6/13/2018

SINOPSIS About Time Episode 1 PART 3

Advertisement
SINOPSIS About Time Episode 1 BAGIAN 3


scene34386

Audisi untuk teater musikal berjudul ‘Moonlight Romance’ dimulai.. satu persatu, peserta naik ke atas panggung untuk menunjukkan talenta mereka.


scene34581

scene35296

scene35361

Salah seorang juri panel, menanyakan pendapat pria muda yg menjadi juri tamu disana.. dan pendapatnya terdengar begitu sinis, “Membosankan... Biasa saja....” ucapnya

“Aku tahu mereka memang tidak seandal aktor Broadway...”

“Tidak masalah jika Anda menyukai mereka... Aku hanya juri tamu. Pendapatku tidak penting...”


scene35491

Sikapnya itu, membuat juri yg perempuan merasa kesal.. tapi dia tak bisa mengungkapkannya dan hanya bisa mendumel dengan suara pelan, “Kasar sekali..” ungkapnya


scene36076

scene36726

Peserta berikutnya yg naik panggung adalah Mi-ka.. Dan bersamaan dengan itu, Dong-hoon berjalan memasuki ruang teater.

Penampilan Mi-ka berhasil memukau semua penonton.. suara yg merdu, membuat orang-orang betah mendengar nyanyiannya.


scene39066

scene39261

Ketika penampilannya usai, si juri tamu lansgung mengomentarinya: “Penampilanmu menarik. Suara dan teknikmu melampaui dugaanku. Tapi kenapa aku merasa lagu yang kamu nyanyikan hanya kebohongan? Belakangan ini kamu tiak pernah ‘pacaran’, bukan? Kamu tidak pernah merasa kesulitan tidur karena menyukai seseorang... Padalah karakter Sally dalam teater ‘Moonlight Romance’, menyukai karakter Ji Hoon. Dia menyukainya secara diam-diam. Ini bukan soal memamerkan bakat bernyanyimu, tapi menyampaikan rasa cintanya kepada dia. Aku banyak berkomentar karena suaramu sangat bagus. Aku menantikan mendengar lagumu lagi dengan segenap jiwamu kali lain....”

Tak ingin menyia-nyiakan kesempatan, Mi-ka bertanya: “Bisakah aku mencobanya sekarang? Bukan lain kali, tapi sekarang! Aku akan menunjukkannya sekarang juga!”

“Apa yang bisa kamu tunjukkan?” 

“Aku akan melakukan apa pun!”

“Bagus... Anggaplah di aula ini ada pria yang diam-diam kamu sukai. Cobalah merayunya dengan segala cara. Aku akan memberimu waktu 30 detik...”


scene40561

scene40886

scene41471

Sejenak Mi-ka diam.. dia memerhatikan seisi ruangan, lalu matanya tertuju pada sosok Do-ha yg tengah berdiri tepat di antara bangku penonton.

Melangkah perlahan.. dia pun menghampirinya, menatapnya dengan penuh perasaan, lalu bilang: “Aku menyukaimu... Cha Ji Hoon (nama karakter di teater-nya)...”


scene41926

Tanpa rasa cangung sedikit pun, Mi-ka langsung mencium Do-ha dihadpan semua mata yg memandangnya..

Tentu saja, Do-ha kaget sekaligus marah: “Ada apa denganmu? Kamu gila, ya?” bentaknya


scene42836

scene42966

scene43161

Si juri tamu berdiri, lalu berkomentar: “Aku membanggakan keberanian dan semangatmu, tapi kamu tidak membuatku yakin. Misimu bukan soal mencium orang asing sambil memejamkan mata. Misimu adalah merayu Cha Ji Hoon...”

Meski tak mengatakan apa pun, namun tergambar jelas di wajahnya.. bahwa Mi-ka sangat sedih pada saat ini.


scene44006

scene44266

Setelah berganti pakaian.. MI-ka berjalan meninggalkan gedung, dalam kondisi tatapan yg begitu kosong. Meski Do-ha terus berteriak memanggilnya, dia seakan tak mendengarnya.. dia bahkan tak fokus dengan langkahnya, hingga membuat kopernya tak sengaja terjatuh, membuat barangnya berceceran.


scene44591

Saat merapikannya lagi, Mi-ka melihat kertas-kertas berisi lirik dan notasi lagu yg belakangan ini dia pelajari dengan sangat serius.. Perlahan, air matanya pun mulai menetes, tak tertahankan.

Do-ha menghampirinya, dan langsung bertanya: “Ada apa denganmu? Kenapa sikapmu tidak sopan? Kamu keterlaluan. Kamu mencuri mobilku, menculik, dan melecehkanku. Aku bisa menuntut!”


scene45436

Enggan membela diri, Mi-ka hanya berkata: “Maafkan aku. Aku sungguh meminta maaf...”

