4/17/2018

SINOPSIS My Mister Episode 7 PART 2

Advertisement
SINOPSIS My Mister Episode 7 BAGIAN 2


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: tvN
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA  || SINOPSIS My Mister Episode 7 Part 1
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS My Mister Episode 7 Part 3

Sesampainya di rumah, Jung-hee mengeluh mengatakan bahwa dia telah menunggu pelanggan yang tidak pernah muncul, jadi dia bosan dan minum. Dia bilang dia tidak ingin mandi, tetapi dia tetap melakukannya karena dia wanita yang bersih, suaranya terdengar goyah dan rentan. Dia menyalakan lampu, dan kita melihat bahwa ternyata dia hanya sendirian...


Keesokan paginya di kantor, Joon-young mengirim sms pada Ji-an, memintanya tak melakukan apa pun kepada Dong-hoon untuk sementara waktu. 


Yeon-hee menelponnya dari telpon umum, tapi Joon-young sengaja tak mengangkatnya.. 


Di ruang fotokopi, Deputi Kim dengan gugup meminta bantuan Ji-an ketika mesinnya macet. Dia diam-diam memperbaiki kertas macet, dan begitu dia pergi, Deputi Kim bertanya pada Dong-hoon mengapa mereka tidak bisa memecatnya dan mempekerjakan seseorang yang lebih baik saja. Dong-hoon mengatakan dengan datar bahwa Ji-an lebih menghormati atasannya dibanding Deputi Kim..


Dong-hoon menambahkan, bahwa ada seseorang yang ramah yang tidak melakukan pekerjaan apa pun, tetapi ada orang lain yang mungkin mengomel tetapi mengurus seseorang, lalu dia menanyakan yang mana yang lebih baik.

Kepada Deputi Kim, Dong-hoon bercerita bahwa Ji-an mengurus neneknya, dan ketika Deputi Kim bertanya bagaimana Dong-hoon tahu itu, dia hanya mengatakan bahwa mereka tinggal di lingkungan yang sama...


Jon-young memarahi Direktur Yoon dan menyuruhnya untuk menghentikan segala hal terkait suap-menyuap kotor yg menjerat Dong-hoon. Dan menyuruhnya untuk tidak bertingkah gegabah.. kaena posisinya sekarang, Dong-hoon semakin mendapatkan perhatian dati Presdir Jang..


Sambi menunggu lift, Joon-young memberitahu Direktur Yoon bahwa dia tidak bisa makan malam bersama karena dia punya rencana lain. 


Dong-hoon mendengarnya, dan ekspresinya berubah kesal.. karena sebelumnya, dia pun menelpon Yeon-hee dan mengajaknya makan bersama.. tapi Yeon-hee bilang dia telah punya rencana lain.


Di stasiun kereta bawah tanah, Dong-hoon memergoki Ji-an yang tengah menatapnya, tetapi dia tidak berpaling karenanya. Di kereta, Dong-hoon bertanya pada Ji-an apakah orang tuanya masih hidup, ingin tahu tentang neneknya yang tinggal bersamanya. Ji-an mengatakan mereka meninggal, dan neneknya diusir dari panti jompo karena tak bisa membayar tagihan perawatan.


Dong-hoon menjelaskan bahwa cucu perempuan tidak dihitung sebagai keluarga dekat, jadi Nenek bisa tinggal di panti jompo secara gratis karena dia sakit-sakitan. Dong-hoon menyarankan Ji-an,  untuk mendaftarkan alamat yang berbeda untuk dirinya sendiri, maka Nenek akan memenuhi syarat perawatan gratis. 


Mendengar informasi itu, membuat Ji-an diam.. terkagum-kagum pada Dong-hoon.


Sebelum berpisah, Ji-an meminta Dong-hoon membelikan makanan untuknya. Alih-alih menolak seperti biasanya, kali ini Dong-hoon mengatakan dia juga akan membelikannya alkohol dan membawanya ke restoran yg enak.


Sambil makan, Dong-hoon memberitahu Ji-an bahwa Joon-young adalah dalang dibalik insiden suap yg menimpanya. Dong-hoon mengatakan bahwa dia akan dipecat jika Ji-an tidak membuang uang itu, jmaka sebagai ucapan terimakasih.. dia mentraktinya makan hari ini. 

Ji-an bertanya mengapa Joon-young melakukannya, dan Dong-hoon mengatakan bahwa di perusahaan mereka, seseorang tidak dipecat karena melakukan sesuatu yang salah. melainkan karena dekat dengan seseorang yg salah. 

Ji-an bertanya apa yang akan dilakukan Dong-hoon sekarang, dan dia mengatakan bahwa dia sudah menyuruh Joon-young untuk berhenti mengusiknya..


Jika berada pada posisi Dong-hoon, Ji-an mengatakan bahwa dirinya akan menemui presdir untuk mengadukan semuanya, supaya Joon-young dipecat saat itu juga!

Dong-hoon malah bertanya, apakah Ji-an bisa merasa senang setelah mengacaukan kehidupan si penjahat, namun Ji-an menegaskan bahwa sekarnag ini Dong-hoon berada di perusahan dimana seseorang terus mencoba untuk memecatnya!


Tapi Dong-hoon hanya mengatakan bahwa Joon-young hanya boleh bebas, setelah dia menerima hukuman yg sepantasnya. 

“Hukuman untuk orang yang melakukan berbuat kejahatan. Haruskan aku membunuhnya?" tanya Ji-an, yg kemudian menuangkan alkohol ke gelasnya


Sebelum pulang, Dong-hoon sempat membungkuskan makan malam untuk neneknya Ji-an. Dia kemudian memberi tahu Ji-an bahwa dia pun, pernah menyelamatkannya (maksudnya pas milih Ji-an jadi pegawai di kantor)


Pulang kerumah, Ji-an menyajikan makanan itu.. Nenek pun tersenyum bahagia, dia bilang makanannya sangat lezat..
Advertisement


EmoticonEmoticon