6/12/2018

SINOPSIS Eulachacha Waikiki Episode 20 PART 1

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Laughter in Waikiki Episode 20 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: jTBC
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA  || SINOPSIS Eulachacha Waikiki Episode 19 Part 4


‘Selamat, Nona Han Yoona. Anda lulus ujian.. Detail dapat dibaca di laman web’

Begitulah isi pesan yg diterimanya, hingga membuat Yoona kegirangan bukan main,




Namun senyumannya, hilang seketika terdengar suara seorang pria yg menyapanya, “Hai.. Lama tidak bertemu”

Maka dengan suara yg tergagap, Yoona bertanya balik: “Hai. Kabarmu sehat? Kenapa kamu ada di sini?”

“Aku ingin meminta maaf. Meski, aku tahu aku tidak termaafkan..” ucapnya

“Tidak perlu, pergilah! Pergi saja!” tukas Yoona dengan ketusnya


Dong-gu kembali, dia pun lansgung bertanya pada Yoona: “Siapa dia? Ada apa?”

“Aku tidak tahu. Aku sungguh tidak tahu...” ujar Yoona



Beberapa saat kemudian, terlihat Dong-gu yg berdiri sendirian memangku Sol, sementara Yoona berbicara empat mata dengan pria itu.



“Maaf Yoona... Maafkan aku...”

“Kamu tidak perlu meminta maaf. Sol adalah putriku. Dia tidak ada hubungannya denganmu!”

“Aku akan bertanggung jawab. Aku akan bertanggung jawab atas segalanya...”

“Bertanggung jawab? Atas apa? Di mana kamu saat aku menderita? Teganya kamu mengatakan itu sekarang. Kamu tidak ada di sisiku saat setiap hari terasa sulit. Kamu tidak pernah menghubungiku. Ada seseorang yang menggenggamku selama masa itu. Kini aku mencintainya... Aku yang memutuskan untuk melahirkan Sol. Kamu tidak ada hubungannya dengan putriku. Kita telah berpisah. Anggap saja kita tidak saling kenal. Selamat tinggal.”


Kemudian Yoona berjalan pergi, sambil menggenggam tangan Dong-gu...


Setibanya dirumah, Jun-ki mengejar Seo-jin ke kamarnya untuk mempertanyakan keputusannya yg minta hubungan mereka berakhir..

a_13

a_14

“Kenapa tiba-tiba begini? Karena tadi aku melanggar janji? Atau karena skandal? Apa? Katakanlah agar aku mengerti...”

“Semuanya terasa berat. Kita jarang bertemu karena kamu sibuk. Kita tidak bebas berkencan. Segalanya berat, termasuk berahasia bahwa kamu pacarku”

“Baiklah. Jika begitu, aku akan beberkan kepada reporter. Akan kuperbaiki semuanya. Ini akan baik-baik saja”

“Jangan! Kariermu akhirnya lancar setelah kerja keras bertahun-tahun. Aku tidak ingin mengganggu...”

“Kamu menolak semua pilihan. Lalu aku harus bagaimana?”

“Aku juga tidak tahu! Tapi ini berat. Aku kecewa. Aku merasa menyedihkan. Kukira aku tegar. Ternyata tidak. Jun-ki oppa, Aku sedang tidak ingin melihat wajahmu. Bisa keluar dari kamarku? Keluarlah!”

a_15

a_16

Di ruang tengah, Du-shik tengah sibuk melanjutkan cerita Presiden dan zombie-nya, yg sangat aneh itu. Sementara Soo-ah duduk di sebrangnya, sambil baca majalah.. tapi diam-diam, dia terus meliriknya..

a_17

a_18

“Aku menyukai orang seperti dia? Kenapa?” gerutunya dalam hati, “Aku ratu kecantikan legendaris dari Huam-dong. Dia mengenakan celana olahraga dan menulis cerita di internet. Bong Du Shik yang seperti itu? Mustahil, tidak mungkin. Tentu saja tidak!” ujarnya

a_19

a_20

Du-shik sadar, kalau Soo-ah sedang memerhatikannya, “Kenapa kamu menatapku? Kenapa? Apa makin dilihat, aku makin tampan?” guraunya

“Jangan bercanda dalam hal tertentu. Candaan macam apa itu?!” tukas Soo-ah dengan gugupnya

“Memangnya candaan itu hal yang buruk?” tanya Du-shik secara baik-baik

Namun dengan ketusnya, Soo-ah berkata: “Sudahlah. Jangan mengajakku bicara, Bodoh!” 

“Lagi-lagi memanggilku bodoh. Memangnya aku bodoh? Apa aku terlihat bodoh?” keluh Du-shik, namun Soo-ah tak sempat menjawabnya karena dia buru-buru pergi masuk kamarnya.

a_21

Sesaat kemudian, pulanglah Dong-gu dan Yoona dalam kondisi wajah yg ebgitu murung. Ketika Du-shik tanya kenapa? Yoona tak memberikan dan lasngung pamit masuk kamar, katanya ingin beristirahat saja...

a_22

a_23

Ketika ditinggal berduaan saja, akhirnya Dong-gu cerita pada Du-shik, kalau barusan.. ayahnya Sol menemui Yoona.

“Apa?! Kenapa sungguh mendadak?”

