6/13/2018

SINOPSIS Wok of Love Episode 10 PART 2

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Greasy Melo Episode 10 BAGIAN 2 


scene19046

Ajusshi gengster.. mengajak Chil-seong nongkrong di kedai bersama mereka. Berniat menghibur, Yi-man bercerita: “Aku dicampakkan oleh pacarku. Aku sungguh menyukai dia, tapi aku dibodohi. Sungguh membuang-buang waktu. Ini sebabnya pria harus memacari wanita yang lebih menyukainya...”

scene20216

scene20281

Tiba-tiba, Dong-sik nyeletuk: “Kalian semua sebaiknya segera menikah. Aku sangat senang karena aku sudah menikah...”

“Ngomong apa sih lu.. lagian, tuh muka, kenapa babak belur?”

“Ah.. jangan bahas ini..”

“Omong-omong.. bos, mau kukenalkan dengan seseorang? Anda mau berpacaran?”

“Kurasa, Anda lebih tampan daripada Tom Cruise! Sungguh, Anda harus berpacaran...”

“Anda mengatakan ini lima tahun lalu. Kita boleh tidur dengan banyak wanita sebanyak bintang di pedesaan, tapi menemukan wanita yang kita cintai sama sulitnya dengan menemukan bintang di langit kota. Sepopuler itulah Anda saat itu. Anda mengatakan itu saat kita semua tinggal di penjara bersama-sama...”

Mendengar perkataan para sobatnya, membuat Chil-seong tertawa: “Itu sama artinya dengan tidak ada wanita di sekitarku. Bukan berarti aku populer. Menemukan cinta lebih mudah saat kita memacari banyak wanita...” ujarnya


scene20931

scene20996

Tiba-tiba, muncul si nenek galndangan.. yg langsung menjajakan permen karet jualannya. 

“Astaga... Sedang apa dia di sini?..”


scene21906

Sejenak berpindah ke tempat karaoke.. disana, Maeng-dal masih asyik sendiri, melantunkan lagu-lagu galau yg menguras emosi~~~


scene23076

scene23336

scene23726

Kembali ke kedai, si nenek berhasil membuat Chil-seong tertawa karena tingkahnya yg aneh nan ‘ajaib’ itu...


scene25091

scene25286

Di hotel, Sae-woo bertemu dengan wanita yg menelponnya. Bersamaan dengan itu, Poong lewat dan langsung berjalan masuk..


scene26781

scene26911

“Namaku Jo Myung Jin. Aku bekerja di RS yang sama dengan O Jik..”

“Bagaimana kamu bisa tahu nomorku?”

“Aku melihatnya di ponsel O Jik. Dia sering meninggalkan ponselnya...”

“Kamu tidur dengannya?”

“Tidak”

“Kamu berpacaran dengannya?”

“Tidak”

“Lantas kenapa kamu mencari suamiku?”

“Karena aku akan menikah dengannya. Setelah kejadian itu dia pasti banyak pikiran. Dia tidak menjawab panggilanku. Tolong katakan di mana dia”

“Aku tinggal di rumah pengantin baru kami”

“Semua orang sudah tahu bahwa kamu belum tinggal bersamanya. Saat aku belajar untuk ujian kedokteran, dia selalu bergadang bersamaku dan tidak pulang. Dia membangunkanku setiap kali aku ketiduran. Dia membelikanku minuman saat aku banyak pikiran. Dia juga memelukku setiap kali aku menangis. Orang-orang menganggap kami sebagai pasangan...”

“O Jik memang sangat ramah (pada setiap orang)...”


scene27366

“Saat hasil ujianku keluar, aku mabuk dan berciuman dengannya”

“Jangan membohongiku!”

“Kami bahkan pernah ke hotel karena sangat mabuk. O Jik meminta maaf kepadaku keesokan harinya setelah dia bangun. Jika kalian memang menikah, aku pasti tidak akan memberitahumu semua ini. Aku menyukai dia selama lebih dari 10 tahun sejak kuliah. Aku ingin menikah dan tinggal bersamanya selama 50 tahun. Bisakah kamu memberitahuku di mana dia?”

“Kamu pikir aku akan memercayai omong kosong ini?”

“Dia bahkan sempat meneleponku dua hari lalu”

“Sungguh? Berapa nomor teleponnya? Aku mencoba menelepon, tapi dia tidak mengangkat”

“Jadi, dia tidak pernah meneleponmu sekali pun? O Jik bilang dia baik-baik saja dan aku tidak perlu cemas. Tapi aku merasa gelisah”

“Kamu yakin kalian memang saling mencintai? Apa dia baik-baik saja?”


scene28731

Tempat pertama yg dituju Poong adalah kamarnya CEO Yong. Pisau yg berhari-hari tertancap disana, berhasil dilepas Poong hanya dengan sekali coba..


scene29576

scene29901

scene30681

Dengan mata yg berapi-api, Poong merangsak masuk dan lansgung melempar pisau itu.. tepat ke atas ranjang, tempat CEO Yong dan Dal-hee tengah bermesraan.

“Aku tidak marah kepadamu! Aku mau kamu meminta maaf!” bentak Poong

Tak mengetahui yg sebenarnya terjadi, Seung-ryong balas membentaknya: “Atas dasar apa? Apa salah dia sampai kamu melempar pisau kepadanya? Kenapa dia harus meminta maaf kepadamu, Sinting? Mana mungkin dia menginginkanmu? Tidak ada yang melempar pisau hanya karena putus hubungan. Ini karena kamu seorang chef?!”

Tak peduli dengan ocehannya, Poong hanya menatap mata Dal-hee yg mulai berkacakaca sambil terus meenyuruhnay untuk minta maaf, “Yang bisa kamu lakukan hanyalah meminta maaf. Katakanlah! Jangan meminta maaf kepadaku! Meminta maaflah kepada dirimu sendiri!”


scene30746

scene30876

Tiba-tiba.. masuklah beberapa pengawal CEO Yong. Mereka bergerombol menyeret Poong keluar dari kamar..

Disana, adapula beberapa koki.. mereka tak tega melihat Poong diperlalkukan seperti itu, namun mereka tak bisa berbuat apa pun.


scene31721

scene31851

Tanpa rasa belas kasihan sedikit pun, Poong dihajar habis-habisan dalam toilet. Dia ditonjok, ditendang.. juga dipukuli..

Tangannya terhantam cukup keras, spontan Poong berteriak: “Aku mencari uang dengan tangan ini, Bedebah!”

Namun menyediahkan, karena takk ada yg menggubris perkataannya..


scene31981

scene33736

Advertisement


EmoticonEmoticon