang, kamu tak menyimpan nommornya?”

“Tidak, untuk apa aku menyimpannya..”


Tae-hee menemani Kyung-joo yg tengah sibuk mengumpulkan brosur kampus yg dia sebut sebagai ‘bahan untuk bukti’. 

Tapi tak sengaja, dia melihat Bu Sol.. maka dengan antusias, Kyung-joo berlari menghampirnya. Kemudian menyapanya dengan begitu ramah.

Karena sekarang jamnya istriahat, maka mereka diajak makan bareng. Sayangnya, Kyun-joo tak bisa.. karena dia bilang, dia ada janji dengan Se-joo.


Tae-hee pun ingin pergi, tapi bibi Geum-sil mengajaknya akan siang bersama. Tae-hee ingin menolak, karena dia tak ingin makan semeja dengan ibunya, lagipula ibunya tak melarangnya untuk pergi.

“Sudahlah.. jangan bertengkar seperti bocah..” ujar Geum-sil

“Baik.. aku akan ikut makan siang bareng, tapi karena aku ingin makan bersama dengan bibi dan bukan karena ibu!” tukas Tae-hee


Ketika menyebrang jalan, tak sengaja Soo-ji melihat Tae-hee. Maka dia pun bertanya pada Kyung-joo, “Siapa itu.. wanita yg ada disebalahnya Tae-hee?”

“Oh.. itu ibunya.. bukankah mereka sangat mirip?”


Bukti-bukti yg dikumpulkan Kyung-joo, ternyata dia berikan untuk Hye-jung yg akan pergi kencan, tapi tak mau ketahuan ibunya. Karena ‘kan kita tahu kalau sebelumnya, dia izin pergi untuk melihat-lihat kampus..

“Kallian.. terimakasih... berkat bantuan kalian, akhirnya ku bisa kencan untuk yg pertama kalinya!!!!!” ucap Hye-jung dengan girangnya

“Iya.. selamat bersenang-senang..”

“Jangan lupa, untuk pulang tepat waktu..”


Setelah Hye-jung pergi.. Se-joo bertanya pada Soo-ji, “Kuliahmu selesai? Mau makan apa?”

“Aku tak mau makan denganmu.. pergi urusin bisnismu saja..” jawab Soo-ji dengan ketus


Tanpa bertanya lebih lanjut, Se-joo malah langsung meninggalkan Soo-ji dan hanya mengajak Kyung-joo untuk pergi makan dengannya.

Soo-ji tak bisa marah.. namun terlihat, wajahnya yg kesal karena ditinggal sendiiran.


Hye-jung bertemu dengan Joo-an. Mereka langsung beRpelukan, bak pasangan kekasih yg sedang dimabuk cinta.


Tak disangka-sangka.. ternyata, mereka punya banyak kemiripan. Ketika Hye-jung memelihara kura-kura yg dia anggap sebagai adiknya, Joo-an malah memelihara Iguana sebagai teman sekamarnya.  


Tae-hee memerhatikan ibunya, yg nampak sibuk dengan ponselnya dan sesekali terlihat tersenyum sendiri karenanya..


Ketika makan.. bibi Geum-sil, tiba-tiba bertanya tentang kekasihnya Tae-hee. Namun Tae-hee  enggan bercerita dan hanya bilang, kalau dirinya tak punya pacar.

“Di usiamu yg sekarang, mestinya kamu punya pacar.. supaya ibumu pun, bisa punya kekasih baru. Ayahmu memang pria yg sangat sempurna, tapi kuharapan.. ibumu, bisa bertemu dengan pria yg lebih muda darinya...” paparnya

“Apa... ibu sedang dek dengan seseorang?” tanya Tae-hee

“Tidak.. bibi hanya berandai-andai saja..” jawab Geum-sil

“Kenapa? Memangnya, ibu tak boleh menjalin hubungan dengan pria lain?” tanya Bu Sol

“Ibu memang terlahir sebagai seorang wanita penggoda, jadi aku tak bisa melarang atau menghentikan ibu..” jawab Tae-hee dengan ketus

Mendengar perkataan Tae-hee, membuat Bu Sol emosi. Dia pun memilih untuk berjalan pergi, meninggalkan Tae-hee dan bibi Geum-sol..


Diluar, langkahnya terhenti sejenak, ketika melihat sosok Shi-hyun yg tengah serius melukis. Kemudian, dia mengeluarkan ponselnya untuk menelpon Tuan Kwon dan mengajaknya minum bersama~
Advertisement


EmoticonEmoticon