Setelah itu, dia mengembalikan kunci mobil Do-ha.. kemudian berjalan pergi, dengan langkah yg begitu lesu..


scene46866

Malam hari, Mi-ka duduk disebelah Sung-hee yg menatapnya dengan penuh rasa khawatir, “Kamu baik-baik saja?”

“Hari ini aku bernyanyi dan menari dengan maksimal. Semuanya berjalan lancar. Betapa aku akan sangat bahagia menyanyikan laguku sendiri di panggung? Menyebalkan... Kali lain aku akan melakukannya lebih baik. Pekan depan ‘Chemistory’ dan sepekan kemudian ‘The Last Empress’..” jelasnya

“Kamu akan terus mengikuti audisi?” tanya Sung-hee

“Aku melepas semua klienku kecuali Bu Oh. Aku akan berlatih seharian. Alih-alih Ensemble 1, 2, atau 3, aku akan mendapatkan peran yang terkenal seperti Permaisuri Myeongseong, Juliet, dan Helena. Tunggu saja...” ujarnya

“Apa rencanamu? Kamu bilang sisa waktumu tidak banyak...” tutur Sung-hee dengan intonasi sedih

“Kamu benar. Sisa waktuku tidak banyak...” ujar Mi-ka, samil melihat sisa waktu yg ‘tergambar’ di lengannya


scene47256

scene47581

scene47646

Dengan suara yg bergetar, Sung-hee bertanya: “Tapi kamu yakin soal jam ini? Kamu sehat bugar dari ujung kepala hingga kaki. Mana mungkin kamu mendadak mati 100 hari lagi? Karena ecelakaan yang tidak wajar? Kalau benar begitu, kamu bisa bersembunyi di rumah!”

Mata yg berkaca-kaca menahan tangis, Mi-ka menegaskan: “Jam ini tidak pernah berubah. Tidak pernah...”


scene48556

Semasa remaja, Mi-ka sempat berpikir, dia bisa mengubah takdir orang karena bisa melihatnya. Waktu itu, seroang anak kecil, tak sengaja menabraknya hingga membuat kacamata hitamnya terjatuh..


scene48751

scene48946

Saat Mi-ka mencoba untuk mengambilnya kembali, tak sengaja dia melihat sisa waktu anak itu.. yg ternyata hanya tinggal beberapa menit lagi..


scene49401

Dikira.. anak itu akan meninggal karena tertabrak tronton. Makanya, Mi-ka nekat berlari dan menghadang tronton itu..


scene49726

scene49921

scene50051

Tapi nyatanya.. jam itu tetap berjalan, dan anak itu terkapar di sebrang jalan.. pada akhirnya, dia meninggal, setelah tersedak permen~~


scene51156

Kembali ke realita, Sung-hee tak kuasa menahan tangisnya.. menyadari bahwa sahabatnya, tak memiliki banyak waktu yg tersisa untuk tinggal di dunia ini.

Mi-ka lantas menjelaskan: “Apa pun yang terjadi, itu di luar kendaliku. Memikirkan kenapa harus aku (yg memiliki kemampuan ini), membuatku marah dan frustrasi. Tapi aku tidak bisa bertindak apa pun..”

“Artinya kamu tidak bisa melakukan apa pun untuk...”


scene52326

Kembali mencoba bersikap optimis, Mi-ka menegaskan: “Aku akan mengikuti audisi dan mendapat peran dengan nama asli!”

“Apa gunanya melakukan itu?!”

“Sebenarnya banyak gunanya. Saat berdiri di panggung, bernyanyi, dan menari, aku melupakan jamku. Waktu seakan-akan berhenti. Kita kalah jika menyerah dan menangis. Aku akan berjuang. Coba lawan aku kalau bisa! Aku akan melakukan hal yang kusukai hingga akhir!”

“Kamu tahu aku membencimu?! Kenapa kamu harus begitu tegas dan berani!?” 

“Menangis berarti kalah, ingat? Berhentilah membuang energimu dan lebih fokus untuk mendukungku. Bagaimana jika kita bernostalgia dan bernyanyi bersama?”

