4/24/2018

SINOPSIS My Mister Episode 8 PART 1

Advertisement
SINOPSIS My Mister Episode 8 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: tvN
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA  || SINOPSIS My Mister Episode 7 Part 4
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS My Mister Episode 8 Part 2

Gwang-il terdiam kesal, melihat Ji-an yg terlihat nyaman, minum serta duduk berduaan dengan Dong-hoon.. terbukti dari senyuman lepas yg ditunjukkan keduanya.


Angin malam bertiup kencang, maka Dong-hoon memeriksa bagian luar gedung dengan saksama. Menurutnya, tak ada yg bermasalah disana.. namun,, dia berjanji untuk memeriksanya lagi di lain waktu.


Sambil berjalan pulang, Ji-an mengungkapkan ketidakpercayannya, akan sikap Dong-hoon yg bersedia melakukan pemeriksaan gedung secara Cuma-Cuma.. dia khawatir, kalau-kalau, nanti warga sekitar ikut-ikutan minta jasa gratisnya, setelah tahu kalau Dong-hoon bekerja di perusahaan kontruksi.

Tak menggubris kekhawatiran Ji-an, Dong-hoon malah fokus meluruskan fakta, kalau perusahaan tempat mereka bekerja bukan perusahaan konstruksi, melainkan perusahaan teknik struktural. Kalau perusahaan kontruksi, ranah kerjanya adalah mendesain sebuah bangunan.. sementara perusahaan mereka, bertugas memilah material untuk membangunnya.


Dia kemudian memaparkan, bahwa setiap bangunan, memiliki ketidakseimbangan antara bagian dalam dengan luar. Menjadi tugas mereka, untuk memastikan bangunan itu.. dapat berdiri dengan kokoh dan aman,

“Hidup pun demikian.. berusaha sekuat tenaga menahan segala hantaman dari dalam dan luar. Apapun yg erjadi, kamu pasti bisa bertahan, jika kekuatan dari dalam dirimu cukup tangguh..” jelas Dong-hon


Lantas, Ji-an bertanya.. apa yg dimaksud dengan kekuatan dari dalam? Dong-hoon menjawab tak tahu.. lalu kemudian, dia malah bercerita tentang temannya..

“Salah satu temanku orang yang sangat pintar. Kukira dia akan menjadi orang yang sukses. Tapi tidak lama setelah pria itu lulus kuliah... dia mencukur rambutnya dan menjadi seorang biksu. Pada saat itu, orang tuanya terbaring sakit di tempat tidur... dan orang seluruh kompleks rumah kami sangat kaget.  Saat dia pergi mau jadi biksu, ada sesuatu hal yang dia katakan. Dia bilang dia ingin mencoba menjadi orang yang tidak punya apa-apa. Sedangkan semua orang lain berjuang hidup biar bisa punya segalanya. Jadi manusia menjalani hidup mereka mencoba membuktikan diri pada semua orang, tapi tidak ada yang benar-benar tahu apa hasilnya jika mereka melakukannya.....”


Sambil menghela nafas panjang, Dong-hoon menyimpulkan bahwa secara tak sadar dia setuju dengan  pemikiran temannya, jadi ketika dia melihat resume Ji-an yg hobi serta keahliannya bertuliskan: "berlari", dia pikir itu lebih baik daripada resume lain yang penuh dengan informasi yang tidak berguna.


Ketika mereka terus berjalan, Ji-an bilang dia benci musim dingin. Dong-hoon mengatakan sebentar lagi musim semi akan tiba, tapi Ji-ann lanjut bergumam, "Aku benci musim semi juga." 

Ji-an bilang dia membenci semua musim, karena suasananya hanya mengulang tanpa henti. Dong-hoon menyebut Ji-an masih muda, makanya berpikiran seperti itu..


Namun kemudian, Ji-an mengatakan baha dia merasa dirinya tellah bereinkarnasi selama berulang kali, “Anggaplah aku dilahirkan enam puluh kali, dan bereinkarnasi lima ratus kali. Maka berarti, usiaku sekitar tiga ribu tahun, mungkin..”

Dong-hoon meluruskan, bahwa jika begitu berarti usia Ji-an sekitar tiga puluh ribu tahun. mendengarnya, Jian hanya menghela nafas panjang.


Dong-hoon mengantar Ji-an hingga ke tangga menuju rumahnya. Mereka pun berpisah.. tappi tiba-tiba, Ji-an berteriak, ‘Fighthing’ 


Dong-hoon berbalik untuk menatapnya, terkejut, lalu dia perlahan terus berjalan. 


Dia tidak menyadari bahwa Gwang-il mengikutinya sepanjang jalan pulang.


Di rumah, Dong-hoon menemukan Yeon-hee tengah menangis dalam ruang kerjanya. Ketika ditanya jenapa, Yeon-hee bilang karena persidangannya. Lantas, Dong-hoon bertanya, apakah dia kalah, tapi Yeon-hee berkata dengan tegas, "Aku akan menang!"


Keluar di tempat kerja, Direktur Eksekutif Wang bertanya pada Direktur Park apa yang dikatakan Dong-hoon ketika mereka berbicara. Direktur Park mengeluh bahwa dia pikir Dong-hoon menemukan sesuatu, tetapi dia tidak akan memberitahunya. Direktur Eksekutif Wang mengatakan bahwa Dong-hoon membenci konflik dan tidak akan menggunakan kelemahan seseorang terhadapnya, maka hal yg mustahil jika Dong-hoon berpindah kubu.

