6/13/2018

SINOPSIS About Time Episode 1 PART 1

Advertisement
SINOPSIS About Time Episode 1 BAGIAN 1


scene01171

Pada suatu hari yg cerah.. dalam sebuah bus, terlihat Choi Michaela (Lee Sung-kyung) tengah bersenandung.. berlatih menyanyikan sebuah lagu yg biasanya dipakai untuk teater musikal..


scene01496

Di waktu yg bersamaan, kita melihat pasangan suami-istri yg tengah dalam perjalanan ke suatu tempat, dan si suami yg menyetir mobilnya. 

Sang istri merasakan hal yg aneh, “Kok aku merinding gini yaa? Apa aku ini sedang sakit???”

“Mana mungkin kamu tidak sakit? Kamu kelelahan karena memasak, lalu membawanya sendiri jauh-jauh kemari...” tukas si suami dengan ketusnya

“Aku tidak punya pilihan lain. Kamu terlalu sibuk untuk pulang, jadi, aku harus membawakan makanan untukmu... Anehnya, aku makin merindukanmu karena hari ini kamu berulang tahun...” tutur si istri

“Apa pentingnya acara tahunan?” ujar si suami dengan dinginnya


scene02146

scene02341

Si istri tertawa, “Bukankah kamu senang aku di sini?” godanya

“Sejak kapan kamu menjadi begitu menggemaskan?” ujar si suami sambil tersenyum lepas


scene02406

scene02471

Tiba-tiba.. terjadi sebuah tabrakan beruntun di hadapan mereka, yg memaksa si suami untuk membanting setir hingga mobilnya menabrak pembatas jalan dengan cukup keras.


scene03056

Kecelakaan itu, menutup jalan raya hingga membuat kemacetan yg cukup parah. Kebetulan, bus yg ditumpangi Micahela melewati jalanan itu, maka terpaksa dia pun turun, untuk melihat apa yg tengah terjadi..


scene03251

Sejenak dia berdiri.. memerhatikan suasana di sekelilingnya dengan sesekali menghela nafas yg cukup panjang. 


scene03511

Dia melepas kacamata hitamnya, lalu berjalan perlahan.. melewati satu-persatu korban yg tengah mendapatkan pertolongan. 


scene04291

Para petugas medik, belarian memeriksa korban untuk segera melakukan tindakan triase (menentukan prioritas pasien yg akan ditolong. Tanda Merah=sangat darurat, Kuning=darurat, hijau=standar, dan hitam=sudah meninggal atau sekarat)


scene04551

Sambil terus melangkahkan kakinya, terdengar suara hati Michaela yg bercerita: “Aku bisa melihat sisa waktu hidup seseorang...”


scene04876

Korban yg kelihatannya terluka parah, banyak yg memiliki sisa usia lumayan panjang.. hingga berpuluh-puluh tahun lamanya. Namun, salah satu petugas medik yg memberikan pertolongan, ada yg hanya memiliki sisa usia dalam hitungan hari saja.. Miris memang, tapi itulah kenyatannnya.


scene05981

Langkah Michaela, terhenti dihadapan pasangan suami-istri yg sebelumnya kita lihat.. si suami, marah-marah, karena bemper mobilnya rusak parah. Meski demikian, dia tetap sangat mempedudlikan istrinya yg mendapatkan sedikit luka lecet di tangan.

Karena petugas medik sedang pada sibuk, Michaela membantunya dengan memeberikan plester yg kebetulan dia bawa dalam tas-nya.


scene06176

Sambil memasangkannya, Michaela berkata: “Suami Anda pasti sangat mencintai Anda. Anda tahu perangai pria. Mereka berteriak saat menyukai kita dan saat merasa cemas...”


scene06696

scene06761

Tak sengaja, Michaela melihat sisa usia si suami, yakni: “1 menit 42 detik”

Dengan mata yg mulai berkaca-kaca, kepada si suami Micahela berkata: “... ‘Aku sangat cemas.. Jangan sakit. Terima kasih. Aku mencintaimu’ ... Seharusnya Anda mengatakan itu kepadanya tanpa menggerutu...”


scene07151

Menatap mata si istri, dia pun bertanya: “Anda pasti sangat memahami perasaannya, bukan?”

“Tentu saja, aku paham..” jawabnya sambil tertawa lepas


scene07541

Tiba-tiba, si suami memegang dadanya dan mengerang kesakitan.. hingga dia tak mampu berdiri dengan tegap. Si istri panik, dan langsung berteriak meminta pertolongan medik. 


scene07866

Namun Michaela malah menyuruh si istri untuk tetap berada disini, menemani sang suami.. dia bahkan, menyatukan tangan mereka.. membuatnya bergenggaman.


scene08451

Dengan suara yg tergagap, si suami berkata: “Sepertinya aku tidak pernah mengatakan ini kepadamu. Terima kasih.. karena telah menjadi istriku...”


scene09231

Selang beberapa detik, si suami lantas memejamkan matanya, tak sadarkan diri. Si istri panik... dengan suara lirihnya, dia berteriak, mencoba untuk membangunkan suaminya, sembari memanggil medik.


scene09686

scene10011

Michaela hanya diam.. memerhatikan mereka dengan tatapn penuh kepedihan. Dia pun melihat sisa waktu milinya sendiri, yakni: “167 hari, 3 jam, 14 menit, 8 detik”


scene10596

[ A Moment I Want To Stop: About Time Episode 01 ]


scene10856

Via telpon... Michaela (sebutnya Mi-ka aja yaaa), mengobrol dengan sahabatnya, yaitu Sung-hee (Han Seung-yeon). Dengan ceria, dia menceritakan jadwalnya hari ini, yg begitu padat dengan pekerjaan paruh waktu serta audisi dan acara teater-nya.

