7/13/2018

SINOPSIS What's Wrong With Secretary Kim Episode 11 PART 2

SINOPSIS What's Wrong With Secretary Kim Episode 11 BAGIAN 2


Young-joon kecil berjalan pergi sendirian.. tapi sangat mengerikan, karena dia terkecamuk dalam perasaan takutnya. Dia berhalusinasi, melihat sosok si penculik yg terus mengikutinya sambil melihatnya dengan tatapan yg begitu tajam..


Young-joon sampai di depan kantor polisi.. namun belum sempat masuk, dia malah jatuh pingsan di tengah jalan..


Sesaat kemudian, dia terbangun di Rumah Sakit.. dimana telah ada ibu dan ayahnya yg menemaninya dengan raut wajah yg begitu cemas.


Namun, sebersit ingatan tentang sosok si penculik.. seketika membuat Young-joon panik, ketakutan, hingga dia berteriak histeris...


Hari demi hari terlewati.. fisiknya telah pulih, tapi tidak dengan psikis-nya. Young-joon kecil, masih sering melamun, memikirkan insiden mengenaskan itu, serta mengingat Mi-so..


Dia pun meminta sang ibu untuk membawanya ke daerah sekitar TKP. Tapi ternyata.. tempat itu telah dihancurkan untuk dibangun ‘Yumyung Land’

Young-joon kecewa, dia pun mengeluh: “Aku ingin menepati janjiku dengannya untuk menemuinya lagi...”


Hingga dia beranjak dewasa.. traumanya belum hilang juga. Young-joon takut untuk berinteraksi dengan wanita, serta dia pun selalu histeris ketika melihat pengikat kabel..


Namun suatu ketika, Young-joon melihat sosok Mi-so yg duduk di tengah pegawai kantornya. Sungguh, momen itu nyata, tetapi terasa sepperti mimpi untuknya..


Dia sengaja duduk disamping Mi-so, dan bertanya apakah Mi-so mengenalnya? Dengan polosnya, Mi-so menjawab ya.. tetapi dia mengenalnya sebagai Lee Young-joon, putra dari presidr Lee yg merupakan atasannya. 

Kala itu.. Young-joon kecewa tetapi dia senang, karena akhirnya mereeka bisa bertemu lagi. Dia pun memutuskan, untuk menyimpan rahasia masa lalunya sendirian saja..


Akan tetapi.. pertemuan siangkat itu tak cukup untuknya. Karena kemudian, Young-joon ingin dirinya bisa menjaga Mi-so didekatnya.. Maka dengan sengaja, dia memilih Mi-so menjadi sekretaris pribadinya.


Memulai pekerjaannya disana.. Mi-so yg tak memiliki banyak kemampuan, merasa rendah diri. ada telpon dari Jepang, tetapi dia tak mengerti bahasa Jepang. Maka salah satu staff menyindirnya, “Kenapa begini saja tidak mampu? Karena bukan lulusan universitas?”


Saat jam istriahat, Mi-so menelpon kakaknya.. dia menangis, menceritakan kesulitannya berhadapan dengan orang-orang yg jauh lebih pintar dibandingkannya. Namun dia menegaskan, bahwa dirinya pasti akan beradaptasi dengan cepat..

Tanpa MI-so ketahui, ternyata Young-joon tengah berdiri di dekatnya.. dan tentunya dia endengar seluruh keluh seesahnya.


Dengan cara yg terkesan begitu angkuh.. Young-joon menaruh buku belajar Bahasa Jepan di meja Mi-so, kemudian menyuruhnya menguasi 30 halaman per-hari dan Young-joon densiri yg akan mengetesnya.


Mi-so belajar.. dan Young-joon terus mengetesnya. Tapi Mi-so kesulitan, dan kata yg dia kuasai hanyalah ‘suminasen’ (artinya maaf) 


Maka Young-joon menempelkan catatan kecil di sampul buku, berisi: ‘Tugasmu mempertaruhkan hidupmu untuk menghafalnya’

Mi-so kesal pada Young-joon, maka dibawah catatan itu dia menulis: ‘Direktur Lee sangat menyebalkan $%#%!!’


Dengan tekad dan usaha yg kuat, akhirnya Mi-so mulai mahir berbahasa Jepang setelah berlatih selama berhari-hari. Maka sebagai balsan, Young-joon memberinya hadiah, “Ini hadiah karena perkembanganmu pesat dalam sekejap. Kerja kerasmu selalu membuahkan hasil. Kamu pegawai pertama yang mendapat hadiah dariku. Pertahankan semangat itu dalam waktu lama!”


Mi-so sangat girang menerimanya, hingga kemudian dia mengetahui kalai hadinya adalah buku belajar bahasa China ☹


Young-joon bekerja hingga larut malam.. dia memanggil Mi-so via telpon, tapi tak ada jawaban. Maka dia keluar untuk menemuinya langsung..


Ternayta.. Mi-so ketiduran. Young-joon hanya tersenyum.. dia lalu memabngunkannya, dan memintanya pulang saja.


Mi-so menolak, dia malah minta maaf dan bilang akan menyelesaikan kerjaannya yg harus dikumpulkan besok pagi..

Young-joon tetap menyuruhnya pulang, dia bilang agenda yg berkaitan dengan tugas itu, waktunya ditunda, maka tidak perlu tergesa-gesa untuk menyelesaikannya.


Setelah Mi-so pulang, Young-joon menelpon pegawainya.. ternyata agenda itu tak ditunda darisananya, tetapi ditunda atas pemintaan Young-joon secara khusus....


Young-joon akhirnya naik jabatan, maka Mi-so memberikan hadiah sederhana untuknya, “Tampaknya Anda tidak butuh apa pun. Walau butuh sesuatu, pasti harganya mahal. Jadi, aku membuatnya untuk mengungkapkan ketulusanku...” jelas Mi-so

Tapi dengan dinginnya, Young-joon malah bilang: “Ini bukan gayaku...”

“Kalau begitu, kembalikan...” ujar Mi-so kesal

“Tapi aku orang yang mengutamakan proses. Aku akan menerima ketulusanmu dengan senang hati... Terima kasih...” tutur Young-joon


Setelah Mi-so berjalan keluar, Young-joon tersenyum dan berkata: “Akan kupakai ini selama sepekan karena ketulusannya”


Di hari ulang tahunnya, Mi-so mendapatkan cake yg sangat cantik dari Young-joon. Saking gembiranya, dia hendak berfoto dengan cake itu..


Namun tragis, karena Mi-so malah menjatuhkan cake-nya ketika dia hendak mengambil ponselnya, “Astaga... Maafkan aku...” ucap Mi-so dengan mata yg berkaca-kaca

“Bukan masalah besar. Jangan menatapku seperti itu di hari ulang tahunmu...” ujar Young-joon


Mereka pun tertawa bersama, telihat sangat bahagia.. tanpa ada masalah apa pun yg menerpa..


Hingga tiba lah, hari dimana secara tiba-tiba Mi-so meminta Young-joon untuk mencari sekretaris yg baru karena diirnya akan berhenti..

“Untuk kali pertama, aku tersadar bahwa aku tidak akan bisa melepaskanmu. Kamulah yang kubutuhkan sejak awal...” tutur Young-joon
Comments


EmoticonEmoticon