“Entahlah. Aku tidak bisa menanyainya...”

“Kamu akan pergi sepekan lagi. Kamu pasti gelisah...”

a_24

a_25

Hari makin larut..di tempat yg berbeda, Dong-gu dan Yoona tengah merenungkan kejadian barusan..

a_26

a_27

Hal serupa terjadi pada Jun-ki dan Seo-jin. Mereka terdiam.. di depan laptopnya, namun tak bisa mengerjakan apa pun, karena sibuk memikirkan satu sama lain.

a_28

a_29

Ditengah kesibukannya membuat desain, Soo-ah tiba-tiba teringat pada kebaikan Du-shik selama ini.. yg membuatnya gelisah dan bertanya-tanya kepada dirinya sendiri: “Astaga, kenapa aku membayangkan Du Shik terus?”

a_30

Meski dokter telah melarangnya untuk minum terlalu banyak, namun pikiran tentang Du-shik terlalu mengganggunya hingga membuat Soo-ah nekat menengguk sebotol soju seklaigus...

Setelahnya, Soo-ah coba-coba mempraktekan cara ramalan cinta dari Jun-ki, untuk mengetes kecocokannya dengan Du-shik. Yg ternyata.. memberinya hasil kalau Du-shik punya perasaan yg lebih besar terhadapnya, yg tentunya membuat Soo-ah senang sekligus geli dengan sikapnya sendiri.

a_31

a_32

Keesokan paginya, Du-shik membangunkan Soo-ah yg tertidur lelap di shofa. Karena dengan kata-kata saja tak mempan, dia pun menggoyangkan badan Soo-ah dengan kakinya..

a_33

Soo-ah perlahan membuka matanya, sambil mengeluhkan perutnya yg terasa kurang nyaman. Du-shik bertanya: “Kenapa kamu tidur di sini? Hei, kenapa kamu minum-minum sebanyak ini?”

“Bukan urusanmu, Bodoh!”

“Hei. Kenapa memanggilku bodoh terus? Itu kekanak-kanakan!”

“Ya, aku kekanak-kanakan. Kamu keberatan?”

“Lupakan saja...”

a_34

Daripada berdebat, Du-shik memilih untuk beres-beres ruang tengah yg kondisinya sangat berantakan karena sampah kertas yg dibuang Soo-ah sembarangan di lantai..

a_35

Tak sengaja, Du-shik melirik tulisan di kertas berisi namanya dan nama Soo-ah, dia pun penasaran itu isinya apa?

a_36

a_37

Belum sempat melihatnya, Soo-ah buru-buru merebutnya, “Berikan. Ini milikku, dasar pencuri!” teriaknya ketus

“Kini aku pencuri?!”

a_38

a_39

Berlari masuk kamarnya.. Soo-ah mengehla nafas lega, “Untung, gak ketahuan..” ucapnya

Tapi ketika diperiksa.. ternayta dari semua kertas yg dibawanya, tak ada kertas yg berisikan ramalan cintanya~~

a_40

Di dapur, Yoona tengah mempersiapkan sarapan ketika Dong-gu datang dengan raut wajah yg lesu.. membuat yg lain bertnya apa tidurnya tak nyenyak semalam?

Du-shik pun menunjukkan raut wajah serupa.. tapi dia cerita, alasannya karena dia mendapatkan banyak makina dari Soo-ah, dipagi buta ini..

a_41

a_42

Tiba-tiba, Soo-ah muncul.. dengan ekspresinya yg panik, sibuk mencari-cari kertas ramalannya itu..

a_43

a_44

a_45

Tak lama kemudian.. datang lagi orang lain. Bukan penghuni Waikiki, tapi ayahnya Sol.. yg tentunya membuat yg lainnya kaget bukan main,

a_46

a_47

Soo-ah pamit sebentar untuk berbicara empat mata dengan ayahnya Sol..

“Sudah kubilang anggap kita tidak saling kenal. Sudah tidak ada yang bisa kamu ubah”

“Aku tidak memintamu menerimaku kembali. Aku tidak berhak untuk itu. Tapi meski begitu, aku tetaplah ayahnya Sol. Aku malu mengatakannya, tapi aku ingin menebusnya kepada Sol dan dimaafkan olehmu. Tidak bolehkah?”

“Tidak boleh! Akan kukatakan sekali lagi. Sol adalah putriku. Dia tidak ada hubungannya denganmu. Jadi, jangan pernah muncul lagi!”

a_48

a_49

Sebelum pulang, ayahnya Sol pamit pada penghuni Waikiki lainnya.. tapi sangat mengejutkan, karena tiba-tiba Sol mengucap kata ‘Ayah’

a_50

a_51

a_52

“Wow... Dia tidak pernah mengatakan itu, sekeras apa pun upaya Dong Gu”

“Konon, ikatan keluarga lebih erat daripada hubungan lainnya. Sepertinya benar. Bukan begitu?”

a_53

Dong-gu nampaknyabegitu sedih dan kecewa. Dia pun pamit untuk pergi menyendiri di ruang favoritnya..

a_54

a_55

Ketika yoona menghampirinya, Dong-gu berusaha bertingkah seolah dia tak gelisah seikit pun dan mengatakan kalau dirinya baik-baik saja....
Advertisement


EmoticonEmoticon