7/01/2018

SINOPSIS Suits Episode 7 PART 4

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Suits Episode 7 BAGIAN 4


Pengacara Seo baru saja mencetak sebuah dokumen di ruangannya dan terlihat sangat senang. Ia lalu menunjukkan dokumenitu pada Geun Sik.


Geun Sik mengecek dokumen itu. Pengacara Seo menjelaskan bahwa rekan masa pekerjaan seharusnya mendapat gaji pokok, tapi tidak ada catatan bahwa Yeon Woo menerima gaji dari Firma Kang & Ham. “Dia bekerja, tapi tidak dibayar,” gumam Geun Sik. 


Pengacara Seo mengatakan bahwa Yeon Woo lulus dari universitas elit, tapi tidak ada kualifikasi, jadi ia yakin ada koneksi disana. Geun Sik tampak berpikir sambil memainkan lidahnya.


Sementara itu, Kang Seok juga tampak berpikir sambil melamun. Ia baru sadar saat Da Ham datang dan menanyakan bagaimana makan malamnya dengan Jaksa Oh. Kang Seok heran kenapa Da Ham bisa tahu.


“Penuntut khusus baru saja memanggilmu,” kata Da Ham sambil menunjukkan suratnya. “Apa yang akan kau lakukan?” Tapi Kang Seok malah bertanya balik. “Jika aku jadi kau, aku akan menceritakan semuanya pada mereka. Aku tidak akan meninggalkan apapun dan memberitahu mereka semuanya. Seseorang harus membayar kejahatannya. Aku akan memberi dia pelajaran itu. Aku akan pulang dengan bahagia dan meminum sampanye, lalu tertidur lelap.”


Kang Seok bertanya kenapa dia melakukan itu. “Karena itulah yang harus dilakukan. Kau sudah lupa alasanmu meninggalkan tempat itu? Orang itu...” kata Da Ham tapi Kang Seok berusaha menghentikannya. “Tidak. Aku bisa bekerja denganmu karena kau tidak pergi sampai akhirnya dengan pria itu.”


Yeon Woo datang untuk melaporkan tentang kasus Direktur Bang, tapi malah melihat Da Ham dan Kang Seok sedang saling bertatapan dingin. Ia akan keluar lagi, tapi Da Ham melarangnya, karena urusannya sudah selesai.


Yeon Woo menebak kalau makan malam Kang Seok tidak menyenangkan. Ia sudah tahu bahwa Jaksa Oh sedang diperiksa untuk kasus penghancuran bukti. Ia bilang masa lalu Kang Seok adalah masalah yang harus Kang Seok selesaikan, tapi jika Kang Seok melakukan itu sekarang, maka ia bisa terkena dampaknya.


Yeon Woo mengeluarkan berkas kasus tabrak lari Gu Seong Tae yang ditangani Kang Seok terakhir kali sebagai jaksa.Ia bilang Seong Tae diputuskan tidak bersalah karena kurangnya bukti. “Kenapa kau terus melakukan hal-hal yang tidak kusuruh?!” tanya Kang Seok kesal.


Yeon Woo bilang ia penasaran kenapa dulu Jaksa Oh memilih Kang Seok, dan mengapa Kang Soek akhirnya meninggalkan Jaksa Oh. Ia juga bilang kalau ia ingin mencari tahu kenapa Kang Seok memilihnya. “Aku mungkin harus meninggalkan Anda atau perusahaan ini suatu saat nanti. Sebelum aku dipecat seperti Direktur Bang,” kata Yeon Woo.


Da Ham masuk dan memberitahu kalau Direktur Bang datang. Kang Seok meminta Da Ham membawa Direktur Bang ke ruang rapat. “Jangan katakan apapun dan duduk saja di sana,” kata Kang Seok pada Yeon Woo.


Di ruang rapat, Kang Seok menyodorkan dokumen kompensasi pemecatan untuk Direktur Bang yang katanya lebih besar dari pesangon. Direktur Bang bilang itu bukan masalah uang. Kang Seok berkata bahwa Direktur Bang bisa dikenakan denda atas penipuan karena memalsukan latar belakang akademis. Direktur Bang tetap mengatakan bahwa tidak pernah membuat ijazah palsu, tapi Kang Seok tidak percaya.


“Dia tidak bohong. Ijazahnya dikirimkan ke HRD minggu lalu. Jika dia berbohong, dia akan membuatnya 15 tahun lalu,” kata Yeon Woo membela Direktur Bang. Kang Seok tampak sangat kesal. “Yang lebih penting adalah mereka sudah tahu bahwa dia putus kuliah 7 tahun lalu. Mereka memeriksa latar belakangnya ketika dia dipromosikan menjadi direktur,” lanjut Yeon Woo.


