4/12/2018

SINOPSIS The Great Seducer Episode 20 PART 3

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS The Great Seducer Episode 20 BAGIAN 3


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: MBC
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA  || SINOPSIS The Great Seducer Episode 20 Part 2

Shi-hyun mengirim e-mail untuk Bu Seol, yg isinya: ‘Halo, aku Kwon Si Hyun. Kita pernah bertemu di depan mural. Aku menemukan alamat e-mail Anda di selebaran. Aku ingin menemui Anda. Bisa luangkan waktu untukku?’


Setelah e-mailnya terkirim.. Shi-hyun sempat menatap wallpaper-nya, yg ternyata masih memasang fotonya bersama dengan Tae-hee..


Ponselnya berdering, Se-joo menelponnya dan memberitahukan kondisi Tae-hee saat ini,

“Kamu mau aku berbuat apa?” tanya Shi-hyun

“Hanya kamu yang bisa kuhubungi... Apa perlu kubiarkan dia begitu saja?” ujar Se-joo


Shi-hyun bergegas pergi menuju kedai Se-joo. semetnara Tae-hee sendiri, tingkahnya malah semakin menjadi-jadi, hingga membuat semua temannya kewalahan..

“Kenapa kamu? Siapa Kwon Si Hyun? Dia jurusan apa?”

“Kwon Si Hyun? Dia.. mengambil jurusan aku. Dia tipeku. Dia milikku!”


Tak lama kemudian, Shi-hyun tiba disana.. awalnya dia ragu dan hanya berdiri di belakang Tae-hee. Namun pada akhirnya, dia berlutut di hadapan Tae-hee dan mengajaknya pergi~


Dokter Myung mencoba menghubungi Soo-ji, untuk menhuyuhnya pulang sekarang juga. Namun, Soo-ji sengaja mengabaikannya, dan malah menelpon Se-joo

“Kamu sibuk? Aku di dekat sana. Aku akan mampir”


Tapi karena masih ada Shi-hyun dan Tae-hee di parkiran, Se-joo jadi gugup dan berusaha untuk cari-cari alasan, supaya Soo-ji tak datang kesini: “Sekarang?.. Tidak ada tempat parkir... Nanti saja datangnya...” 

“Kamu tidak sedang di kedai, ya? Kamu pergi keluar, bukan? Kapan kamu mau sadar?!”

“Aku ada di kedai, kok!”

“Aku akan datang mengeceknya. Tunggu di sana..”


Setelah telponnya ditutup, Se-joo menatap layar ponselnya yg tenyata.. mengunakan foto Soo-ji sebagai wallpaper-nya..


Dalam kondisinya yg mabuk, Tae-hee bertingkah tak terkendali. Ditengah jalan, tiba-tiba dia jongkok dan tak mau pergi kemana pun..

“Kenapa kamu memegangku begitu erat? Astaga. Ayo pulang!” ujar Shi-hyun

“Pulang saja sendiri! Kamu sudah meninggalkanku! Sekarang kamu mau mengantarku?” keluh Tae-hee


“Kenapa kamu tidak menggendongku, seperti dulu.. Gendong aku dan buang aku jauh-jauh!” gerutu Tae-hee


Shi-hyun menggedongnya, lalu dia bertanya: “Kamu mau aku berbuat apa lagi?”

“Jangan pergi! Kumohon jangan pergi!”

“Kita harus pulang...”

“Tapi, aku tidak mau kamu pergi! Aku sudah meminta maaf... Aku tidak menepati janjiku dan membaca pesawat kertas itu, tapi aku sudah minta maaf...”


“Sudah kubilang bukan itu alasannya!” tegas Shi-hyun

“Lalu apa?!” tanya Tae-hee


Tae-hee tak kuasa menahan tangisnya.. dia pun memeuk Shi-hyun dengan erat, “Mari kita tetap seperti ini untuk sementara. Sebentar saja...” pintanya lirih
Advertisement


EmoticonEmoticon