4/18/2018

SINOPSIS The Great Seducer Episode 21 PART 2

Advertisement
SINOPSIS The Great Seducer Episode 21 BAGIAN 2


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: MBC
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA  || SINOPSIS The Great Seducer Episode 21 Part 1

Shi-hyun mengetuk pintu kamar Tae-hee, mengajaknya, “Ada sesuatu yg ingin kubicarakan denganmu..” ujarnya


Dengan gugup, Shi-hyun berkara: “Aku salah... Maaf. Aku tidak akan lagi mengatakan atau melakukan sesuatu yang bertentangan dengan perasaanku. Maaf...”


Sambil mendengarkan Shi-hyun, Tae-hee menghitung jumlah kata maaf yg diucapkannya. 


Karena ternyata... beberapa hari yg lalu, nenek memberinya ‘tips’ dengan bilang, kalau Shi-hyun mesti meminta maaf setidaknya tiga kali.. hingga akhirnya Tae-hee boleh mempertimbangkan permintaan maafnya itu.

Lantas, Tae-hee sempat bertanya pada nenek: “Setelah itu, bagaimana?”

“Lakukan yang kamu inginkan. Jika menurutmu dia baik lagi, baik-baiklah kepadanya. Jika kamu masih jengkel, kamu boleh mencubitnya...”


Kembali ke realita, Tae-hee bicara pada Shi-hyun: “Kurasa hal yang paling penting adalah kamu tidak akan mengatakan apa pun yang bertentangan dengan perasaanmu.. Semua yang kukatakan kepadamu berasal dari lubuk hatiku yg terdalam...”

“Gawat nih..” ujar Shi-hyun, “Aku hanya punya satu kartu maaf dan itu sudah kugunakan...” tambahnya


“Mungkin sejak awal kamu tidak membutuhkan kartu maaf...”

“Apa maksudmu?”

“Karena aku terus bermurah hati hanya kepadamu. Aku hanya bermurah hati dan pemaaf kepadamu. Ini belum pernah terjadi kepadaku, tapi hatiku hanya ingin memahamimu. Aku mendapati diriku sangat aneh saat bersikap seperti ini. Bagaimana denganmu?”


Shi-hyun duduk disamping Tae-hee, lalu menggenggam tangannya dan berkata: “Eun Tae-hee.. Maaf.. Maafkan aku..”

“Meminta maaf tidak akan menyelesaikan segalanya...”

“Aku tahu... Aku lebih berterima kasih daripada merasa bersalah, dan lebih dari itu, aku mencintaimu. Aku mengatakan semua isi hatiku...”


Tae-hee mencubit pipi Shi-hyun, “Aigoooo..” ucapnya yg kemudian memasngkan kalung dilehernya..


Shi-hyun tersenyum, “Di kemudian hari, jika aku harus meminta maaf darimu lagi, apa yang harus kulakukan?” tanyanya

“Kenapa? Kamu akan membuat kesalahan lain?” tanya Tae-hee, “Katakan saja isi hatimu. Selain itu, kurasa kamu harus memberi pihak lain ruang dan waktu untuk berpikir dan memaafkanmu...”

“Bisakah kamu memaafkan seseorang seiring waktu berjalan?”

“Tergantung perbuatannya...”


Shi-hyun memberikan segelas minuman hangat untuk Tae-hee, kemudian bercerita mengenai wanita yg dicintai oleh ‘ayah’-nya selama ini,

“Aku sudah tahu siapa wanita yang selama ini ayahku temui...”

“Bukannya, sebentar lagi ayahmu akan menikah?”

“Iya..”

“Pasti kamu sangat membencinya...”


“Ayah sudah lama mengenalnya. Kurasa ibuku juga mengenalnya”

“Apa yang kamu pikirkan?”

“Aku mau membuatnya menderita. Sebenarnya, tadi aku ingin menemuinya”

“Pasti rasanya sangat berat. Aku pun pernah di posisimu. Omong-omong, boleh aku tanya seperti apa dia?”

