4/12/2018

SINOPSIS The Great Seducer Episode 19 PART 1

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS The Great Seducer Episode 19 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: MBC
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA  || SINOPSIS The Great Seducer Episode 18 Part 3

Dengan suara yg begetar, Tae-hee bertanya pada Shi-hyun: “Apa kamu tidak menyukaiku lagi?”

“Tidak..” jawab Shi-hyun tanpa ragu

“Kamu tidak menyukaiku?” tanya Tae-hee yg kedua kalinya

“Tidak..” jawab Shi-hyun singkat


Tanpa pamit, Tae-hee memilih untuk berjalan pergi. Dari langkahnya yg lesu, nampak jelas perasaannya yg sangatlah tersakiti~


Shi-hyun memilih untuk menyendiri, minum alkohol dan duduk di depan meja barista..


Kyung-joo yg masih berada disana, bertanya pada yg lain: “Kalian sudah tahu soal ini saat datang tadi?”


Enggan menjawabnya, Soo-ji malah mengkhawatirkan kondisi Shi-hyun, “Aku tidak tahan lagi. Biarkan aku mengantarnya pulang!” tegasnya

“Mari kutemani. Kita bawa dia menemui Tae Hee...” ucap Kyung-joo

“Biarkan Tae Hee pergi” tukas Se-joo


“Aku akan menelpon sopir untuk mengantar Shi-hyun ke rumahnya...” ujar Kyung-joo, yg seketika membuat Soo-ji mengernyit heran dan bertanya, “Memang. Kamu tahu dimana Shi-hyun tinggal?”

“Ti.. tidak...” jawab Kyung-joo dengan gugup

“Antar Kyung Joo pulang. Aku akan pulang setelah mengantar Si Hyun” ucap Soo-ji kepada Se-joo


Soo-ji menghampiri Shi-hyun, lalu membopongnya pergi keluar~


Tinggallah Se-joo dengan Kyung-joo.. awalnya, Kyung-joo ingin pergi untuk menyusul Tae-hee, namun Se-joo menahannya dengan bertanya: “Sampai kapan kamu mau begitu? Sampai kapan kamu dan aku harus membereskan ulah teman-teman kita?”


Sampai di depan apartemennya, Shi-hyun bilang dia tak ingin turun dari mobil..


Di waktu bersamaan, terlihat sosok Tae-hee yg baru sampai di depan pintu masuk apartemen. Yang seketika, membuat Soo-ji berkata: “Yasudah, kalau tak mau turun.. tak usah turun..”


Mobilnya melaju pergi.. Tae-hee sempat melihat Shi-hyun di dalamnya, maka dia mencoba untuk mengejar mobil itu. Tapi, keberadaannya diacuhkan begitu saja~


Soo-ji membawa Shi-hyun ke markas mereka, kemudian membaringkannya di sofa. Dia sampai bertanya: “Apa aku perlu menginap di sini malam ini? Apa kamu sesedih itu?”


Teringat pada momen menyedihkan yg mereka lalui bersama, Shyi-hyun lalu berkata: “Kamu.. aku.. dan Se-joo.. Kita hanya memiliki satu sama lain saat keadaaan menjadi sulit. Kita sungguh percaya bahwa jika bukan kita bertiga, tidak ada yang akan memahami kita...”

“Karena itulah aku menemanimu hari ini..” ucap Soo-ji


Kemudian, Shi-hyun mengingat momen manisnya bersama Tae-hee, lalu berkata: “Semua itu begitu wajar bagiku hingga hari ini... tapi sekarang, perasaanku berubah..”

Perlahan, Shi-hyun menitikan air matanya.. maka Soo-ji segera mengapus air mata tersebut dengan tangannya,


Namun, Shi-hyun melepas dekapan tangan Soo-ji dari pipinya,.. dan tak sengaja, Soo-ji melihat kalung Shi-hyun yg terlihat polos, tak memiliki batu hiasan di tengahnya..


Tanpa pamit, Soo-ji memilih untuk berjalan pergi.. meskipun sedari tadi nampak tegar, tapi ketika sendirian, tiba-tiba.. tangisnya mengalir tak tertahankan.


Masuk kedalam apartemennya, Tae-hee lansgung teringat momen kebersamaannya dengan Shi-hyun dan hal itu lansgung membuatnya menangis terisak..


Shi-hyun sendiri, terbangun dari tidurnya.. sesekali, dia memegang kepalanya yg terasa begitu pening. Dan dalam kondisi yg seperti itu, dia teringat raut wajah Tae-hee yg begitu sedih setelah mendengar perkataannya tadi~
Advertisement


EmoticonEmoticon