4/28/2018

SINOPSIS Suits Episode 2 PART 4

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Suits Episode 2 BAGIAN 4


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: tvN
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Suits Episode 2 Part 3
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Suits Episode 3 Part 1

Yeon Woo mendapat petisi untuk penutupan situs web yang sudah semalaman ia kerjakan agar menjadi situs web nomor 1 . Da Ham bilang perusahaan besar tidak akan tinggal diam jika ada yang berusaha merusak citra mereka.


Da Ham memberikan kopi kepada Kang Seok dan melapor bahwa semua berita tentang kasus Min Sook yang Kang Seok berikan sudah ia rilis di koran, TV, dan jaringan berita kabel dan semuanya artikel teratas di setiap situs web. Yeon Woo bertanya apakah semuanya berjalan lancar. “Ikut aku. Kita bisa memeriksa dan melihat apa semuanya berjalan lancar,” kata Kang Seok.


Kang Seok membawa Yeon Woo ke Pengadilan Tinggi Seoul.


Pengacara Geumjeong Digitech merasa argumen yang diberikan Kang Seok atas kasus Min Sook tidak beralasan dan telah merusak harga diri klien dan perusahaannya. Hakim bilang yang ia tangani adalah kasus perdata dan ia tidak membenarkan tindakan Kang Seok yang menggunakan media untuk keuntungan sendiri.


Kang Seok memberikan map kosong kepada Hakim dan berkata bahwa pihaknya tidak punya cara untuk menemukan korban lain, saksi kunci atau saksi mata jadi media adalah satu-satunya cara yang bisa ia tempuh.


Hakim: “Jadi apa yang Anda inginkan?”
Kang Seok: “Daftar karyawan wanita yang dipecat atau mengundurkan diri ketika korban sedang bekerja disana.”


Kang Seok bilang dalam kasus pelecehan seksual, mereka akan mendapat serangan balik. Jadi mereka akan berpura-pura menyerah untuk maju dan mendapatkan daftar yang akan membantu mereka mengerjakan kasusnya. Ia bilang mereka bisa semakin mengalami kesulitan dan bertanya bagaimana pendapat Yeon Woo. “Sekarang giliran mereka untuk melempar dadu,” kata Yeon Woo.


Da Ham bilang disana sudah ada daftar karyawan dipecat, pensiun, catatan personil dari seluruh karyawan, slip gaji, dan bahkan rencana liburan pegawai Geumjeong Digitech. Yeon Woo bilang mereka mencoba membuang waktu mereka. “Mereka sudah melempar dadu. Jadi, mereka haru memindahkan setidaknya satu kotak. Kau bilang bisa menghafal semuanya. Ini tidak akan lama,” kata Kang Seok lalu pergi.


“Semoga berhasil, Yeon Woo,” kata Da Ham lalu pergi juga. Yeon Woo pasrah.


“Apa maksudmu dengan firma hukum?” tanya Se Hee di ponselnya. Cheol Soon bilang ia melihat tulisan Firma Kang & Ham di rumah dan bilang kalau ia akan mati kalau ia tidak berhasil menemukan barang yang dicarinya.


Cheol Soon bilang ia tidak tahu kenapa Yeon Woo bersembunyi di Firma Kang & Ham.


“Astaga..” keluh Yeon Woo setelah menyingkirkan satu dokumen tebal yang sudah selesai dibaca. Ji Na melihatnya, lalu duduk di depannya dan mulai membaca. Yeon Woo hanya tersenyum dan tidak berkata apa-apa.


Ji Na meminta maaf karena ia akan pulang lebih dulu. “Tidak apa-apa. Terima kasih untuk kemarin dan hari ini,” kata Yeon Woo yang mengantar Ji Na sampai ke depan kantor. Ji Na lalu berkata kalau jam tangan Yeon Woo sudah rusak. “Kau menyadarinya rupanya. Ada cerita di baliknya. Ngomong-ngomong, apa kau tertarik padaku seperti yang lain?” Ji Na tidak mengerti.