“Kamu sesibuk artis. Kamu sudah siap untuk audisi?”

“Semuanya, mulai dari suara hingga pakaianku, dalam kondisi terbaik! Pokoknya, hari ini kamu akan membelikanku bir dan ayam goreng untuk menyelamatiku karena lolos audisi!”


scene11766

scene11831

“Jika kamu mendapatkan peran itu, aku akan mengadakan pesta untukmu di restoran ayam!”

“Sungguh? Maka hari ini aku akan lebih bekerja keras!”

“Tapi kamu tidak perlu memaksakan diri...”

“Aku hanya akan membuat mereka terpikat!”

“Buatlah para juri terpana dengan suara luar biasamu. Cara itu pasti berhasil. Semangat!”


scene11896

scene11961

Berjalan dengan memabwa sebuah koper, Mi-ka yg tengah berada di Rumah Sakit, memasuki salah satu ruangan.. tempat seorang wanita dirawat.

Dengan ceria, Mi-ka menyapanya: “Haloo.. Nyonya Oh So-nyeo..”

“Astaga. Mi Ka, kamu datang! Kamu tahu berapa lama aku menunggumu?!” jawabnya dengan sangat antusias

“Benarkah Anda menungguku?”

“Sungguh. Aku sangat ingin bertemu denganmu!!!”


scene12351

Mi-ka duduk, lalu mengeluarkan isi koper yg isinya berbagai macam kosmetik dan vitamin kecantikan. Nampaknya, ini adalah pekerjaan paruh waktu yg dia maksud tadi..

Dengan bersemangat, Bu Oh mengambil semua barang yg dibawa Mi-ka. Kemudian dia minta bantuan: “Kamu harus meriasku. Aku mengundang seseorang untuk kuperkenalkan kepadamu. Aku pernah menceritakannya... Kamu tidak ingat, Pak guru Park itu loh? Hmmm... Kami memutuskan... Maksudku, kemarin hari pertama...”


scene13456

scene13521

“Astaga! Dia kekasih Anda?!” ucap Mi-ka, yg lansgung tertawa cekikikan, membuat Bu Oh menggerutu: “Kenapa kamu tertawa? Kamulah yang menyuruhku melakukan apa pun yang kuinginkan”

“Aku hanya bangga kepada Anda. Lagi pula, romansa lansia itu unik...” jelasnya, yg kemudian menegaskan bahwa dirinya akan merias Bu Oh, hingga keliahtan 10 tahun lebih muda.


scene14431

“Sungguh? Aku merasa seperti penipu dengan mengurangi 10 tahun. Jadikan tujuh tahun saja..” ucapnya sambil ketawa cekikikan

“Menurut peraturan perusahaan kami, aku harus menarik biaya tambahan untuk layanan riasan...” celetuk Mi-ka (bercandaaa)

“Astaga. Jika tampak cantik, aku bahkan akan memberimu bonus!” balas Bu Oh


scene15211

Tepat setelah riasannya beres, terdengar suara ketukan pintu.. lalu masuklah Pak Guru Park dengan membawa sebuket bunga cantik. 

“Kamu bilang akan datang di sore hari...” ucap Bu Oh sambil tesipu malu

“Sebenarnya, temanku dirawat di sini setelah terserang strok. Aku berkunjung lebih awal agar bisa menemui kalian berdua...” jelas Pak Park


scene15796

scene15861

scene15991

Bu Oh menyuruh Mi-ka mengambilkan teh, dan pada momen itu.. tak sengaja, Mi-ka melihat sisa waktu Pak Park, yakni: ‘67 hari 14 jam...’, sementara Bu Oh: ‘2 tahun 29 hari’

Mi-ka terdiam sedih.. sementar Bu Oh masih terus tersenyum sumringah. Tak lupa dia pun mengenalkan Mi-ka pada Pak Park, “Dia temanku yang sudah seperti cucuku...”


scene16251

“Tidak kusangka kamu punya teman muda seperti dia. Berapa usiamu?” tanya Park 

“Tahun ini usianya 31 tahun. Dia sangat muda dan cantik...” jawab Bu Oh

Advertisement

1 comments:

Sepertinya menarik utk diikuti....
Ide cerita yg tdk lazim...
Semangat dahlia aq akn setia mensnti coretan2mu...
😄😄😄


EmoticonEmoticon