6/29/2018

SINOPSIS Wok of Love Episode 16 PART 2

Advertisement
SINOPSIS Greasy Melo Episode 16 BAGIAN 2


Poong tak menghiraukan peringatan itu, dan dia lanjut memasuki dapur dimana para koki tengah sibuk-sibuknya bekerja.

Dia bertanya tetnang keberadaaan buku resepnya, kepada satu persatu orang disana.. tapi semuanya kompak mengatakan bahwa mereka tak tahu apa pun.


“Siapa pun yang menyimpannya, tolong kembalikan! Kamu tahu itu mengandung darah, keringat, dan air mataku!” teriak Poong


Master Wang marah, karena dapurnya jadi gaduh, “Di sini hanya ada chef. Tidak ada pencuri! Kamu yang pencuri karena menerobos kemari. Keluar sekarang juga!” bentaknya


“Bukankah kamu pencuri karena mempertahankan posisi dengan memfitnah pegawai atas hal yang tidak pernah dia lakukan?” tukas Poong yg membuat suasana memanas


Beberapa koki berniat menghajar Poong namun Gok-jeong menjadi tameng pelindungnya yg sangat kuat hingga membuat orang-orang jadi ngeri melihatnya.


Bo-ra yg merasa bersalah, tak bisa mengakui perbuatannya.. dia pun sibuk lanjut memotong wortel dengan tangan yg gemetar hingga ak sengaja menjatuhkan pisaunya..


Untunglah, Geok-jeong bergerak cepat.. hingga akhirnya pisau itu jatuh menancap di jari kakinya..

Semua orang kaget, terutama Poong. Dia mencabut pisau itu, lalu mengajak Gon-jeong pergi meninggalkan dapur itu..


Hingga berjalan keluarr, Poong terus bertanya apa Geok-jeong merasa kesakitan?

Dengan tenangnya, Geon-jeon malah tersenyum dan mengatakan kalau kaki yg tertancap pisau.. adalah kakinya yg telah mati rasa. Jadi, dia tak merasa sakit sedikit pun.


Dari belakang.. Bo-ra menatap kepergian Geok-jeong dengan tatapn berbinar, sambil memeluk pisau yg masih terdapat darah Geok-jeong disana.


Seol-ja mengecek rekeningnya dan ternyata.. Master Wang telah men-transfer sejumlah uang, yg sangat banyak.

Dibawah bukti transfer-nya, terselip catatan: ‘Maafkan aku. Kamu tetap cantik...’


Memanfaatkan metode yg sama, Seol-ja membalas pesan dari Master Wang dengan memberikan nomoe ponselnya.


Master Wang menerima pesannya, dia pun tersenyum senang dan lasngung menghubunginya.


“Aku akan menjemputmu dengan mobil selepas kerja. Di mana aku harus menemuimu?” tanyanya


Sae-woo tengah berada di ruang ganti, dan tak sengaja dia melihat sepatu milik Poong yg kondisinya sangat dekit.


Dia pun mengingat kejadian-kejadian selama di dapur. Dia tersadar, bahwa selama memasak.. dirinya sangat sering, menginjak sepatunya Poong dan Poong tak pernah sekali pun mempermasalahkannya.


Maka atas inisiatif-nya sendiri.. Sae-woo mencucikan sepatunya Poong..


Berpindah ke dapurnya Restoran Giant.. disana, Sam-soon tengah berusaha keras memasak hidangan udang yg dia contek dari buku resepnya Poong.


Ketika Master Wang datang, dia bergegas menyembunyikan buku resep itu dan menjelaskan bahwa hidangan buatannya ini adalah idenya pribadi, yg sangat cocok untuk dijadikan menu baru saat musim panas nanti.


Selepas jam kerja.. Seol-ja berdandan di ruang ganti. Dia menatap wajahnya di cermin, sambil memikirkan momen perpisahannya dengan Master Wang..


Kala itu, Master Wang meninggalkannya dengan membawa sejumlah uang miliknya. Seol-ja menangis.. tak ingin ditinggal. Namun Master Wang malah menyebutnya perempuan manja..


Entah bagaimana prosesnya, namun Seol-ja bertemu dengan Nyonya Jin. Dia berlutut meminta pekerjaan.. dia tak butuh gaji yg besar, hanya butuh tempat tinggal dan makanan.


Nyonya Jin terharu mendengar kisahnya, maka dia pun mepekerjakannya.. hingga sekarang..


Kembali ke realita.. Seol-ja berganti mengenakan dress cantik serta lipstick berwarna merah. Kebetulan, Maeng-dal melihatnya maka dia pun mengikutinya.


Melihat sepatu Poong tersimpan di depan restoran, Maeng-dal yg masih merasa kesal pada Poong.. sengaja melemparnya ke atap..
Advertisement


EmoticonEmoticon