6/13/2018

SINOPSIS Wok of Love Episode 10 PART 3

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Greasy Melo Episode 10 BAGIAN 3


Sae-woo, terus dan terus.. menelpon O-jik. Namun sangat menyedihkan, karena tak ada jawaban sekali pun.

scene33801

scene34061

Waktu terus berjalan.. suasana ini, membuat Sae-woo frustasi, hingga dia tak mampu menahan tangisnya lagi..


scene34451

scene34516

Pada waktu yg bersamaan, Poong dengan wajah yg babak-belur.. tengah menyandarkan diri di tembok sambil meremas foto USG di tagannnya..


scene35556

Tak dengaja, mereka berdua papasan di lobby.. Sae-woo pun bertanya: “Kamu habis berkelahi?”

Bukannya menjawab, Poong balas bertanya: “Kamu habis menangis? Matamu lebam. Kamu mungkin pingsan sebentar lagi...”

“Kamu sendiri pun tidak terlihat baik-baik saja...”

“Hubungi suamimu. Jangan pergi sendirian”

“Dia tidak mengangkat panggilanku”

“Kalian bertengkar?”

“Dia tidak akan mengangkat panggilanku. Dia selalu mengabaikan panggilanku”


scene36466

Mata Sae-woo mulai berkaca-kaca, maka dengan tergagap Poong bertanya: “Mau mabuk dan pergi ke Jembatan Sungai Han?”

“Agar kita bisa mati?”

“Kamu sangat marah seperti aku...”

“Tapi kabarnya, debu halus sangat buruk hari ini...”

“Aku tidak akan bangun besok. Aku tidak akan bernapas. Aku tidak akan makan. Aku akan berhenti berpikir. Aku tidak akan merasa dikhianati atau kesepian, dan tangan berhargaku tidak akan terluka..”


scene37116

scene37311

Melihat lengan kanan Poong yg terluka, Sae-woo berkata: “Sebaiknya kamu ke rumah sakit..”

“Aku tidak mau. Aku akan memberontak!” jawa Poong, yg kemudian berjalan pergi

Tapi tiba-tiba, Saewoo bertanya: “Bagaimana jika kita mabuk dan berselingkuh?”

Langkah Poong terhenti, “Berselingkuh?” tanyana heran

“Ya Kurasa, itu lebih baik daripada mati...” jawabnya singkat


scene38676

Poong lanjut bertanya: “Kamu menyukaiku?”

“Pentingkah itu?”

“Ya, itu penting...”

“Jika aku menyukaimu, itu perselingkuhan yang serius...”

“Ya. Benar juga...”


scene38871

scene38936

Sejenak diam, kemudian dengan polosnya Sae-woo berkata: : “Ayo kita selingkuh. Kita bisa berpura-pura tidak ada yang terjadi saat bangun besok...”

Namun, melihat kondisi Poong membuatnya bimbang, “Omong-omong, kurasa kita tidak bisa berselingkuh dengan kondisimu yang seperti itu..”

“Kamu tidak perlu meraba-raba (menggunakan tangan) untuk berselingkuh..” ujar Poong

“Terus, kita mesti ngapain??” tanya Sae-woo

“Tidak sendirian sudah cukup. Apa sentuhan fisik itu penting?” ujar Poong

Sae-woo mengangguk.. tapi kemudian dia menggeleng, ‘becanda..’ jelasnya


scene39716

scene39781

Poong menganggat lengan kirinya (yg masih memegang foto USG) dan bilang: “Aku masih bisa memegang tanganmu...”

“Apa itu?” tanya Sae-woo

“Sampah...” jawabnya

Lalu Poong melihat foto yg masih genggam Sae-woo, dia pun bertanya: “Apa itu?”

“Sampah juga..” jawabnya singkat

“Bagaimana jika kita membuangnya?” tanya Poong

“Ke mana?” 

“Ke sana (tong sampah)”

“Berikan kepadaku. Biar aku yang buang”

“Tidak. Biar aku saja...”


scene40236

Barengan, mereka berdua.. membuang foto itu. Setelahnya, Sae-woo dengan kikuk bertanya: “Mau cari kamar?”

“Kamu pasti sering berselingkuh. Kamu sangat lihai”

“Bukan gitu, tapi karena kamu tampak lelah. Ini perselingkuhan pertamaku. Apa tempat ini terlalu mahal?”

“Bukan itu masalahnya. Kita membuang sampah di sini. Jadi, ke tempat lain saja..”

