6/12/2018

SINOPSIS Wok of Love Episode 9 PART 1

SINOPSIS Greasy Melo Episode 9 BAGIAN 1


[ 34 Tahun yang Lalu ]

Seorang siswi SMA (si nenek gelandangan waktu remaja), tengah sibuk sendiri, menikmati semangkuk jajjamyung di sebuah kedai.

 scene01236

Bersamaan dengan itu, di TV sedang ditayangkan acara pemilihan ‘Miss Bawang’, yg pemenangnya adalah Ny. Jin.

Dalam pidato kemenangannya, dengan hikmat dia mengatakan: ‘Terima kasih. Sebagai Putri Bawang, aku akan melakukan yang terbaik untuk mempromosikan keindahan dan pentingnya bawang ke banyak orang di negara ini...’

scene01366

Mendengarnya, membuat siswi itu bergidik geli, hingga berkomentar nyinyir: “Dia bahkan lebih jelek daripada aku. Bisa-bisanya menjadi juara pertama...”

Selesai makan, dia pun menggurutu, “Aku benci makan sendirian...”


::: EPISODE 09 :::


scene02081

Pagi hari tiba.. dalam kamarnya, kita melihat Chil-seong dan Maeng-dal yg masih terlelap dalam tidurnya..

scene02666

Berpindah ke kamar Sae-woo, disana dia baru bangun dan hal pertama yg diingatnya, adalah kemesraannya bersama dengan suaminya di tempat itu..

scene03056

Sebagai pasangan yg dimabuk cinta, interaksi diantara mereka terasa begitu manis dan romantis..

“Aku tidak sabar menunggu kita menikah...”

“Aku tidak mau bekerja...”

“Aku menyukai semua tentangmu kecuali kesibukanmu. Kamu punya waktu untuk upacara pernikahan, bukan? Kamu tidak akan meninggalkanku di altar karena operasi, bukan?”

scene03381

scene03576

“Sae Woo... Ayo daftarkan pernikahan dahulu...”

“Apa?! Ibuku bilang kita harus memutuskan setelah tinggal bersama lebih lama lagi.”

“Kamu tidak memercayaiku?”

“Bukannya tidak memercayaimu... Tapi.. Aku biasanya sangat patuh kepada orang tuaku”

“Ayolah, kumohon...”

“Tapi jangan beri tahu ibuku”

“Jadi, kamu mau?”

“Haruskah aku melakukannya karena kamu sibuk? Selama ini aku menjadi anak yang sangat penurut. yo daftarkan pernikahan kita seusai makan!”

scene04746

scene04811

Pindah ke kamarnya Poong.. dia pun baru bangun dan hal pertama yg diingatnya adalah sosok Sae-woo, serta obrolan mereka tadi malam.

scene07281

scene07736

“Jadilah pelanggan pertamaku. Tempo hari, kamu pergi begitu saja tanpa makan. Kumohon jadilah pelanggan pertamaku....” pipnta Poong pada Sae-woo

scene07996

scene08126

Dari dalam lokernya, Sam-soon diam-diam melihat isi buku resep milik Poong yg dia ‘curi’ sebelumnya. Dia sangat bahagia karena memilikinya..

scene08646

Namun sangat mengejutkan, karena tiba-tiba Bo-ra muncul dan memergoki tingkah piciknya itu.

“Bukankah itu buku resep Poong?”

“Bu... Bukan...”

“Jika memberiku salinannya, aku akan merahasiakan bahwa kamu mencurinya...”

scene08906

Dalam kamarnya, Poong sibuk mencari buku resepnya yg tanpa dia sadari, memang tak ada padanya.

scene09166

scene09361

Tanpa disengaja, dia malah menemukan buku kedokteran milik Dal-hee, yg sejenak membuatnya terjebak dalam nostalgia..

scene09556

scene09621

Tak ingin perasaannya makin ‘melo’, maka Poong menutup dan menaruh kembali buku itu ke tempatnya dan langsung berjalan keluar, tanpa  sadar.. bahwa dari buku tersebut, terjatuh secarik foto USG...

scene10336

scene10726

scene11506

Master Wang, Sam-soon dan Bo-ra.. berjalan melewati kamar CEO Yong. Mereka dijanjikan bonus yg besar, jika berhasil mencabut pisau dari pintu..

Namun seberapa besar usaha dan tenaga yg dikerahkan, tetap saja tak ada yg bisa mencabutnya.

scene11701

scene12026

“Kurasa dendam Poong tertanam di dalam pisau ini. Kita tidak bisa mencabutnya dengan kekuatan. Kurasa hanya Poong yang bisa mencabutnya...” tutur Bo-ra

scene12741

scene13846

scene13911

Chil-seong yg masih tidur, lansgung bangun seketika menyadari ada telpon masuk dari Sae-woo (di ponsel, nama kontaknya ditulis ‘nona utang’)

“Sudah bangun? Apa Aku membangunkanmu?” tanya Sae-woo, setelah mendengar suara Chil-seong yg masih agak serak

“Tidak kok..” jawabnya pendek

“Sudah sarapan? Kamu sibuk?” tanya Sae-woo

Enggan menjawab, Chil-seong malah bertany abalik: “Memangnya kenapa?”

“Sampai bertemu di depan kedai 30 menit lagi...” jawabnya singkat

scene14366

Selama berbicara di telpon, raut wajah Chil-seong berbinar-binar.. membuat Maeng-dal punya alasan untuk menggodanya, “Siapa itu? Siapa yang menelepon Anda sepagi ini?”

“Seseorang... Tentu saja seseorang...”

“Apa.. Anda memacari seseorang? Jangan sembunyikan apa pun dariku kecuali urusan cinta, ya..”

Maeng-dal mengajaknya sarapan bersama, namun Chil-seong menolak, dengan alasan.. dia akan makan bersama dengan ‘seseorang’

“Bersama wanita yang barusan menelepon?”

“Dia pria...”

“Hfft... Anda tidak pandai berbohong. Sampai nanti...”

scene16251

Setelah Maeng-dal pergi, Chil-seong lansgung bersiap.. mencari kemeja yg pas untuk dikenakannya pagi ini.

scene16771

Dia mencoba kemeja ini dan itu, namun pilihannya jatuh pada sebuah kemeja putih.. sayangnya kemeja itu, terlalu ‘pas’ di badannya, sampai kancingnya copot.  Tapi saking inginnya memakia kemeja itu, dia pun rela meluangkan waktu untuk menjahitnya kembali..

scene17486

scene17551

1 komentar


EmoticonEmoticon