7/11/2018

SINOPSIS My Mister Episode 16 PART 5 - TAMAT

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS My Mister Episode 16 BAGIAN 5


Beberapa hari berlalu.. Dong-hoon mengunjungi rumah ibu, ketika ibu dan Ki-hoon dengan membereskan tanaman di halaman rumah..

“Apa kau baru pulang dari habis mengantar istrimu ke bandara?” tanya ibu

“Iya..” 

“Kapan dia pulang?” 

“2 minggu lagi...” 

“Kenapa dia lama sekali disana?” 

“Dia mau cari kampus yang bagus buat dia”


“Kenapa dia mau kuliah lagi? Harusnya dia kesana demi Ji Seok. Tapi aku tidak tahu apakah itu keputusan yang bagus meninggalkan kau... hanya demi pendidikan anakmu...”

“Kau tinggal sama kami saja..” celetuk si Ki-hoon, yg tentunya membuat ibu lansgung mengomelinya karena bicara yg aneh-aneh.


Dong-hoon duduk bersama Ki-hoon, menonton tayangan pertandingan bola. 

“Hyung mana? Dia pergi?” tanya Dong-hoon

“Ke pesta mertuanya. Sepertinya dia mau rujuk sama istrinya...” jawab Ki-hoon yg kemudian bertanya: “Jadi, bagaimana kabar dia (Ji-an)? Kabar dia baik?”

“Mana aku tahu..”

“Dia tidak menghubungimu?”

“Buat apa dia meneleponku?”


Lantas, Ki-hoon menceriakan pengalamannya ketika meonton sebuah film: “Ada seorang gadis kecil yang tidak dikenali siapa pun. Sang ibu menelantarkan semua anak-anaknya dan pergi... jadi anak-anak itu harus berjuang sendirian selama film itu diputar. Tapi aku mematikannya setelah hanya lima menit. Anak tertua, yang berusia 12 tahun, tersenyum... dan akan minta uang ke orang dewasa, dan saat itulah aku mematikannya. Aku tidak tahan menonton film itu, karena hatiku sedih sekali. Aku seakan ingin membongkar TVnya, dan menarik anak-anak itu, dan membesarkannya. Aku sutradara film, tapi aku bahkan tidak bisa menonton film. Jadi bagaimana aku bisa menyutradarai film? Jadi aku menontonnya, keesokan harinya. Aku senang akhirnya aku menontonnya. Ternyata anak-anak... punya kekuatan batin mereka sendiri. Semua manusia memiliki semacam kekuatan....”


Saat KI-hoon cerita, Dong-hoon seakan accuh tak mempedulikannya. Padahal ketika tengah berbelanja seorang diri.. cerita Ki-hoon terus terputas dalam benaknya..


Saat makan sendirian di rumahnya, Dong-hoon menatap foto keluarganya. Dia diam dalam posisi itu, hingga dia pun tak kuasa menahan tangisnya. Dia menangis terisak, dalam waktu yg cukup lama..


Hubungan Ki-hoon dan Yoo-ra makin merenggang. Musim berganti, dan perdebatan mereka masih sama.. yakni seputar karir Ki-hoon di dunia per-film-an..

“Kau terus bertanya padaku apa aku ingin kembali ke dunia perfilman lagi..., tapi kau pasti menanyakan itu karena kau malu padaku. Aku tidak ada kemampuan, dan aku tidak punya niat kembali jadi sutradara. Jadi mari kita akhiri ini... dan kau bisa berkencan dengan orang dunia perfilman!” ujar Ki-hoon


Yoo-ra terus menghubunginya, meski Ki-hoon menegaskan kalau hubungan mereka telah berakhir. 

Ki-hoon menggalau, dia pun menyanyikan lagu sedih ketika cuaca diluar sangat dingin karena turun salju.. ibu yg mendengarnya tak bisa komentar apa pun, meski sejujurnya ibu kesal mendengar suara Ki-hoon yg sangat jelek.


Kini Yoo-ra menjadi aktris yg sangat terkenal.. fotonya dipajang di berbagai tempat umum. Sang-hoon iseng menyindiri Ki—hoon: “Kau memang sesuatu. Kau mencampakkan selebriti unggulan seperti dia...”


Dong-hoon mendirikan perusahaan sendiri, yg dinamai ‘Dong-hoon Structure’. Pekerjanya, adalah beberapa pegawai setia yg dulu menjadi bawahannya selama bbekerja di Saman E&C


Di meja kerjanya, kita lihat beberapa foto terpajang. Ada foto Yyeon-hee dengan putranya.. dan juga foto-fotonya bersama dengan keluarganya.


Apa kabar Ji-an? Sekarang.. dia bekerja kantoran, memiliki teman yg mau jalan bersama dengannya.. dan dia pun menjadi pengajar bahasa isyarat..


Mobil yg dtiumpani Dog-hoon serta pegawainya, melewati gedung perkantoran Saman.

“Banyak kenangan kita disana... Kalau Anda tetap disana setahun lagi..., Anda bisa dapat bonusbekerja di sana selama 20 tahun...” ujar mereka

“Kenapa kau seperti itu? Uangku jadi lebih banyak setelah aku buka perusahaan sendiri...” ungkap Dong-hoon dengan bangganya


Di waktu bersamaan, Ji-an juga tengah berjalan kaki melewati Gedung Saan...


