4/19/2018

SINOPSIS The Great Seducer Episode 24 PART 1

Advertisement
SINOPSIS The Great Seducer Episode 24 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: MBC
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA  || SINOPSIS The Great Seducer Episode 23 Part 3

Setelah mengungkap fakta mengenai sosok wanita lain dalam kehidupan Tuan Kwon, Soo-ji terus mengatakan kallimat yg tentunya membuat Tae-hee tak bisa bergeming lagi, “Ibumu tahu bahwa ayah  Si Hyun akan menikah lagi. Kamu juga sudah tahu? Ibunya Si Hyun tewas dua tahun lalu dalam perjalanan menemui ibumu. Kamu mencintainya atau tidak, aku tidak akan terlibat. Tapi jangan usik keluarga kami. Tidak adil bagi ibu Si Hyun, juga ibuku jika harus menderita karena ibumu...”


Soo-ji berjalan pergi, tapi sebelumnya dia sempat berbisik di telinga Tae-hee: “Ibuku tidak melakukan kesalahan apa pun...”


Shi-hyun mengantar ayahnya menuju RS Myungjung, tapi Tuan Kwon menolak dan minta diantar kembali ke kantor saja..

“Wanita tadi memintaku mengurus Ayah karena Ayah menyembunyikan penyakit Ayah dan menghadapinya sendirian...” 

“Kondisiku tak serius. Bawa aku ke kantor saja..” 

“Ayah membenciku karena aku mengunjunginya?”

“Tidak. Semua ini kesalahanku..”


Dalam perjalanan pulang, ponsel Tae-hee terus berdering karena Shi-hyun menelponnya. Namun Sengaja, Ate-hee tak mengangkatnya dan dia malah menangis.. mengingat momen ketika Shi-hyun curhat padanya tentang selingkuhan ayahnya..


“Aku tidak percaya sudah mengatakan itu kepadamu...” gumamnya lirih


Lalu Tae-hee mengingat perkataan ibunya, yg bilang tak berhubungan dengan pria mana pun saat ini..


“Kukira hanya Ayah yang dibuat menderita. Maafkan aku, Si Hyun...” ujarnya pilu


Setelah mengantar ayahnya ke kantor, Shi-hyun terus dan terus mencoba menghubungi Tae-hee, tapi sekarang ponselnya tak aktif lagi..


Maka Shi-hyun mendatangi tempat kerjanya, tapi barista disana bilang.. bahwa Tae-hee telah pulang sedari tadi.


Saat Shi-hyun pergi, nyatanya.. Tae-hee masih berada di sekitar kafe.. dan sengaja menghindarinya.


Soo-ji mendengarkan rekaman pembicaraan nenek dengan ibunya. Dia tak mendengarkan secara keseleruhan, hanya mendengar hingga bagian ketika nenek menyuruh ibunya untuk mengajarinya sopan-santun..

“Apa haknya menyuruhku belajar ke luar negeri?” celoteh Soo-ji


Sesaat kemudian, pintu terbuka dan masuklah Shi-hyun.

“Kamu datang seolah-olah sudah tahu aku ada di sini!”

“Kenapa tidak menjawab ponselmu?”

“Memang.. ada perlu apa?”

“Daritadi, aku tak bisa menghubungi ponselmu”

“Kamu pikir aku mau bicara denganmu setelah perkataan nenekmu kepadaku?!”


“Aku mau bertanya. Apa kamu sudah tahu semuanya saat memberitahuku? Kamu sudah tahu Seol Young Won itu ibunya Tae Hee saat kamu memberitahuku?”

“Iya..”

“Apa?!”

“Lantas.. Haruskah aku memberitahumu bahwa dia ibunya Tae Hee? Untuk apa?”


“Tega sekali kamu melakukan ini. Kamu sudah tahu aku memacarinya dan aku menyukainya! Aku bahkan memberitahumu bahwa aku mau minta maaf kepadanya!”


“Kamu sendiri yg ingin mengetahuinya! Kamu tidak, kamu ingat meneriakiku dan menanyakan siapa wanita itu?!”


“Biar kuperjelas. Aku baru tahu dia ibunya Tae Hee jauh setelah itu. Berulang kali aku menyiratkan kamu harus memutuskannya. Tapi kamu tidak peduli terhadapku atau ibuku karena tergila-gila kepadanya. Kamu tidak memedulikan kami karena keluargamu!”

“Tae Hee... Kamu memberitahukan itu kepada Tae Hee juga?”


“Ada apa sebenarnya denganmu? Ini urusan kita berdua. Kenapa kamu menyeretnya ke dalam masalah ini?”

“Maksudmu, aku melakukan tindakan brutal kepadanya?”

“Choi Soo Ji!”


“Kwon Shi-hyun! Kendalikan dirimu. Baginya, kamu yang bedebah, bukan aku. Kamu tidak paham? Kamulah yang memulai permainan ini. Kamulah yang menyarankan dan menginginkan kita menikah sebelum orang tua kita. Yang kulakukan hanyalah bertaruh atas nama Eun Tae Hee. Aku memberi tahu soal Seol Young Won karena kamu ingin tahu. Aku hanya memberi tahu Tae Hee karena harus melindungi ibuku!”

“Apa saja yang dia tahu?”


“Jangan khawatir! Aku tidak memberitahunya tentang permainan kita. Aku bilang bahwa aku tidak peduli dia menghalangi persahabatan kita, tapi dia tidak boleh mengusik kita sebagai saudara!”


Shi-hyun kelihatannya kecewa berat. Tanpa pikir panjang, dia bilang: “Saudara? Persahabatan? Persahabatan kita sudah berakhir sekarang!”


Tak mau menahannya, Soo-ji hanya berkata: “Sampai jumpa, Kwon Si Hyun.”
Advertisement

4 comments

Lanjutkan min,, penasaran ni

Soo-ji egois banget,

Penasaran banget sama lanjutannya, jngan lama2 yah min updatenya.

Tae hee tumbuh dr cinta ayahnya...ibuknya juga baik...mknya karkternya ceria...beda sm soji...keras krn ga dpt cinta n liat krkter ibunya...psti dia mrs skit hati krn shbt n org yg dia cinta berpaling...
Akting terbaik buat soji...

kynya...justru ibunya soji yang jahat...klo menurut aq, justru ibu nya shyi hyun yang misahin tuan kwon sm ibunya Tae hee..dan saat dia sakit, dia mau nemuin ibunya Tae Hee, mungkin untuk nyatuin lg mereka..tp keburu sakit ibu nya shi hyun kambuh dan ditemuin di jalan sm Tae Hee..dan saat mo nolong malah di tabrak lari sm ibunya sooji..


EmoticonEmoticon