5/10/2018

SINOPSIS Wok of Love Episode 1 PART 3

SINOPSIS Greasy Melo Episode 1 BAGIAN 3


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: SBS
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA  || SINOPSIS Wok of Love Episode 1 Part 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Wok of Love Episode 2 Part 1

Setibanya di altar pernikahan.. banyak tamu yg telah berkumpul. Acara pertama, adalah tukar cincin.. dan sebelum melakukannya, Seo-poong masih sempat mencukur janggot tipis sambil membelakangi para tamu.


Dengan lembut, Seo-poong memasangkan cincin di jari Dal-hee.. kemudian mencium pipinya. Berikutnya, giliran Dal-hee untuk melakukan hal yg sama..

Semua tamu, sontak berteriak meminta mereka untuk ciuman. Tapinya, Dal-hee seakan ragu.. dia tak bergerak sedikit pun..


Bersamaan dengan itu, Seung-ryong hadir diantara para tamu lainnya. Dia dan Dal-hee saling tatap entah apa maksudnya..


Seakan ingin membuatnya cemburu, Dal-hee langsung mencium pipi Seo-poong..


[ Satu Bulan Kemudian.... ]

Kita diperlihatkan sebuah arena tempat berlatih kuda. Ternyata.. disana-lah, Sae-woo tumbuh besar ditemani kuda kesayangannya yg setia menemaninya dikala suka mau pun duka..


[ Dan Sae Woo, usia 6 tahun ]


[ Dan Sae Woo, usia 10 tahun ]


[Dan Sae Woo, usia 17 tahun ]


Kuda peliharaannya bernama ‘Buster’, Sae-woo sangat menyayanginya melebihi apa pun. Meski baru seminggu tak bertemu, Sae-woo sangat kangen pada kudanya itu..


Saking dekatnya, Sae-woo sampai rela berbasah-basahan untuk memandikannya. Meski pasangannya bilang dia akan melakukannya, tappi Sae-woo melarangnya karena dia ingin melakukannya sendiri..


Sambil jalan diluar, Sae-woo bicara pada Buster.. Dia pun memperlihatkan undangan pernikahannya, “Datanglah kalau mau.. aku akan berdandan sangat cantik di hari itu. Bukan jerami dan wortel, disana kamu bisa makan prasmanan..” ujarnya riang


Berandai-andai kalau Buster berlari ke tempat pernikahannya, Sae-woo mengira.. mungkin akan butuh waktu sekitar 7 jam untuknya sampai disana..


Pasangannya Sae-woo tertawa, “Kalau kamu membiarkannya pergi.. kamu akan kena masalah sama orang kantor loh..” ucapnya


Di tempat pemandian, terlihat Chil-seong beserta para sobatnya tengah berendam air hangat bersama-sama. 


Gara-gara pertanyaan Chil-seon kala itu, sobatnya yg bernama Dong-sik (Kim Hyun-joon) jadi ikut penasaran dan mencaritahu data yg akurat, “Belakangan ini, sekitar 5 pasangan bercerai dari 100..” jelasnya

“Jadi bukan 5 dari 10?” tanya Chil-seong dengan wajah kecewa

“Bukankah itu bagus?” ujar Dong-sik, tapi Chilseon malah langsung menyimpratkan air ke mukanya.


Serentak.. para ajusshi bertato sayap, berdiri dan berjalan pergi meninggalkan Chil-seong seorang diri..


Sae-woo begitu senang, karena ayahnya memberikan uang dalam jumlah banyak sebagai hadiah pernikahannya. Dia turun dari mobil, sambil mengatakan bahwa uang itu akan dipakai makan-makan sampai membuat perutnya sangat kenyang....


Di depan sebuah kedai masakan China, nampak geng ajusshi bertatto sayap tengah berkumpul dan asyik memainkan drone-nya. Bersama mereka, ada seorang ahjumma aneh yg kelihatannya mabuk, tapi entah siapa dia dan kerjaannya apa..


Maeng-dal asyik memainkan drone-nya, tapi sobatnya nampak cemas.. takut, ada seseroang yg melaporkan tingkah ‘nakal’ mereka ini ke polisi. Ditambah lagi, bos mereka tengah berada di dalam kedai.. tapi Maeng-dal tak mempedulikan itu dan tetap asyik melanjutkan hal yg tengah dia lakukan.


Ketika tengah asyik menikmati jajjamyeong, Chil-seong dihampiri seorang nenek ‘gelandangan’ yg meminta dia untuk membeli permen karetnya. 


Karena tak punya uang di dompet, maka Chil-seong merobek selembar uang yg dijadikan wallpaper dinding.


Setelah menerimanya, si Nenek lansgung marah-marah.. dan dengan brutal, dia menjorokkan kepala Chil-seong ke mangkuk berisi jajjamyeong sambil berkata: “Kenapa memberiku uang palsu? Dasar kau pengganggu! Aku dengar tempat ini penuh  dengan gangster dan pelacur! Ini adalah sarang penjahat! Apa kau ingin menipu wanita tua yang akan segera mati?!”

Chil-seon tak marah, dengan santai dia hanya bilang: “Datanglah lagi besok..”

“Omong kosong kau! Aku akan mati besok!” tukas si nenek


Setelah menerbangkan drone-nya kesana-kemari, tak sengaja mereka melihat kondisi Restoran masakan China yg sangat terkenal di hotel sebrang, yg katanya memiliki makanan yg paling lezat. 

Namun anehnya.. restoran itu sangat sepi, “Tidak ada seekor lalat pun. Apa mereka tidak waras? Tempatnya sepi kayak restoran kita. Hidup itu adil. Bukan makanan kita yang buruk. Memang orang-orang berpikir makanan Cina terlalu berminyak belakangan ini...”


Si ahjumma tak tertarik dengan percincangan mereka, maka dia pun berjalan pergi begitu saja.. 


Ternyata.. restoran itu sepi, karena ada yg reservasi dalam jumlah besar, makanya para koki tengah sibuk memasak berbagai hidangan di dapur  mereka.


Mereka semuanya, bekerja dengan sangat kompak dan semangat, dibawah pimpinan Master Wang yg menganggap bahwa potong-memotong merupakan hal yg penting dalam masakan China.


Sementara Seo-poong.. dia berpendapat beda, karena menurutnya rasa pedas yg berapi-api adalah kunci utama masakan China...
Comments


EmoticonEmoticon