7/13/2018

SINOPSIS What's Wrong With Secretary Kim Episode 11 PART 5

SINOPSIS What's Wrong With Secretary Kim Episode 11 BAGIAN 5


Young-joon tengah sibuk memeriksa peta Yumyung Land, dan Yoo-shik datang menemuinya.. hanya untuk terus mengoceh tentang dirinya yg ‘tak bijak’

Dia pun menceritakan pertemuannya dengan sang mantan istri tadi siang, lalu berpesan agar Young-joon tak pernah berpisah dengan Mi-so, karena perpisahan itu menyakitkan..


Merasa kesepian, Yoo-shik meminta Young-joon menaminya minum malam ini, tetapi Young-joon menolak.. Yoo-shik menebak, pasti alasannya karena Mi-so. 

Maka dia meminta Young-joon untuk memilih, dirinya atau Mi-so? dan tanpa perlu ditanya, jawabannya jelas.. Young-joon pasti memilih Mi-so dan dia malah menyuruh Yoo-shik untuk rapat saja, jika dia sangat kesepian dan butuh ditemani orang-orang..


Para pegawai kembali ke kantor setelah spa. Semuanya senang, tapi mereka asal bicara mengatakan kalau sehabis spa, enaknya tiduran dirumah..


Bersamaan dengan itu, datanglah Young-joon yg langsung mengamini perkataan tersebut. Dia menyuruh mereka untuk pulang saja dan beristirahat..

Mereka merasa segan, dan malah menegaskan bahwa mereka akan bekerja semaksimal mungkin, setelah kebaikan yg diberikan Young-joon. Namun dengan ramahnya, Young-joon meyakinkan mereka untuk pulang saja.. dan bekerja maksimal esok hari kemudian..

“Silahkan pulang.. dan untuk Sekretaris Kim, tetap di sini dan mari bicara sejenak...” ujar Young-joon


Sambil jalan, Young-joon menegaskan kepada Mi-so bahwa ini bukanlah perlakuan khsusu, karena semua pegawai menadapatkan perlakuan yg sama dengannya..

Mi-so tersenyum, “Hari ini tidak apa-apa, tapi jangan diulangi besok...” ucapnya


Young-joon menyuruh Pak Yang untuk pulang lebih awal juga..

“Baiklah. Selamat jalan. Semuanya pasti sudah pulang. Nona Bong juga...” ucap Pak Yang


Hari berubah gelap.. Young-joon membawa Mi-so ke Yumyung Land, tepatnya ke depan whana komedi putar.


Young-joon menjelaskan, bahwa disana lah lokasi yg menjadi TKP penculikan mereka semasa kecil. Mi-so kaget, “Darimana anda mengetahuinya?”


“Aku membandingkan banyak peta..” jawabnya, yg kemudian mengungkapkan bahwa hal pertama yg terbersit dalam benaknya ketika mengetahui hal ini, adalah kata ‘Syukurlah’.. Karena Kenangan mengerikan itu bisa dikubur oleh kenangan bahagia pengunjung yang menaiki komidi putar ini...

“Kini, tempat ini hanya dipenuhi kenangan bahagia, bukan kenangan menyakitkan...” ujar Mi-so


Berikunya Young-joon mengajak Mi-so menuju tempat air mancur, 

“Ada satu tempat lagi yang ingin kutunjukkan...” ucap Young-joon

“Kenapa di sini? Anda mau melempar koin dan menyampaikan harapan?” tanya Mi-so

“Harapanmu sudah terwujud, yaitu menemukan orang yang kamu cari selama ini...” jawb Young-joon dengan pedenya


Kemudian, Young-joon memberitahukan, bahwa tempat ini dulunya adalah lokasi tempat rumah Mi-so berada..

“Sungguh? Menarik sekali, ternyata dahulu ini rumahku.  Seperti kata Anda, aku lega ini bukan toilet atau rumah berhantu...” ujar Mi-so


Young-joon tersenyum, “Kamu tidak akan mengerti, Kamu tidak akan mengerti, betapa berartinya bagiku kita bisa membicarakan peristiwa itu sesantai ini...” ucapnya

“Kita akan selalu bahagia. Kita akan selalu bersama...” tegas Mi-so


“Aku tahu. Mana mungkin kamu tidak senang bersamaku? Jangan mengucapkan hal yang sudah jelas. Itu hanya membuat mulutmu lelah...” ujar Young-joon

Harusnya Mi-so pulang, namun Young-joon tiba-tiba mengajaknya jalan-jalan dengan alasan udara malamnya sangat segar..


Sejenak mereka jalan-jalan ringan.. lalu mereka duduk di bangku taman, sambil menikmati es lilin yg pertama kalinya Young-joon makan.

“Bagaimana es lilin pertama Anda?”

“Ini hanya pewarna makanan beku ditambah gula.  Tapi rasanya enak. Kekurangannya, terkadang karetnya terasa di mulut...”

Tiba-tiba, Young-joon mengajak Mi-so kerumahnya malam ini. Tenetu saja Mi-so kaget, “Maksud anda apa?”


“Aku tidak mau kamu sendirian. Aku mengalami stres pascatrauma setelah peristiwa itu. Setiap malam, aku terbayang wanita itu dan tidak bisa tidur. Saat tidur pun, aku bermimpi buruk. Aku khawatir kamu bermimpi buruk sepertiku. Jadi, aku tidak mau kamu sendirian malam ini...” jelasnya

Mi-so tersenyum, “Terima kasih. Tapi aku baik-baik saja. Sebenarnya, aku kurang ingat jelas.  Aku masih kecil. Aku hanya ingat bahwa aku menganggap mayat sebagai laba-laba besar. Itu tidak terlalu sulit ditahan. Jadi,  akan kuberi tahu jika kenangan itu mulai tidak tertahankan. Jika saat itu tiba, Anda akan melindungiku seperti dahulu, bukan?”

“Tentu saja, aku akan melindungimu. Tapi jika kamu takut, segera hubungi aku. Akan kutunggu teleponmu sepanjang malam...”


Dirumahnya.. Young-joon tak bisa tidur, dia membaca buku favorit Mi-so yg berjudul ‘Setiap Momen ada Kamu’

Membuka salah satu halaman, terdapat satu puisi.. dia pun membacanya, sambil mengingat momen-momennya bersama dengan Mi-so..


‘Setiap momenku adalah kamu...’

‘Saat aku dicintai, juga saat aku menderita. Bahkan saat berpisah, kamulah segalanya bagiku. Dan setiap momen adalah kamu. Tanpamu, kurasa aku tidak bisa menjelaskan cerita hidupku sejauh ini.’


Mi-so bersiap tidur.. namun ada usara aneh dari luar yg membuatnya gelisah ketakutan. Apalagi, tiba-tiba terdengar uara ketuka pintu..


Agak mengejutkan, karena yg datang adalah Young-joon. Mi-so bertanya: “Ada apa? Kenapa datang kesini lagi?”

“Karena kamu menolak..” jawa Young-joon

“Apa?” tanya Mi-so

“Kamu tidak mau ke rumahku, jadi, aku akan menginap di rumahmu. Biarkan aku tidur di sisimu...” jawab Young-joon

2 komentar

  1. Owh trungkap fakta saat Young Joon & Mi So di culik, dre awal Young Joon udh mengenal Mi So & membuat Mi So brada di sisi dgn cara mnjdiQn ny sekertaris :), wah di tunggu ep 12 nyaaa ;), makasih :) di tunggu sinopsis2 selanjutnyaaa :) semangattttt!!!!! :*

    BalasHapus


EmoticonEmoticon