6/26/2018

SINOPSIS Suits Episode 5 PART 4

Advertisement
SINOPSIS Suits Episode 5 BAGIAN 4


Setelah kembali ke kantor Kang Seok, Yeon Woo berkata bahwa ia merasa kasihan walaupun para korban itu adalah lawan mereka. Kang Seok mengatakan bahwa perusahaan farmasi akan bangkrut saat orang mulai meragukan keamanan obat mereka.


Yeon Woo bilang mereka harus mengganti topeng di saat yang diperlukan dan kliennya adalah yang terpenting. Kang Seok menganggukkan kepalanya dan berkata, “Atur pertemuan dengan Lee Jin Seok besok pagi. Kita harus menjaganya lebih dulu.”


Sementara itu, Jin Seok membuka pintu rumahnya lalu dua orang bermasker langsung menerobos masuk dan menjatuhkannya. Pria tidak dikenal itu menahan kepala Jin Seok di lantai. “Kau siapa?” tanya Jin Seok ketakutan.


Sebuah kapak diarahkan tepat di depan wajahnya sehingga tubuh Jin Seok gemetar hebat karena sangat takut. Tidak lama kemudian, kedua pria itu pergi.


Namun ternyata, putri Jin Seok melihat kejadian itu dan terlihat shock. Jin Seok menatapnya dengan sangat khawatir dan sampai menangis.


Keesokan paginya, Jin Seok menceritakan kejadian ancaman yang menimpanya. Yeon Woo menyarankan Jin Seok untuk meminta perlindungan Polisi demi keamanan putrinya. Tangan Jin Seok masih gemetar dan terus melihat sekeliling karena masih merasa terancam.


Jin Seok: “Pagi ini, seseorang bilang mereka akan membereskannya. Mereka menyuruhku melakukan apapun yang kumau.”
Yeon Woo: “Membereskannya?”


Jin Seok mengangguk, sedangkan Kang Seok dan Yeon Woo saling bertatapan serius. Kang Seok menganggukkan kepalanya, lalu Yeon Woo pergi lebih dulu.


Mereka kemudian sampai di tempat dimana beberapa korban Kimia Noxi berkumpul. Jin Seok berpamitan lalu bergabung bersama rekan-rekannya. Kang Seok menatap para korban yang ada di sekelilingnya. Terdengar suara seseorang yang meminta agar mereka bubar.


Kang Seok kemudian melihat David yang sedang berdiri di lantai atas sambil tersenyum licik. Ia pun menghampirinya. Kang Seok yakin bahwa David adalah orang dibalik ini semua. Ia bertanya apa yang David lakukan kepada para kliennya. Ia juga merasa yang dilakukan David adalah sebuah serangan dan tindak kejahatan.


Kang Seok berkata bahwa tidak pernah ada konflik langsung dengan para korban dan ia kesal karena  David mengumpulkan para penggugat tanpa persetujuannya. Ia bertanya apakah itu cara yang dilakukan David di Amerika


“Tidak. Bahkan di Amerika, menghubungi klien lawan itu ilegal. Tapi bukan berarti aku tidak bisa bicara denganmu,” kata David santai. Kang Seok bertanya apa maksudnya. David lalu berkata dengan suara keras, “Pengacara Choi Kang Seok!”


Para penggugat yang ada di lantai bawah mendengar suara David dan menoleh ke atas. David melanjutkan perkataannya, “Untuk semua klienmu, Kimia Noxi bersedia mengkompensasi setiap orang dengan 10.000 dollar.” Para penggugat mulai berbisik. “Jika ada orang yang mau menerima tawaran itu, beritahu aku. Jika ada yang menolak, katakan pada mereka bahwa kami punya uang dan waktu, meskipun kita tidak tahu berapa lama ini akan berlangsung. Tolong sampaikan pesan itu pada mereka.”


David lalu melemparkan kartu namanya ke lantai bawah dan mulai bicara dalam Bahasa Inggris. “Semua orang ingin menjadi Jaguar, tapi kebanyakan dari itu, mereka hanya Hyena. LIhat,” ujarnya angkuh.


“Yang kulihat hanya ada satu Hyena disini,” kata Kang Seok sambil menatap tajam pada David. Ia bilang permainan ini sekarang menjadi perburuan.


“That’s what I’m talking about,” kata David sambil memukul pelan bahu Kang Seok. “Orang terbaik harus mencoba yang terbai dan melempar pukulan terbaiknya,” lanjutnya dan kali ini sambil menyentuh dasi Kang Seok.


Kang Seok melepaskan tangan David dan berkata, “Tidak. Mulai sekarang, aku akan melempar dengan pisau dan tombak.” Kang Seok lalu pergi dan Yeon Woo mengikutinya.


Yeon Woo mengatakan bahwa mereka selangkah di belakang dan kali ini Kang Seok mengakui bahwa gaya permainan David mirip dengannya. Tapi ia tetap tidak mau dibilang sama dengan David dan memperbolehkan Yeon Woo menyampaikan pendapatnya.


