4/30/2018

SINOPSIS Pretty Noona Who Buys Me Food Episode 4 PART 4

SINOPSIS Something in the Rain / Pretty Noona Who Buys Me Food Episode 4 BAGIAN 4


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: jTBC
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA  || SINOPSIS Pretty Noona Who Buys Me Food Episode 4 Part 3
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Pretty Noona Who Buys Me Food Episode 5 Part 1

Bangun di pagi hari, Joon-hee kaget karena dia ditinggal Jin-ah yg sudah pergi kerja sedaritadi.


Di buku sketsa milik Joon-hee, Jin-ah meninggalkan pesan: ‘Selamat pagi,, nanti setelah selesai kau baru kutelpon ya?’ -dari wanita dalam lukisan


Saat kerja di toko Gasan, Geum dae-ri bertemu dengan rekan kerjanya. Mereka berbincang tentang toko, kemudian dia cerita tenang sikap Jin-ah yg berhasil membuat Gong chajang kesal padanya.

Mendengarnya membuat Geun dae-ri keheranan, karena tak biasanya Jin-ah bersikap seperti itu~~~


Pulang kerumah, Jin-ah lansgung telponan dengan Joon-hee, yg mengajaknya untuk jalan-jalan bersaa lagi, di lain waktu. 


Tiba-tiba, ibu masuk.. maka Jin-ah segera mengakhir telponnya. Pada ibu, dia bilang kalau barusan adalah telpon dari Geum dae-ri yg gantian jaga toko dengannya.

Ibu tak penasaran akan hal itu, karena yg ingin dia tahu adalah sosok bos-nya Jin-ah, “Berapa umur Chajang yang pergi bersamamu?”

“Entah, mungkin sekitar 40-an”

“Ganteng?”

“Apa?!”

“Ajumma yang di nomor 704 bilang orangnya ganteng sekali. Dia bilang melihatmu naik mobil pergi bersamanya”

“Melihat mobil yang melaju lewat, seberapa teliti dia bisa lihat?”

“Dia bilang kau pergi bersama dengan seorang pria muda yang tampan. Kau itu... Kau harus memperhatikan tingkah-lakumu. Jika sampai ketahuan olehku, awas kau...”


Sebelum pergi, ibu memberitahu Jin-ah, kalau besok dia mengundang Joon-hee dan Kyung-soon untuk makan malam bersama. Jin-ah bertanya untuk apa? Ibu jawab, karena dia belum sempat menyambut kembalinya Jun-hee dari Amerika. Lagipula mereka berdua sudah seprti keluarga, jadi wajah jika mengajaknya makan malam bersama..


Jin-ah gelisah, takut hubungannya terbongkar. Dia menelpon Jun-hee.. menceritakan perasaannya, tapi Jun-hee kelihatannya sangat santai. Dia pun berpesan agar Jin-ah pandai-pandai berakting saja..


Esok malam.. Joon-hee dan kakaknya telah tiba di depan apartemen Jin-ah. Jun-hee spontan, memencet passcode dan itu membuat kakaknya merasa heran, “Darimana kamu tahu kodenya?”

“Hmmm.. sebelumnya gak sengaja aku lihat Seung-ho..”

“Itu hal yg tidak baik.. gak boleh itu, mengintip passcode rumah orang lain...”


Mereka masuk dan mendapat sambutan hangat dari pemilik rumah. Tapi kelihatannya, Jin-ah selalu menunjukkan ekspresi gelisah..


Sembari mengambil bir dari kulkas, Joon-hee bicara dengannya, “Jangan begitu gugup”

“Kenapa? Aku kelihatan mencurigakan?”

“Iya, orang yang teliti begitu melihatmu pasti langsung tahu”

“Serius? Bagaimana ini?”

“Senyum saja. Kau 'kan memang suka senyum. Senyum yang manis...”


Kembali ke meja makan.. kini, Kyung-sun telah mabuk berat dan sibuk cerita tentang betapa menyedihak hidupnya. Tapi ama-lama, dia mulai membahas tentang Gyu-min..


Maka detik itu juga, Jin-ah buru-buru membekap mulutnya Kyung-soon, suapaya dia berhenti bicara..

Tapi kemudian, giliran ibu yg bahas tentang Gyu-min. Jin-ah merasa kesal dan dia menegaskan, bahwa ddirinay tak akan pernah bertemu dengan Gyu-min lagi!


Karena barusan dia minum, maka Joon-hee menelpon supir pengganti. Sambil menunggunya datang, dia berbincang dengan Sung-ho yg sepertinya sangat ingin tahu, tentang insiden apa yg sempat disinggung Kyung-soon tenang Gyu-man dan kakaknya.


Tapi, Jin-ah melarang Jun-hee berbicara dan mengajak Seung-ho untuk masuk kedalam saja..


“Kenapa dengan Lee Gyu Min?”

“Dia datang mencariku dan membuat onar. Dan ketahuan oleh mereka”

“Lain kali jika ada apa-apa, jangan lupa telepon aku!”

“Kau bukannya sibuk dengan kegiatan kuliah? Lain kali tidak akan terjadi lagi. Au sudah benar-benar putus dengannya..”

“Putus sih putus.. tapi yg terpenting, jangan samapi ada masalah lagi antara kalian..”


Jun-hee pulang dan membaringkan kakaknya yg telah terlelap di kasur. Sebelum pergi, Joon-hee dempat terdiam, menatap foto Jin-ah bersama dengan kakaknya.


Keesokan harinya, saat Jin-ah tengah bekerja.. sengaja dia pergi keluar, untuk mengangkat telpon dari Joon-he,

“Besok kau mau ngapain?”

“Besok adalah hari liburku. Jadi mungkin aku bakal tidur bermalas-malasan. Sisanya belum ada rencana. Kenapa? Kau ada rencana apa?”

“Daripada begitu...”

“Apa itu? Coba ceritakan..”

“Besok Noona ku mau berangkat ikut kegiatan OT selama dua hari. Mau main ke rumahku?”


Pertanyaan dari Joon-he, spontan mmebuat Jin-ah teriam... tak mampu berkata apa pun..


Keesokan harinya, dengan sangat gugup.. Jin-ah mengunjungi apartemen tempat tinggalnya Jun-hee. Sementara saat ini, Kyung-sun sendiri telah pergi dengan mengendarai mobilnya Jun-hee.


Jin-ah berlari melewati koridor.. berhenti di depan kamar Joon-hee, dia menarik nafas panjang, kemudian memencet bel.


Tak lama kemudian, Joon-hee membuka pintu, dan langsung tesenyum sambil bertanya, “Kamu datang?”

“Kamu yang memintaku datang....” jawab Jin-ah


Jun-hee lalu menarik Jin-ah masuk kedalam, dan pintu pun tertutup~~~~

4 komentar

  1. Unnie hwathing...di tunggu sinop selanjutnya yaw...

    BalasHapus
  2. Lanjut ep 5 ny, Terima kasih akhir ny nulis sinopsis drama ini :*, gpp wlw mulai dre ep 4, di tunggu2 kelajutan ny di blog Diana Recap lama kelanjutan part ny :( #JanganLama2 di tunggu sinopsis2 selanjut ny ;)

    BalasHapus
  3. Akhirnya lanjuut,,
    Semangat,,
    Tpi tolong lebih detail y,kaya nya byk yg kurang deh,,
    Maaf cerewt,hihii

    BalasHapus
  4. Akhirnya lanjuut,,
    Semangat,,
    Tpi tolong lebih detail y,kaya nya byk yg kurang deh,,
    Maaf cerewt,hihii

    BalasHapus


EmoticonEmoticon