4/12/2018

SINOPSIS The Great Seducer Episode 20 PART 1

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS The Great Seducer Episode 20 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: MBC
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA  || SINOPSIS The Great Seducer Episode 19 Part 3

Tae-hee memasak ramen, lalu mengambil telur dan sayuran dari dalam kulkas. Tapi wajahnya terlihat murung, “Ramen adalah ramen. Telur hanyalah telur...” celotehnya


Sambil menikmati ramennya, Tae-hee menelpon Kyung-joo: “Aku memasak  ramen dan rasanya lezat sekali. Datanglah, akan kumasakkan”

“Bagaimana bisa kamu makan? (Tingkahmu) Seperti ‘binatang’ saja?!”


Mendengar sebutan ‘binatang’, sontak membuat Tae-hee teringat pada momen-momen ketika Shi-hyun berulang kali menggodanya dengan sebutan itu.

Kepada Kyng-joo, Tae-hee meluapkan kekesalannya dengan memarahinya: “Hei, jika kamu menyebutku binatang sekali lagi, akan kubunuh kamu!”


Sambil mencuci piring, Tae-hee mendumel kesal: “Dia bilang tidak marah. Kenapa tiba-tiba, malah bilang kalau dia tidak menyukaiku lagi? Terus.. kenapa waktu itu, dia memelukku dan membuatkan sarapan untukku? Astaga... Jika dia tidak menyukaiku, baiklah. Tapi kenapa mengakhirinya seperti ini?”


“Kwon Si Hyun bedebah jahat!!!!!” jeritnya kencang, bahkan sampai kedengaran oleh Shi-hyun yg tengah berdiri di rooftop-nya.


Shi-hyun menyentuh kalung miliknya.. lalu dia memutuskan untuk melepas dan menaruhnya dalam saku bajunya~


Esok paginya, setelah bangun tidur.. Tae-hee buru-buru berdandan rapi untuk berangkat ke kampus. Dia bahkan, tak sempat mencuci piring kotor dan membiarkannya menumpuk begitu saja~


Diluar.. dia berpapasan dengan Shi-hyun. Tapi, suasananya terasa amat dingin. Tak ada sapaan manja, atau sekedar tatapan mesra seperti biasanya..


Di kampus, senior memberitahu seluruh mahasiswa sejurusan untuk meluangkan waktu mereka malam ini, karena akan ada aara makan-makan bersama dan semuanya harus hadir~

“Tae-hee.. kamu akan datang juga ‘kan?”

“Iya, aku usahakan..”


[Laporan Proses Validasi Obat Sel Punca Atopi Myoungjeong]


Dokter Myung, memeriksa laporan uji obat yg dikembangkannya.. tapi masih banyak aspoek yg tak lolos pengujian,

Sekretaris Yoon menelponnya, “Obat baru itu. Hasilnya buruk, mungkin mereka akan menghentikannya. Kamu baik-baik saja?”

“Rumor itu bohong. Kami tidak akan berhenti. Aku akan mengajukan perubahan dalam pengujiannya. Jika disetujui, kita bisa merilis obat itu lebih awal”

“Itu tidak akan mudah. Jika ini mengenai Presdir---”

“Tidak. Aku bisa mempercepat persetujuan itu. Kuharap JK tidak tahu ini...”

“Baiklah, tapi Aku ingin kamu hidup dengan lebih bebas...”


Menutup telponya, dokter Myung kemudian mengambil obat dari dalam tasnya. Bersamaan dengan itu, Soo-ji masuk dan melarangnya mengonsumsi obat itu..

“Ibu seorang dokter. Ibu meresepkan obat sesuai dengan yg apa yg ibu butuhkan!” sanggah dr. Myung


Tuan Kwon menerima sms dari Soo-ji, yg mengajaknya bertemu saat ini juga..


Sesaat kemudian, Tuan Kwon datang ke restoran yg diminta. Disana.. tanpa basa-basi, Soo-ji lansgung mengutarakan keinginannya untuk menikah dengan Shi-hyun,

Tuan Kwon kaget, “Bisa kamu katakan dengan cara yang lebih mudah dipahami?” pintanya

“Paman tahu, kami saling mengenal lebih lama daripada Paman dan Ibu. Kami tidak senaif itu..”


“Kamu memanggilku untuk mengatakan itu? Kamu pikir mengatakan itu akan membuat kami berubah pikiran? Ini bukan lelucon, hentikan sekarang juga”

“Ekspresi terkejut di wajah Paman membuatku berpikir aku melakukan kesalahan. Paman tidak mungkin seterkejut aku saat melihat Paman bersama wanita lain. Sepertinya Paman tidak percaya. Mau kulanjutkan? Namanya, Seol Young Won--”

“Cukup!”

“Itu kebetulan. Jangan salahkan aku. Salahkan kecerobohan Paman! Ini bukan kesepakatan buruk. Paman tidak rugi apa pun!”

“Apa maksudmu?”


“Siapa pun yang menikah, Paman akan mendapatkan yang dibutuhkan untuk bisnis Paman. Paman bisa terus menemui wanita yang Paman cintai dan aku bisa berhenti melihat JK memanfaatkan ibuku. Bukankah begitu?”

“Baiklah.. Aku akan bicara dengan Si Hyun...”


“Ingat Pengacara Do Ji Young yang membantu JK beberapa bulan lalu? Paman sudah tahu kami yang melakukan itu. Paman mengabaikannya karena itu merepotkan. Ya, begitulah kami. Kami jahat. Kami bertindak tanpa berpikir dan tidak peduli orang lain menderita karena kami. Paman tidak akan bisa menghentikan kami. Resmikan pertunangan kami. Lalu aku akan meyakinkan Si Hyun dan kuliah di luar negeri bersama”

“Kenapa kamu meminta bantuan padaku, bukan ibumu?”

“Karena percuma... Orang yang sedang jatuh cinta, tidak bisa mendengarkan apa kata orang lain. Ibuku tidak bisa tidur. Dia sudah lama begitu, tapi kondisinya memburuk. Seolah-olah dia bisa tidur nyenyak beberapa malam, tapi di malam lainnya, dia terus terjaga. Dia bahkan tidak bisa bangun karena minum obat tidur. Menurut Paman, siapa penyebabnya?”
Advertisement


EmoticonEmoticon