5/03/2018

SINOPSIS The Great Seducer Episode 30 PART 2

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS The Great Seducer Episode 30 BAGIAN 2


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: MBC
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA  || SINOPSIS The Great Seducer Episode 30 Part 1

Shi-hyun pulang, dia melihat beberapa orang ajusshi tengah membawa keluar barang-barang dari kamar Tae-hee. Shi-hyun lanta bertanya, barang itu akan dipindahkan kemana?


“Entahlah. Di suatu alamat di Icheon. Kamu kenal penghuni di sini?”


Belum sempat Shi-hyun menjawabnya, tiba-tiba ponselnya berdering.. ada telpon masuk dari sekretaris Kim, yg mengabarkan bahwa operasi Tuan Kwon telah berjalan dengan lancar. Shi-hyun bilang, dia akan pergi kesana sekarang juga, namun Skeretaris Kim meminta Shi-hyun, untukistirahat saja dulu.


Ki-young dimarahi oleh ayahnya, karena pernikahannya yg telah dibatalkan..


“Ayah... Samyeong Foods sudah gila. Ayah tahu betapa aku dipermalukan?”

“Aku sudah mengajarimu untuk tidak bertindak gegabah tanpa alternatif! Jika kamu tidak punya kekuasaan, semua akan menjadi kesalahanmu walau kamu tidak melakukannya. Tidakkah kamu memahami itu saat mencabut tuntutan setelah putra JK memukulmu? Minta maaf kepada Samyeong Foods dan minta mereka mempertahankan pertunangan. Adakah tempat yang bisa kamu dapatkan dengan bakatmu tanpa dukungan Samyeong?! TIDAK ADA! Jadi, berhentilah, mengecewakanku lagi!”


Soo-ji mengunjungi kantor ibunya dalam kondisi yg kurang sehat. Dia disuruh minum obat, namun dia bilang. Dia hanya butuh istirahat.. Lagipula sebetar lagi, Se-joo akan datang menjemputnya.


Tak lama kemudian, masuklah sekretarisnya dr. Myung, yg bilang bahwa ada hal penting yg harus emreka bicarakan.


Soo-ji diminta pergi meninggalkan ruangan, sementara mereka berdiskusi mengenai insiden yg menimpa Anggota Dewan Kim, yg baru saja digeledah oleh pihak kejaksaan.. dan pastinya, sebentar lagi kantor ini pun akan diperiksa.


Soo-ji berjalan keluar.. di lobby, banyak oorang yg berkumpul menonton berita mengenai penangkapan anggota dewan Kim


Dan sesaat kemudian.. datanglah segerombolan petugas dari kejaksaan yg lansgung naik menuju ruang kerja dr. Myung.


Soo-ji bergegas kembali menemui ibunya, untuk bertanya, “Apa yang mereka katakan di berita? Apa-apaan ini?”

“Ibu akan diinvestigasi sebagai saksi, itu saja. Jangan khawatir, pulanglah...”

“Ini perbuatan JK, bukan? Ini bukan Ibu!”


Dr. Myung menyeret Soo-ji ke tempat yg agak sepi, kemudian mengatakan: “Ibu tidak melakukan kesalahan!”

“Ini ada hubungannya dengan JK sedari awal. Di mana mereka? Kenapa Ibu menghadapi semua ini sendirian?!”

“Ibu akan membereskannya. Tolong pulanglah..”


Sesaat kemudian, Soo-ji masuk ke dalam ruangan ibunya yg sekarang kondisinya sangat berantakan.. barang-barang berserakan tak beraturan. Bersamaan dengan itu, Se-joo datang..

Dengan suara lirih, Soo-ji berkata: “Ibu dan Si Hyun juga. Orang-orang yang kusukai terus menghilang...”

“Maafkan aku...”

“Kenapa kamu minta maaf? Kenapa kamu selalu meminta maaf? Kamulah yang berjuang paling banyak untuk kita bertiga. Tae Hee berharap aku menderita untuk waktu yang lama dan itu sungguh...”

“Berhentilah berpikir begitu. Ayo pulang beristirahat. Aku akan datang menemuimu besok...”

“Se Joo. Apa pun yang terjadi nanti, jangan minta maaf kepadaku. Aku akan sangat sedih jika kamu minta maaf...”


Ki-young tengah berdiri di depan hotel tempat markasnya Se-joo berada. Dia menelpon Kyu-jeong, memintanya datang kesini dengan alasan telah menemukan Hye-jung..


Sesaat kemudian, Kyu-jeong telah datang.. dan juga ada kakaknya Se-joo yg masuk bersama mereka. entah apa yg hendak dia lakukan, tapi dia membawa sebuah tongkat golf, lalu menelpon Se-joo menyruuhnya datnag kesini sekarang juga, atau markasnya aan dia bakar saja..


Hye-jung tengah menikmati makan malamnya dengan Joo-an. Dia bilang, “Aku bisa makan semua yang aku mau tanpa takut gemuk dan tidak perlu les juga. Ini adalah hari-hari paling bahagia di hidupku...”


“Hye Jeong. Kamu harus berjanji untuk pulang besok, mengerti? Berjanjilah...”


Sambil tersenyum riang, Hye-jung berjanji untuk pulang besok. Tapi tak lama kemudian, terdengar suara bel pintu..

Joo-an kira, itu adalah tukang delivery yg ingin mengambil piringnya kembali, maka dia pergi membukakakn pintu.


Betapa malang nasibnya, karena ketika pintunya dibuka.. kakaknya Se-joo lasngung menghantam kepalanya dengan tongkat golf, hingga membuatnya tak berdaya dan terkapar dilantai.


Hye-jung mendengar suara teriakannya.. dan dia benar-benar kaget sekaligus ketakutan ketika meliaht situsi yg baru saja terjadi~~
Advertisement


EmoticonEmoticon