“Kita harus mengubah sudut pandang. Strategi David adalah mempertimbangkan apa yang akan Anda lakukan di situasi yang sama. Itu sebabnya dia selalu selangkah lebih maju,” kata Yeon Woo yang juga mengatakan bahwa sekarang Kang Seok harus mulai berpikir seperti David. Kang Seok menyimpulkan bahwa itu berarti dia harus melakukan pendekatan yang biasanya tidak dia buat.


Yeon Woo: “Good.”
Kang Seok: “Kau gila? Tetap begini dan aku mungkin akan memecatmu.”


Kang Seok kembali menemui Jay yang langsung memberikan rekaman pembicaraan David, yang sebelumnya ditolak oleh Kang Seok. Jay tahu walaupun ia bertanya, Kang seok tidak akan memberitahukan alasannya berubah pikiran. Kang Seok bilang ia belum tahu apakah akan menggunakan bukti itu atau tidak dan akan mengeceknya dulu. Ia bertanya apakah ia perlu minta maaf pada Jay.


“Akan memakan waktu lama. Itu bukan cara seorang profesional bermain,” kata Jay yang tidak membutuhkan permintaan maaf dari Kang Seok lalu pergi lebih dulu sambil tersenyum sendiri.


Di dalam mobil, Kang Seok mendengarkan rekaman itu dengan sangat serius dan sesekali memicingkan matanya.


Sesampainya di kantor, Kang Seok berkata bahwa dia akan mengurus David, sedangkan Yeon Woo akan menangani Pengacara Jang. Yeon Woo ingin menolak, karena ia sedang sibuk mempersiapkan persidangan tiruannya. Tapi Kang Seok tidak peduli dan malah menambah tugas dengan menyuruhnya mencari tahu apakah benar kerusakan hatikorban diakibatkan obat Farmasi Yumi.


Ha Yeon kemudian masuk dan bertanya kenapa kesepakatan damai di Kimia Noxi dan Farmasi Yumi berubah menjadi perlawanan. Kang Seok bilang mereka harus siap dengan pilihan apapun. Yeon Woo diam-diam akan pergi, tapi Ha Yeon tiba-tiba mengambil berkas yang ada di tangannya. Ha Yeon membacanya dan tidak setuju jika harus menghadirkan pasien sekarat di persidangan. “Untuk siapa kau seperti ini? Aku atau CEO Kim? Sejak kapan Firma Kang & Ham menjadi tempat peduli dan simpati? Dan juga kau, berapa lama lagi kau akan berdiiri disana?” kata Kang Seok pada Ha Yeon dan Yeon Woo sekaligus. Yeon Woo lalu pamit pada Ha Yeon karena harus menghadiri persidangan tiruan. “Aku ingin tahu apa kau membuat pernyataan sebelumnya sebagai mantan istri klien atau perwakilan firma kita?” tanya Kang Seok lagi.


“Buat kesepakatan,” kata Ha Yeon serius.


Yeon Woo sampai di ruangan persidangan tiruan dan melihat Ji Na sedang duduk bersama Pengacara Seo sambil mendiskusikan kasus mereka.


Ha Yeon terkejut ketika Kang Seok berkata bahwa ia ingin menggunakan uang perusahaan untuk kasus Kimia Noxi. Kang Seok mengatakan kemungkinan sepertiga dari jumlah korban akan menerima tawaran kompensasi 10.000 dollar malam ini. Ia bahkan rela menggunakan uangnya sendiri.


Ha Yeon yang berperan sebagai hakim masuk ke ruang persidangan tiruan dengan disambut tepuk tangan. Ia membuka sidangnyadan bertanya apakah perwakilan penggugat dan korban sudah siap. Yeon Woo berkata bahwa mereka sudah mencapai kesepakatan damai sebelum persidangan dimulai.


Tapi kemudian Pengacara Seo berdiri dan berkata, “Yang Mulia. Kami siap untuk melanjutkannya.” Ia kemudian menatap Yeon Woo dan menahan senyum liciknya. Yeon Woo terkejut. Ha Yeon bertanya pada mereka apa yang sebenarnya terjadi. “Memang benar kami berdiskusi, tetapi kami tidak berdamai,” lanjut Pengacara Seo.


Kang Seok mengingat kembali perkataan David sebelumnya. “Untuk menangkap Hyena, aku harus menggunakan daging busuk sebagai umpan,” gumamnya. Ia kemudian mengambil ponselnya dan berkata, “David, aku siap untuk mengambil tumpukan itu. Kau siap memukulnya?”


Ha Yeon: “Apa Anda sudah menulis perjanjian?”
Yeon Woo: “Apa? Oh, perjanjiannya? Tidak.”
Ha Yeon: “Kalau begitu, kita akan mulai persidangan.”


Semua orang menatap Yeon Woo, dan dia terlihat gugup.
Advertisement

1 comments:

Lanjuttt ep 6 ny :), makin seru yaaa jalan cerita ny ;). Maaf lahir & batin jga :)


EmoticonEmoticon