“Dia orang yang lebih baik daripada bayanganku”

“Lantas, bisakah kamu tidak melakukan ini? Kuharap kamu hanya melakukan hal-hal yang membuatmu senang. Aku khawatir kamumengalami kesulitan lagi. Laippula.. Akankah, kamu merasa lebih baik setelah melakukan itu?”


Se-joo tengah memilah DVD di kamarnya, tiba-tiba Ny. Park masuk dan memberikannya segelas minuman herbal sambil berkata: “Investasiku tampak menjanjikan. Semoga beruntung di restoranmu hari ini, ‘tuan’ Se Joo..”


Kemudian, Se-joo memasukkan sendok kedalam gelasnya dan dia menelpon Soo-ji,

“Tidurmu nyenyak?”

“Aku lelah. Aku bermimpi semalaman...”

“Mau kubawakan tonik? Kalau itu bukan mimpi tentang aku...”


Soo-ji hendak memutus telponnya, namun Se-joo bertanya: “Hei, kamu tahu hari ini ulang tahun Si Hyun, bukan?”

“Aku kaget kamu tidak lupa...” jawab Soo-ji, yg kemudian benar-benar memutus telponnya


Sambil melirik gelas minumannya, Se-joo berguman: “Apa dia menambahkan hormon di sini? Kenapa aku selalu ingin menangis saat Soo Ji memutuskan panggilanku?”

Se-joo hanya menjilat sendoknya, lalu dia membuang isi gelasnya ke dalam pot tanaman hias di kamarnya~


Tae-hee sangat gembira karena Shi-hyun membuatkan sarapan untuknya lagi. Bahkan, Shi-hyun menawarkan diri untuk mengantarnya ke kampus..

“Apa rencanamu setelah itu?” 

“Aku akan menemui wanita yang kubicarakan kemarin...”

“Kamu mau bilang apa kepadanya?”


Sebelum memakan omelete-nya, Tae-hee lebih dulu menjilat saos berbentuk hati yg dituangkan Shi-hyun..

“Kamu begitu lapar akan cintaku?” tanya Shi-hyun

“Aku memang selalu makan saus tomat terlebih dahulu...” ujar Tae-hee


Sengaja, Shi-hyun membentuk hati dengan saos berulang kali, “Makan lagi yaa..”. Maka mereka pun, saling menatap penuh cinta~


Hye-jung sibuk belajar, lalu berkirim pesan dengan pacarnya. Hingga tiba-tiba, terdengar suara teriakan ibu yg memanggilnya...


Ternyata, dia diminta untuk mencoba gaun berwarna pink yg akan dikenakannya ke pesta ultah ayahnya Ki-young. Dia mengeluhkan, gaunnya yg dirasa begitu aneh.. namun Ki-young malah meujinya terlihat cantik.

Dengan ketus, Hye-jung lansgung menyebut Ki-young memiliki selera fashion yg sangat buruk. Dia lalu menegaskan, bahwa dirinya ingin membeli gaun yg baru bersama dengan Soo-ji..


Saat Hye-jung pergi, Ki-young mencoba untuk mengeur kakanya Hye-jung yg sedari tadi.. malah asyik sendiri bermain games di ponselnya. Tapi menyedihkan, karena tegurannya tak dihiraukan sedikit pun..


Habis itu, Ki-young menjerit kaget karena keberadaan kura-kura milik Hye-jung yg tanpa dia sadari.. hampir dia duduki. Tak mau dianggap ‘cemen’, dia pun berpura-pura untuk bersin..


Shi-hyun mengantar Tae-hee sampai ke depan kampusnya. Dengan wajah penuh ceria, Tae-hee mengajaknya makan malam bersama, setelah dia selesai kerja paruh-waktu nanti malam..


Tapi Shi-hyun merasa ada sesuatu yg aneh dengan sikap Tae-hee, “Kamu khawaitr, aku akan merasa sedih nanti?”

“Hmmm... kamu bersikap serius lagi!”

“Bukan begitu maksudku..”


“Sudahlah. Sampai jumpa nanti..”

“Oke, samapi jumpa nanti..”
Advertisement


EmoticonEmoticon