5/11/2018

SINOPSIS Wok of Love Episode 4 PART 1

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Greasy Melo Episode 4 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: SBS
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA  || SINOPSIS Wok of Love Episode 3 Part 3
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Wok of Love Episode 4 Part 2

Suasana makin memanas, Seung-ryong tak terima anak buahnya dituduh, maka dia berkata: “Perlu kita melihat rekaman CCTV? Kita lihat apakah ada pencuri di antara bawahanku. Atau mungkin ada pencuri di antara pegawaimu!”

“Tidak, aku sungguh tidak mengambilnya. Aku tidak mencuri 10.000 dolar...” sanggah si pegawai dengan begitu gelisah


Chil-seong akhirnya buka suara: “Tunggu sebentar! Pak, bolehkah aku mencari pencuri itu? Ada titik buta yang tidak bisa ditangkap CCTV!” ucapnya sambil menunjuk ke arah si pencuri

“Kamu punya bukti bahwa dia pencurinya?”

“Dia tidak akan mau mengaku, maka akan kutunjukkan sendiri!”


“Jika kamu ingin menemukan bukti yang tidak ada itu, silakan mencarinya setelah melawan semua bawahanku!” ujar Seng-ryong yg kemudian berjalan pergi

“Baiklah. Berikan aku 3 menit. Aku hanya butuh 3 menit!” tukas Chil-seong


Sebelum berkelahi, Chil-seong masih sempat mengkhawatirkan Sae-woo: “Ini akan berbahaya, jadi, tunggulah di dalam kamar pas..” suruhnya


Perkelahian hebat pun terjadi.. Chil-seong yg hanya seorang diri, begitu kelalah dan kerepotan untuk melawan beberapa ppria bertubuh besar..


Dalam ruang pas, Sae-woo mengintip baku hantam diluar.. dan waktu terus berjalan, artinya acara pernikahannya pun semakin dekat: “Astaga, aku tidak bisa menunggu!”


Bermodalkan neka, Sae-woo keluar membantu Chil-seong melawan para pengawal yg sangat brutal itu.. dan ajaibnya mereka berhasil..


Berikutnya, mereka berdua bergegas pergi menuju ruang sepatu untuk mengambil sepatu untuk mempelai pria..


Bersamaan dengan itu, para pengawal datang untuk menghajanya lagi.. tapi sekarang, Chil-seong sangat gesit dan bisa mengalahkannya dengan sangat enteng.


Karena diminta secara baik-baik tak mau nurut.. akhirnya Chil-seong sengaja merobek celana si pencuri hingga membuat cincin itu lasngung terjauh ke lantai..


Dengan bangga, dia mengembalikannya kepada pemilik toko.. dan kejadian itu, pastinya membuat Seung-ryong merasa malu bukan main..


Namun dengan gaya angkuhnya.. dia berusaha keras mengontrol emosi, dan hanya bisa bilang maaf atas insiden ini kemudian berjalan pergi..


Chil-seong tersenyum puas, “Hanya tiga menit, ‘kan..” ucapnya bangga


Terakhir, kepada Sae-woo dia berkata: “Berhentilah muncul di kehidupanku mulai sekarang...”


Kembali ke hotelnya, Seung-ryong langsung memerintahkan para pengawalnya untuk menyingkirkan si pencuri!


Master Wang menghampirinya, “Poong ingin bicara empat mata di kantor Anda”jelasnya

“Sungguh? Kalau begitu aku akan mendatangi bedebah itu!” ujar Seung-ryong


Masuk ke dapur, Seung-ryong langsung berkata: “Semuanya, keluar! Aku tidak ingin ada orang masuk sebelum kusuruh. Aku ingin semuanya ada di luar restoran. Para direktur bisa rapat di bawah..”


Maka tanpa bertanya apa pun, seluruh personil dapur pergi meninggalkan ruangan..


Seo-poong sangat emosi.. dia ingin menghajar Seung-ryong, tapi kekuatan mereka tak setara, hingga akhirnya malah Poong yg terkena tonjokan keras.

“Bedebah! Kamu manusia? Kamu laki-laki?!”

“Jika aku bukan pria maupun manusia, jadi, Dokter Seok mencintai binatang?”

“Tutup mulutmu!”


“Aku tidak ingin bertengkar di hotelku. Yang semalam itu kamu, bukan? Kami ketahuan, bukan?”

“Aku tidak ingin berpisah darinya, jadi, itu hanya peringatan kecil”

“Kamu harus tahu kapan harus mengakhiri dan kapan mengucapkan perpisahan”

“Berkat orang tuamu yang kaya, sudah tiga bulan kamu ditunjuk sebagai CEO hotel ini. Tapi selama 10 tahun terakhir, aku melakukan yang terbaik dan bekerja lebih dari 10 jam tiap hari bahkan tanpa tidur yang cukup. Tidak sepertimu, sulit bagiku untuk meninggalkan tempat ini!”


“Aku bekerja sangat keras agar pantas menjadi kepala koki dari dapur kecil ini. Aku memotong dan memasak seperti orang gila agar aku bisa dengan bangga menjadi koki nomor satu. Tapi kamu hanya datang ke hotel dan berolahraga seharian. Lalu kamu makan masakanku. Kamu hanya berolahraga!”

“Dasar bedebah. Beraninya kamu bicara denganku seperti itu. Maksudmu aku tidak berbuat apa-apa selain berolahraga?!”


Tak mampu meredam emosinya, mereka berdua akhirnya bertengkar hebat.. saling hantam.. tapi sama seperti sebelumnya, lagi-lagi Poong yg menjadi korban dalam perkelahian ini...
Advertisement


EmoticonEmoticon