Yeon Woo: “Kurasa... kau tidak menyukaiku sejak pertama kali kita bertemu. Jika ada orang yang membencimu tanpa alasan, orang bilang setengah dari mereka pasti tertarik padamu sebanyak mereka membencimu.”
Ji Na: “Rekan-rekan lain mungkin merasa seperti itu. Maaf memberitahumu ini, tapi aku punya alasan jelas.”
Yeon Woo: “Apa?”


Se Hee berusaha menghubungi Yeon Woo, tapi tidak berhasil.


Se Hee ternyata berada tidak jauh dari kantor Firma Kang & Ham dan dia melihat Yeon Woo yang sedang bersama seorang wanita.


Keesokan paginya, Ji Na langsung ke ruang arsip, tapi Yeon Woo tidak ada disana. Ia lalu membaca selembar kertas yang ditandai oleh Yeon Woo.


Kertas itu bertuliskan ‘Alasan pemecatan: absen tanpa cuti’ atas nama Baek Eun Young.


Yeon Woo ternyata menemui Eun Young yang ia duga sebagai korban pelecehan seksual di Geumjeong Digitech. Eun Young bilang jika ia bersaksi, maka ia akan berakhir menjadi orang jahat. “Tidak. Aku berjanji bahwa kau akan dikompensasi atas kerugian,” bujuk Yeon Woo. Eun Young masih ragu. “Kami, tidak, aku.. Aku tahu kau khawatir karena tertutup padaku. Tapi tolong ketahuilah bahwa aku mengerti apa yang kau rasakan.” 


Di kantor, Kang Seok bertanya apakah Eun Young bersedia bersaksi atau tidak. Yeon Woo menjelaskan dengan bertele-tele, jadi Kang Seok mengulangi pertanyannya. “Dia akan bersaksi. Dia akan segera datang,” kata Yeon Woo. Kang Seok meminta Yeon Woo untuk menghubungi pihak Gemjeong Digitech dan melihat reaksi mereka.


Di ruang rapat, Yeon Woo menguatkan Eun Young yang tampak tegang.


Tidak lama kemudian Presdir Gemjeong Digitech datang bersama pengacaranya dan menatap Eun Young dengan remeh. “Kau bilang kau mengerti perasaanku. Kenapa dia..” bisik Eun Young cemas.


Pengacara lawan menyebutkan tempat-tempat Eun Young pernah bekerja sebelumnya dimana di salah satu tempat itu, Eun Young pernah digugat atas penipuan dan pemerasan. “Itu karena dia tidak membayar gajiku,” kata Eun Young membela diri. Pengacara lawan bilang itu karena Eun Young meminjam uang lebih banyak dan bahkan Eun Young mengancamnya akan menuntutnya atas pemerkosaan.


Mata Eun Young berkaca-kaca dan meninggalkan rapat. Yeon Woo mengejarnya.


“Pro bono? Kang Seok, kau tidak biasanya seperti ini. Kenapa kau mengambil kasus seperti ini?” tanya pengacara lawan lalu pergi bersama kliennya.


Kang Seok tidak suka dikalahkan seperti itu. Ia lalu menyadari bahwa Ha Yeon memperhatikannya dari ruang sebelah.


Yeon Woo berhasil mengejar Eun Young. Tapi Eun Young tetap menolak untuk bersaksi dan pergi. Yeon Woo lalu kembali ke kantor dengan langkah lesu.


Di dalam lift, Yeon Woo membaca pesan dar Se Hee, ‘Oppa sudah tahu. Mereka mungkin pergi ke sana’. Yeon Woo lalu menyadari bahwa dua preman itu berada dalam satu lift yang sama dengannya. Saat pintu terbuka, ia buru-buru keluar dan preman itu mengikutinya.


Di jalan, Yeon Woo malah berpapasan dengan dengan Kang Seok yang menyadari bahwa ada dua orang yang mengikuti Yeon Woo.


Yeon Woo akan pergi, tapi Kang Seok menahan tangannya.


“Kau siapa?” tanya Kang Seok yang membuat Yeon Woo terkejut.


Advertisement

3 komentar

aku suka sinopnya...gomawo

Semangat kakak, dramanya menarik sekali... 🤣🤣🤣

terima kasih ... sinopnya sdh di post ...


EmoticonEmoticon