Kang Seok melihat dokumen yang ditunjukkan oleh Yeon Woo dan bertanya siapa yang 7 tahun lalu memeriksa latar belakang Direktur Bang. “CEO Shim Young Joo melakukannya sendiri,” jawab Yeon Woo. Kang Seok dan Direktur Bang terkejut.


“Apa? 7 tahun lalu?” tanya Direktur Bang. Kang Seok juga bertanya apakah dokumen yang Yeon Woo bawa adalah salinan asli. Yeon Woo mengiyakan. “Lalu, kenapa baru sekarang...?” Yeon Woo mengungkit pemecatan Manajer Jeong Yi Joon, bawahan Direktur Bang, yang dilakukan bulan lalu.


Yeon Woo menunjukkan salinan surat pemecatannya dan itu membuat Kang Seok bertambah kesal. Ia bertanya pada Direktur Bang apa asalan pemecatan itu. “Manajer Jeong datang padaku mengatakan ada sesuatu yang aneh tentang transaksi akun. Aku percaya erusahaan memiliki penghasilan tambahan itu tidaklah normal,” jelas Direktur Bang. Kang Seok bertanya apa maksudnya. “Uang diterima dari beberapa perusahaan cangkang dibawah nama yang tidak dikenal.”


Yeon Woo: “Perusahaan cangkang itu.. maksudmu Daesung Communications, benar?”
Dir. Bang: “Ya. Aku melaporkannya pada CEO. Dia bilang perusahaan cangkang tidak ada hubungannya dengan perusahaan kami dan bilang kalau Manajer Jeong menggelapkan dana perusahaan.”


Direktur Bang kemudian sadar bahwa ia akan dipecat karena CEO Shim takut dia akan membocorkan rahasia itu. “Kompensasi pemecatan? Pesangon?! Aku tidak bisa mengambilnya,” kata Direktur Bang, lalu pergi.


Kang Seok merasa masalahnya semakin runyam. Yeon Woo ingin mengejar Direktur Banh, tapi Kang Seok melarangnya. “Kau telah merusak segalanya? Kau ingin membuat lebih banyak kerusakan? Melindungi siapa? Apa seperti ini pengacara yang kau inginkan?” kata Kang Seok lalu pergi. Yeon Woo menghela napasnya berat.


CEO Shim marah karena Kang Seok membiarkan Direktur Bang pergi tanpa menandatangani surat kompensasinya. “Haruskah kupatahkan kakinya dan membuatnya tinggal? Itu bukan gayaku,” kata Kang Seok. CEO Shim mengungkit bahwa seharusnya dokumen pemeriksaan latar belakang itu rahasia. Ia bertanya bagaimana Yeon Woo bisa mendapatkannya.


Kang Seok bilang CEO Shim sudah mengetahui kebenarannya 7 tahun lalu, tapi ia penasaran karena CEO Shim baru mengungkitnya sekarang. “Aku menemukannya seminggu lalu,” kata CEO Shim. Kang Seok bertanya siapa yang melakukan pemeriksaan 7 tahun lalu. “HRD melakukannya secara teratur.


Kang Seok: “Jadi, HRD menyembunyikannya darimu selama 7 tahun?”
CEO Shim: “Pengacara Choi! Apa tujuanmu melakukan ini padaku?”
Kang Seok: “Aku hanya memiliki keraguan dan kecurigaan. Apa ada alasana lain kenapa kau harus memecat Direktur Bang?”
CEO Shim: “Ini lucu. Apa maksudmu?”


Ha Yeon mengatakan bahwa Kang Seok tidak ada maksud lain, karena dialah yang menyuruh Kang Seok melakukannya dengan cepat dan tidak melewatkan setiap detail. Dia yakin Direktur Bang tidak akan membocorkan apapun, karena Kang Seok akan segera menemui Direktur Bang untuk menandatangani suratnya.


Yeon Woo menunggu Direktur Bang di luar kantornya, yang kemudian keluar sambil membawa barang-barangnya. Direktur Bang ia tidak akan tinggal diam dan akan menyewa pengacara untuk mengurusnya. Yeon Woo bilang fakta bahwa Direktur Bang berbohong di resume-nya bisa menyebabkannya berada di pihak yang kalah. Direktur Bang menanyakan alasannya.