Mereka memutuskan bahwa mereka harus mempertahankan Dong-hoon selama Presdir Jang masih hidup, karena setelah dia meninggal kerabatnya akan menentang kehendaknya. Dia mengatakan bahwa Presdir Jang tahu ini, jadi dia akan mencoba menangani semuanya saat dia masih hidup.


Direktur Jung mengajak Dong-hoon makan siang dan menjelaskan bahwa perusahaan membutuhkan sepuluh direktur untuk pemilihan CEO, tetapi mundurnya Direktur Park, membuat jumlah direktur hanya ada sembilan. Dia menegaskan bahwa insiden yg menimpa Direktur Park karena ulahnya Joon-young, dan bahwa dia berencana untuk menempatkan salah satu anak buahnya di kursi kosong untuk mencurangi suara.

Dia mengatakan pada Dong-hoon bahwa dia ingin menjadikannya seorang Direktur dan membantu mereka menjtuhkan Joon-young. Mereka beranggapan, bahwa Joon-young, menganggap Dong-hoon itu kandidat kuat untuk menduduki posisi direktur, itulah mengapa Joon-young menyuruhnya diturunkan ke tim inspeksi keselamatan.


Dong-hoon menyatakan dia tidak akan bisa membantu banyak, jika dia dipromosikan karena dia tidak tahu apa-apa tentang mengelola bisnis dan dia tidak pandai dalam politik. Dia mengatakan bahwa pekerjaannya memuaskan karena dia mengajar orang lain dan menggunakan keahliannya, jadi tempatnya adalah di lapangan.

Direktur Jung bertanya apakah Dong-hoon berencana untuk tetap menjadi manajer selamanya. Dong-hoon menunjukkan bahwa atasannya dikeluarkan dari posisi itu dan dia tidak menginginkannya, tetapi ketika Direktur Jung mengatakan bahwa sikap pengecut Dong-hoon berarti sama saja dengan melihat Joon-young sebagai CEO selama dua tahun lagi.. hal itu seketika membuat Dong-hoon agak ragu-ragu..


Direktur Jung melapor kepada Direktur Eksekutif Wang dan Direktur Park bahwa Dong-hoon dipastikan tidak berada di pihak Joon-young, dan bahwa dia tidak tertarik menjadi direktur. Mereka memutuskan untuk terus mendorongnya, karena mereka membutuhkan orang yang sempurna seperti dia di pihak mereka.


Di kantor, Direktur Yoon kegiragan, karena ketiga kandidat Direktur ada di pihak Joon-muda, tetapi dia merasa aneh ketika nama Dong-hoon ditambahkan ke daftar tanpa izinnya. 


Dia langsung menghadap Direktur Eksekutif Wang, yang berpendapat bahwa dia memiliki hak untuk merekomendasikan Dong-hoon atas kehendaknya sendiri.


Direktur Yoon menemui Joon-young dan bersumpah untuk menghancurkan Dong-hoon sehingga dia tidak akan pernah terpilih. Kemudian, Joon-young memeriksa pesan teleponnya dan terkejut bahwa tak ada telpon atau sms masuk dari Yeon-hee hari ini.


Sedangkan untuk Yoon-hee, dia terkejut melihat box telepon yang dia gunakan untuk menelpon Joon-young telah dihandcurkan. Dia mengabaikan beberapa panggilan dari Joon-young di perjalanan pulangnya, mengetahui bahwa dia di persembunyian mereka dan telah menemukan semua barangnya hilang.


Yeon-hee mengirim SMS kepada Joon-young, memberitahukan bahwa dia pergi ke perkemahan kemarin.

Joon-young meminta maaf, menyadari bahwa dia telah tertangkap basah berbohong padanya tentang di mana dia berada semalam. Dia bersikeras ingin bertemu dan berbicara, tetapi Yeon-hee malah bilang bahwa dia sedang mencoba memikirkan cara yang dia bisa lakukan supaya dia merasa bahwa dirinya adalah pihak yg menang dan bukan pihak yg tersakiti seperti sekarang ini.


Setelah Yeon-hee memutus telponnya, Joon-young terus mencoba untuk menghubunginya kembali. 


Tetapi Yeon-hee mengabaikannya, karena dia tengah dalam perjalanan menuju ke rumah ibunya Dong-hoon untuk makan malam bersama, sekaligus merayakan ultah ibu.


Tak mau HP-nya terus berdering, Yeon-hee memutuskan untuk mematikannya saja. Dong-hoon melihatnya, namun dia tak berkomentar apa pun~~~


Di dapur, Yeon-hee berniat untuk membantu. Akan tetapi Ibu dan Ae-ryun melarangnya. Ki-hoon menyebut bahwa Ibu lebih menyukai Ae-ryun, dan Yeon-hee mengatakan dia sudah tahu itu. 


Lalu, Sang-hoon bilang bahwa Ibu paling menyukai Dong-hoon dari ketiga anaknya, jadi hanya Ki-hoon saja yg tak difavoritkan oleh ibu..
Advertisement


EmoticonEmoticon