“Benar juga..”


scene41211

Mereka pun berjalan keluar, memasuki mobil. Setelah memsang sabuk pengawaman, Poong bertanya: “Sebelum berselingkuh, setidaknya mari sebutkan usia kita. Berapa usiamu?”

“Usiaku 33 tahun..”

“Usiaku 31 tahun..”

“Tidak masalah jika kamu berubah pikiran setelah tahu usiaku..”

“Aku sudah menduga kamu lebih tua daripada aku..”

“Sungguh? Kalau begitu, panggil aku ‘noona’..”

“Tapi kamu sangat kekanak-kanakan..”

“Iya juga sih.. “


scene41796

scene41991

Sejenak diam dan suasana terasa makin kikuk, maka Poong bertanya: “Kita mau kemana?”

“Kita sebaiknya minum dahulu agar akal sehat kita hilang.. Soju?”

“Baiklah.. Kurasa, kamu tidak bisa melakukan apa pun jika masih punya akal sehat...”

“Kamu memang tidak bisa hidup di dunia ini dengan akal sehat.. Hey! Kita akan berpura-pura ini tidak pernah terjadi, bukan?”

“Tentu saja..”

“Jangan malu-malu, ya”

“Tentu saja...”

“Satu malam saja...”

“Baiklah...”


scene42576

scene42641

Menghela nafas panjang, Sae-woo bergumam: “Tidak kusangka aku wanita semacam ini”

“Kita belum melakukan apa-apa...” ujar Poong

“Kita akan melakukannya..” ucap Sae-woo

“Kita belum melakukannya..” sanggah Poong

“Tapi kita akan melakukannya...” tukas Sae-woo


scene43551

Poong menatap Sae-woo, lalu mengecup bibirnya, “Kita sudah melakukan yang belum kita lakukan. Maka berhentilah khawatir. Kamu wanita semacam ini dan aku pria semacam ini..” jelasnya


scene44006

scene44136

Sae-woo tak bisa berkata-kata.. dia menunduk dan matanya mulai berkaca-kaca. Sikap itu membuat Poong khawatir, “Maafkan aku. Aku berbuat salah..”

“Kamu tidak perlu meminta maaf. Bukan karena itu..” 

“Lantas apa?”

“Entahlah...”

“Tidak apa-apa. Jangan menangis..”


scene45696

“Kita belum mabuk, tapi kenapa kita sangat berani? Tidak kusangka aku wanita semacam ini..” keluh Sae-woo

“Aku juga...” balas Poong


scene45826

scene45956

Sae-woo menatap Poong dan itu membuat Poong merasa kikuk, “Kenapa kamu menatapku? Kamu membuatku malu”

“Siapa yang memukulimu dan membuat wajah jelekmu makin jelek?” tanya Sae-woo. Sambil menunjuk wajah Poong, dia pun lanjut bertanya: “Bagian ini lebam seperti kismis gepeng. Dan dahimu... Dahimu lebih kecil daripada dahiku? Hidungmu jelek. Bibirmu juga. Tunjukkan gigimu. Aku mau tahu apa gigimu indah?”

“Kamu sedang menginspeksi budak? Kamu sedang berdagang?!” gerutu Poong

“Aku mau lihat apa ada gigi yang patah. Ayo. Buka mulutmu...” pinta Sae-woo

“Tidak!” ujar Poong


scene46541

Tapi dengan suara lembutnya, Sae-woo berkata: “Setidaknya mata ini mirip dengan camilan favoritku, almon..”

“Kamu suka almon?” tanya Poong

“Ya..” jawabnya

“Bagaimana dengan tofu?” tanya Poong

“Aku lebih suka tofu, dibanding nasi..” jawabnya

“Aku akan membuat almon dengan saus merica..” ujar Poong


scene47516

scene47971

“Ada hidangan semacam itu? Kedengarannya enak..” komen Sae-woo dengan suara yg terdengar begitu antusias

“Akan kubuatkan kapan-kapan...” ujar Poong

“Kapan-kapan? Haruskah kita melupakan semua ini setelah memakan hidangan almon itu?” tanya Sae-woo dengan polosnya


scene48621

Tapi kemudian, Sae-woo mulai memukuli kepalanya sambil teriak: “Tidak!!! Tidak boleh!!! Jangan buatkan aku almon dengan saus merica. Aku tidak bisa memaafkan diriku. Aku kecewa denganmu. Kamu seharusnya tidak melakukan ini. Aku kecewa denganmu!!!”

Advertisement

2 comments

Wkwkwkkwk.... Serius deh mereka ini konyol banget,,,
Update trus ya kak, suka banget sama dramanya...

Lucu... Semangat trs kak


EmoticonEmoticon