Ki-hoon menonton film-nya Yoo-ra di bioskop. Semua penonton tertawa.. namun dia hanya duduk sendirian, memerhatikan tiap adegan dengan saksama..


Tak langusng pulang, Ki-hoon mampir ke bar-nya Jung-hee. Seperti biasa, disana para ajusshi tengah berkumpul dan berbincang-bincang tenang kehidupannya sehari-hari.. sepertinya, mereka tengah merencanakan paket liburan untuk ibu mereka..


Jung-hee memberitahu Ki-hoon, kalau Yoo-ra masih serng datang kesini. Ki-hoon tak berkomentar apa pun, dia hanya meneguk segelas bir lalu pergi..


Sesampainya dirumah, Ki-hon lasngung mengambil catatannya. Dia mencoba untuk menulis skenario cerita, berjudul: ‘’ Not a Yellow Hill, but a Windy Hill’


Bersama teman kantornya, Ji-an hendak membeli kopi di sebuah kafe..


Namun tiba-tiba, perhatian Ji-an teralihkan oleh suara Dong-hoon yg tenga mengobrol dengan koleganya. Ji-an hanya berdiri, mendengar Dong-hoon yg tak menyadari keberadaannya, dan asyik bercerita tetnang istri dan putranya..


Hingga kemudian, koleganya Dong-hoon memberitahunya bahwa ada seorang wanita yg berdiri dibelakangnya. Dong-hoon menoleh, dan dia  melihat Ji-an disana..


Mereka mengobrol diluar, “Kalau kau lewat, aku pasti takkan mengenalimu. Kudengar kerjaanmu lancar. Aku dengar dari presdir kalau temannya bilang kerjaanmu bagus. Sejak kapan kau datang ke Seoul?” tanya Dong-hoon

“Maret lalu. Aku dipindahkan ke cabang utama. Beberapa hari lalu, aku lewat Saman E&C...” ucap Ji-an

“Aku sudah berhenti dari perusahaan itu. Aku jadi CEO sekarang. Datanglah kapan-kapan. Manajer Song, Asisten Kim, dan Hyung Gyu ada di sana...” papar Dong-hoon


Ji-an dipanggil oleh rekan-rekannya yg mengajak dia kembali ke kantor. Namun sebelum berpisah, Dong-hoon mengajaknya berjabat tangan..

“Terima kasih...” ucap Dong-hoon

“Aku akan mentraktirmu makan. Aku ingin membelikan Ahjussi makanan yang lezat...” tutur Ji-an


Ji-an berjalan pergi, begitupula Dong-hoon.. sekali mereka menolah melihat satu sama-lain sambil tersenyum dengan begitu tulus, kemudian melanjutkan langkahnya ke arah masing-masing..


Sambil mereka terus melangkah, terdengar suara Dong-hoon yg bertanya pada Ji-an: “Sudahkah kamu menemukan kenyamanan bagi dirimu sendiri?”

“Iya.. Iya..” jawab Ji-an dengan begitu yakin

!!! THE END !!! 

Terimakasih, para readers setia “My Ajusshi”... salah satu drama ter-favorit-ku sepanjang 2018. Ceritanya bagus banget dan banyak pelajaran yg bisa kita ambil. 

Sama seperti pertanyaan Dong-hoon di akhir, aku harap readers semuanya, bisa menemukan kenyamanan dalam kehidupan kalian masing-masing. Yang namanya kehidupan memang sangat dinamis, kita seringkali gak bersyukur dengan apa yg kita punya.. padahal ketika kita jeli lihat orang disekitar, masih banyak yg hidupnya lebih ‘ngenes’ dibanding kita. 

Seenggaknya, drama ini bikin penontonnya sadar.. kalau seorang manusia, cuman butuh orang lain yg mau dengerin keluh kesahnya. Kadang gak perlu solusi kok, cukup dengerin ceritanya aja.. dan jangan menilai orang seenaknya, cukup itu aja udah bisa bikin perasaan jadi lega..

Sampai ketemu di sinopsis lainnya 😊 -Dahliia
Advertisement

11 comments

Terima Kasih akhir ny sinopsis "My Mister" END jugaaa ;) tinggal sinopsis "A Poem A Day" nihhh ?? Kapan Update ny??? :) sinopsis "Suits", "About Time", "LIVE" jga, di tunggu sinopsis2 selanjutnyaaa :) makasihhh :*

Setuju sama kakak, ini drama bener2 menyentuh dan bagus banget....
Makasih kakak udh nyelesain sinopsinya... 😍😍😍

IU pintar milih drama ini..salut

Trimakasih qu bisa baca mpe slesai..
����

Suka banget sama drama ini..suka banget..😭😭 makasih author..sukses selalu dan semoga kita semua bisa menemukan kenyamanan dalam hidup kita, aamiin..💝

terima kasih udah melanjutkan sinopsisnya sampai selesai....:D

Terima kasih....selesai sudah my mister..tinggal nonton di tvN 😊😊

Dramanya berat tapi sarat makna..daebak


EmoticonEmoticon