Yeon Woo: “Selama 15 tahun, Anda mengruus pendapatan dan pajak untuk 1324 orang di seluruh perusahaan dan untuk 382 orang secara pribadi. Dan Anda telah melakukan total 27 evaluasi akun perusahaan.”
Dir. Bang: “Bagaimana kau ingat...?
Yeon Woo: “Sudah kubilang, aku mengerti perasaan Anda. Anggap saja aku sebagai orang berbakat sepertimu.Yang penting adalah... mereka akan mempertanyakan semua yang telah Anda lakukan di Namyoung dan mereka akan membuat Anda membayar kerusakannya. Kasus terburuknya, Anda mungkin dipenjara.”


Direktur Bang bilang CEO Shim telah melakukan kejahatan yang lebih besar darinya. Yeon Woo bilang mereka tidak punya bukti yang kuat saat ini. Ia bilang ia akan mencari jalan, tapi tidak bisa menjamin apapun. Ia menyarankan agar Direktur Bang menandatangani suratnya sebagai asuransi.


“Sudah 5 tahun, 2 bulan, 12 hari, aku menangani akun Kang & Ham. Aku belum pernah melihat peserta pelatihan yang bahkan tidak dibayar upah mininum, jadi aku mencari namamu. Tapi, aku tidak menemukan gajimu,” kata Direktur Bang.


Yeon Woo khawatir, tapi kemudian Direktur Bang berkata, “Berikan aku surat pengunduran diri.” Yeon Woo memberikan berkasnya,. “Aku akan percaya kau memahami perasaanku. Sepertinya kita tidak hanya berbagi bakat yang sama, tapi juga kelemahan yang sama.” Yeon Woo bertanya apa maksudnya. Direktur Bang menandatangani suratnya, lalu menjawab, “Maksudku, aku pikir kau mungkin adalah asuransiku, bukan uang.”


Kang Seok mengatakan bahwa jika Yeon Woo menarik pedang tanpa pikir panjang, maka tidak akan ada yang terlindungi, dan Yeon Woo mungkin akan membantainya dan dirinya sendiri, bahkan seluruh Kang & Ham. “Aku menyuruhnya menandatangani surat pengunduran diri,” kata Yeon Woo sambil meletakkan berkas nya di meja.


Kang Seok menyebut Yeon Woo sudah bekerja keras, tapi ia mengingatkan bahwa mereka tidak bisa menyangkal kesalahan yang dilakukan oleh Direktur Bang. “Keadilan yang kau inginkan bukanlah hal yang melindungi seseorang yang melakukan kejahatan,” katanya.


“Itulah yang ingin aku katakan kepada Anda. Aku tahu mengapa Anda meninggalkan Jaksa Oh,” kata Yeon Woo dan membuat Kang Seok tersentak kaget. “Sidang terakhir Anda sebagai jaksa 10 tahun lalu. Aku membaca catatan stenografik dari awal sampai akhir. Segala sesuatu tentang sidang itu, semuanya ada disini,” kata Yeon Woo sambil menunjuk kepalanya.
Flashback..


Karena rekaman tidak tampil, Hakim bertanya, “Penuntut, Anda akan melanjutkannya?” Kang Seok mencoba menampilkannya rekaman itu lagi, tapi tidak berhasil. “Anda mengatakan memiliki rekaman CCTV sebagai bukti. Anda tidak punya?” tanya Hakim lagi.


Kang Seok menoleh ke arah Jaksa Oh yang kemudian berdiri dan bicara pada Hakim. “Saya minta maaf, Yang Mulia. Saya yakin penuntut keliru tentang sesuatu.” Kang Seok tampak tidak percaya dengan apa yang didengarnya itu.


Yeon Woo: “Jaksa Oh menghancurkan bukti di belakang Anda, bukan? Anda benci itu. Anda tidak bisa menerima sesuatu yang salah. Itu sebabnya Anda pergi. Lalu, mengapa?”
Kang Seok: “Mengapa? Kau bertanya mengapa aku memberimu kesempatan jika aku benci itu?”
Yeon Woo: “Tidak. Ini bukan kesempatanku. Ini kesempatan Anda.”


Kang Seok: “Apa?”
Yeon Woo: “Jaksa Oh melakukan kejahatan. Kenapa Anda ingin melindungi seseorang seperti dia? Jika Anda tidak terpengaruh oleh emosi, aku bertanya apa ini bukan waktunya untuk menarik pedang yang telah Anda masukkan jauh ke dalam sarung Anda.”

Advertisement

2 comments

Bagus banget... 😍😍😍

Lanjutttt😍😍


EmoticonEmoticon