“Tidak mau!”


scene53301

Tapi.. karena mi-ka terus menggodanya, maka Sung-hee akhirnya bisa melupakan kesedihannya. Dia mengelap air matanya.. kemudian bernyanyi dan menari bersama dengan Mi-ka.


scene53431

scene53691

Di taman rumahnya, Do-ha duduk melamun.. dia terus kepikiran pertemuannya dengan Mi-ka hari ini, yg membuatnya bertanya-tanya: “Siapa dia? Seharusnya aku yang menangis, bukan dia. Apa yang kulakukan hingga membuatnya menatapku seperti itu?”


scene54341

scene54536

Tak lama kemudian, datanglah seorang wanita cantik yg menghampirinya dan langsung berkata: “Hai, Sayang... Benar. Hari ini aku berdandan ‘ala’ Audrey Hepburn”, dia suka dengan dekorasi taman ini dan menyebutnya sangat cantik.

“Yang cantik adalah Bae Su Bong yang bisa mengalahkan semua bunga...” gombalnya

“Panggil aku Beth. Bukan Bae Su Bong, tapi Beth. Kita bersepakat untuk memanggilku dengan nama Inggris-ku...” 

“Aku tidak suka memanggilmu dengan nama yang juga dipakai orang”

“Semua jawabanmu hari ini benar dan suasana di sini bagus. Pasti ada acara khusus...”


scene56161

scene56226

Do-ha memberinya sebuket bunga cantik serta sebuah cincin yg indah, sambil berakta: “Mawar berwarna-warni artinya ‘impian yang terwujud’. Menikahlah denganku, Su Bong... Itulah impianku...”

“Kenapa?”

“Kenapa kamu bertanya begitu?”


scene56551

Su-bong menolak lamaran itu, “Lain kali, cobalah lebih giat. Mungkin akan kuterima cincin ini jika kamu tidak menyebutkan mimpimu...”

“Kamu keterlaluan. Kamu tidak mau berlian atau cincin safir. Apa yang akan membuatmu menerima lamaranku?”

“Seperti yang kukatakan. Aku kaya dan cantik. Siapa pun bisa tahu aku tidak kekurangan. Untuk bersepakat denganku, bawakan hal yang kubutuhkan. Kamu tahu, misalnya cinta...”

“Cinta? Tentu. Ya, aku mencintaimu. Aku jatuh cinta kepadamu..”


scene57266

scene57591

“Aku akan menerima cincin ini karena cantik...” ucap Su-bong yg kemudian berjalan masuk ke dalam rumah, meninggalkan Do-ha yg hanya bisa menggerutu heran: “Hei, Ratu Cincin! Berapa banyak lagi yang akan kamu koleksi? Kamu tidak berhati nurani, ya?!”


scene58436

scene58761

scene58956

Ketika makan malam bersama, Tuan Lee menunjukkan rasa perhatian yg sangat besar pada sosok Su-bong, yg dia harapakan untuk mejadi menantunya kelak..

“Sikap Nona Bae selalu manis. Kapan kamu akan menjadikan dia anggota resmi keluarga ini?” tanyanya pada Do-ha

Su-bong tersenyum, dan malah dia sendiri yg menjawab pertanyaan itu: “Dia melamarku lima kali, tapi kutolak karena aku harus memastikan sesuatu. Aku akan tetap menikahi dia sekalipun Anda mengusirnya tanpa uang sepeser pun...”

Lalu, dia bertanya pada Do-ha: “Apa yang akan kamu lakukan jika aku juga menghampirimu tanpa uang sepeser pun?”

Bukannya menjawab, Do-ha malah bertanya balik: “Kenapa kamu membayangkan hal mengerikan seperti itu?”


scene60776

Tak ingin membahas hal yg membuatnya bingung, Do-ha mulai menyinggung soal niatannya mengembangkan bisnis di bidang teater musikal. Meski ayahnya menyebut bidang itu sebagai hal yg tak menghasilkan keuntungan, tapi Do-ha tetap kukuh dengan keinginannya, “Aku pernah dikirim ke yayasan budaya karena tidak punya keterampilan, jadi, aku cukup tahu diri untuk berbisnis dengan uang itu. Aku berencana ke Tiongkok dengan bantuan Grup Seongrak..”

“Memangnya, mereka akan membantumu dengan hal remeh seperti musikal?”

“Ya. Aku akan menjadikannya mungkin sekalipun itu mustahil. Aku bisa melakukannya!”

Su-bong membela Do-ha dengan menagtakan: “Putri tunggal MJBC adalah tokoh utama dalam bisnis media yang sangat Ayah inginkan. Aku akan membawanya dengan berusaha sebisaku bersamaan dengan semua yang dia miliki..”


scene60841

“Berikan hasil kepada ayah, baik soal bisnis atau pernikahan. Ayah tidak akan membiarkan ada putri menantu lain yang tidak ayah setujui (nyindir istri kakaknya Do-ha). Ayah akan memberikan perusahaan ini kepada orang yang bisa membuktikan kemampuannya bagaimanapun caranya..” ujar Tuan Lee


scene60906

Advertisement


EmoticonEmoticon