4/25/2018

SINOPSIS The Great Seducer Episode 25 PART 2

Advertisement
SINOPSIS The Great Seducer Episode 25 BAGIAN 2


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: MBC
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA  || SINOPSIS The Great Seducer Episode 25 Part 1

Sambil berjalan pergi, Tae-hee menggerutu kesal: “Aku tidak akan menemuinya lagi! Tidak akan pernah!”


Tiba-tiba, ponselnya berdering.. ada telpon dari Hye-jung yg bertanya, berapa lama lagi Tae-hee akan sampai kerumahnya.. karena dia telah bersiap-siap untuk belajar.

Sejenak melupakan masalahnya, Ate-hee tersenyum dan menajwab bahwa sebentar lagi dia akan sampai disana.


Kebetulan, Ki-young tengah berkunjung ke rumahnya Hye-jung. Akibat insiden di bar kemarin, tubuhnya cedera hingga tangannya perlu dipasang gips.


Tae-hee tiba.. maka Ki-young yg melihatnya, tentu lansgung menyapanya dan bercerita pada ibunya Hye-jung, bahwa Tae-hee ini adalah putri dari mentornya di kampus dulu.


Hye-jung ingin memperlihatkan video ketika Ki-young dihajar hingga babak belur. Meskipun videonya di blur, namun dia tahu betul bahwa pria yg menurutnya sangat payah itu, adalah Ki-young.

Dengan polosnya, Hye-jung komentar, kalau Ki-young melakukan hal yg jahat, makanya dia pantas kena pukul seperti itu..

Sayangnya, Ki-young bersikeras melarang Hye-jung untuk memperlihatkan video tersebut.. alasannya, karena dia merasa, kalau video itu enggak penting~~~


Dalam kamar, Tae-hee bertanya pada Hye-jung, apakah dia benar-benar akan menikah dengan Ki-young?

“Enggak-lah..” jawab Hye-jung, yg kemudan menjelaskan bahwa dirinay akan berusaha keras untuk masuk universitas, supaya dia bisa menikah dengan pria pilihannya, yakni Joo-an.


Berikutnya, giliran Hye-jung yg bertanya pada Tae-hee, “Kabar Shi-hyun bagaimana?”

“Kamu kenal Shi-hyun?”

“Hmm.. menurutku dia pria yg baik. kamu sangat beruntung, punya pacar seperti dia...”


Dalamm perjalanan pulang, tiba-tiba langkah Tae-hee terhenti.. karena Ki-young memanggilnya dari dalam mobil.


Mereka pun berbicara berdua di taman terdekat. Ki-young mencecar Tae-hee dengan beragam pertanyaan, mengenai kedekatannya dengan Shi-hyun, lalu bilang bahwa dirinya akan menggunakan kondisinya sebagai alasan untuk menuntut Shi-hyun.

Tapi dengan ketus, Tae-hee bilang dia tak lagi mempedulikan Shi-hyun. Jadi apa pun yg ingin dilakukan Ki-young terhadap Shi-hyun... dia tak mau tahu akan hal itu..


Tae-hee lantas berjalan pergi meninggalkan Ki-young begitu saja~


Se-joo dan kakanya dimarahi oleh ayah mereka, karena insiden di bar tempo hari. Dengan suara tinggi, ayah menyuruh kedua putranya untuk berduel dihadapannya, samapi salah satu diantaranya mati..

Se-joo menantang kakaknya untuk melakukan hal itu.. namun kakaknya malah mundur selangkah menjauhinya..


Karena Ki-young ingin membawa masalah ini ke jalur hukum. Maka ayah meminta bantuan salah satu menantunya yg merupakan putri dari salah satu pemilik firma hukum yg namanya cukup besar..


Sebagai huuman untuk Se-joo, ayah menyuruhnya menghentikan bisnisnya serta menghancurkan tempat persembunyiannya (markas geng chaebol)

Namun Se-jooo menolak dengan keras.. dia menegaskan, bahwa tempat itu diberikan langsung kepadanya dari ibunya sendiri! jadi tak ada yg boleh menyentuhnya, siapa pun itu!!!


Shi-hyun menemui neneknya.. mereka berbincang mengenai ini dan itu. Nenek memintanya, melanjutkan sekolah supaya bisa mengelola bisnis keluarga..


Namun dengn intonasi yg sangat lembut, Shi-hyun akhirnya menjelaskan bahwa dia bukanlah putra kandung dari ayahnya..

Nenek terkejut.. tapi dia menggenggam tangan Shi-hyun, memintanya untuk tidak menceritakan hal itu kepada siapa pun sebellum ada instruksi darinya..

Shi-hyun menjawab ‘iya’, lalu dia pamit dan berjalan pergi..


Diluar, Shi-hyun berpapasan dengan sekretarsi Kim. Mereka saling sapa, dan Shi-hyun bertanya mengenai kondisi ayahnya..

Sekretaris Kim, belum tahu pasti Tuan Kwon itu, sakit apa..  tapi dia hanya bisa memberitahu Shi-hyun, bahwa ayahnya tengah melakukan pemeriksanaan di RS Myungjung.


Nenek menelpon seroang dokter Kim, “Aku ingin meminta bantuanmu secara diam-diam...” ucapnya


Dokter Myung mendengarkan penjelasan mengenai penyakit Tuan Kwon, dari dokter yg telah memeriksanya.

Dari hasil rontgen, nampak sel tumor di otak yg hanya bisa dihentikan perkembangannya dengan cara operasi..


Berbicara berduaan saja, Tuan Kwon terlihat lebih tenang dibanding dr. Myung yg kelihatannya cukup syok.

Tuan Kwon bilnag, mereka harus mengehntikan pernikahannya.. karena dia tak ingin menjadi beban untuk dr. Myung.

Tapi sebaliknya, dr. Myung bilang.. dia tak merasa terbebani sedikit pun. Dia memilih untuk terus melanjutkan rencana pernikahan mereka dan melaksanakan apa yg harusnya dia kerjakan~
Advertisement


EmoticonEmoticon