7/16/2018

SINOPSIS What's Wrong With Secretary Kim Episode 12 PART 1

SINOPSIS What's Wrong With Secretary Kim Episode 12 BAGIAN 1


“Kamu menolak untuk pergi ke rumahku, jadi, aku akan tidur di rumahmu... Maksudku aku akan tinggal di rumahmu. Ayo tidur bersama...” tutur Young-joon yg seketika membuat MI-so terbelalak kaget mendengarnya

“Tidur bersama? Kenapa bicara Anda tidak masuk akal? Anda mau pindah kemari?” tanya Mi-so

“Aku hanya menginap beberapa hari, jadi, bukan pindah. Ini pindah sementara...” jawab Young-joon

“Ini hanya apartemen tipe studio, jadi, kamarnya cuman satu. Kita tidak bisa tidur bersama...” ujar Mi-so


“Itu sebabnya aku mengajakmu ke rumahku karena kamarku banyak, tapi kamu menolak...”  tukas Young-joon yg kemudian memasukkan koper besarnya kedalam.


Serasa di rumahnya sendiri, Young-joon langsung mengeluarkan isi kopernya.. pertama dia menata sepatunya dalam rak, yg kebetulan Mi-so tak punya banyak sepatu jadi tersisa banyak ruang untuk sepatu-sepatu miliknya..


Berikurnya, dia menaruh beberapa setelah jas-nya dalam lemari, sambil berkata: “Aku sangat mengenal tempat ini. Ruang lemari itu pas..”


Selanjutnya, dia menaruh barang-barangnya di meja rias. Memerhatikan barang Mi-so yg tak terlalu banyak, membuatnya berkomentar: “Omong-omong, kamu mengusung gaya hidup minimalis?”

“Aku tidak mampu berbelanja karena harus melunasi utang...” jawab Mi-so


Ketika menaruh kotak jam, tak sengaja Young-joon menjatuhkan barangnya. Dia hendak mengambilnya dan Mi-so juga.. maka tangan mereka bersentuhan, dan untuk beberapa saat.. mereka diam pada posisi itu..


Suasananya terasa begitu canggung, Young-joon lantas bertnaya: “Kamu gugup? Karena kita akan bersama malam ini?”

“Tidak!” jawab Mi-so


“Bagus. Jangan gugup. Tujuanku tidur di sini malam ini adalah untuk melindungimu agar tidurmu nyenyak...” jelas Young-joon, yg kemudian memberikan sekotak hadiah berisi sabun cuci kaki, “Jika merendam kaki, kaki menjadi hangat. Sirkulasi energi dan darah pun terbantu. Itu juga mengeluarkan toksin dalam tubuh dan membantumu tidur nyenyak...” jelasnya


Saat itu juga, mereka lagsung mencoba sabun itu untuk merendam kakinya di baskom..

“Ini sangat berbeda dari bayanganku...” ujar Young-koon

“Maaf. Aku tidak punya bak rendam. Anda terlihat tidak nyaman...” 

“Aku nyaman, hanya belum terbiasa... Jadi, jangan hiraukan aku dan coba bersantai dengan sabunnya. Pakai baskom atau bak rendam, efeknya tetap sama...”


Krik.. krik.. sejenak suasana kembali hening. Hingga secara tak sengaja, Young-joon menekan tombol air.. yg membuatnya malah bertanya apakah toiletnya sering tersumbat?

“Tentu saja tidak..” jawab Mi-so dengan kikuknya


Selesai berendam, mereka keluar meninggalkan toilet. Young-joon tanya: “Bagaimana rasanya? Kamu merasakan peningkatan dalam sirkulasi energi dan darahmu? Apa pengeluaran toksin dalam tubuhmu akan membantumu tidur nyenyak?”

Sambil tertawa kikuk, Mi-so menjawab: “Iya.. Sangat menyegarkan. Kurasa aku akan tidur pulas malam ini...”


“Baguslah.. ayo kita tidur!” ajak Young-joon, yg kemudian mematikan lampu yg seketika membuat Mi-so makin gugup.


Mi-so berbaring di kasurnya, kemudian tiba-tiba Young-joon berbaring disebelahnya.. dia terperanjat kaget, “Kenapa Anda berbaring di sampingku?” tanyanya

“Lantas, aku harus tidur di mana?”

“Apa kita akan tidur seperti ini?”

“Tentu saja. Hanya ini kasurmu...”


Lalu Young-joon mengatakan bahwa dia akan menyediakan bantal, karena Mi-so telah menyediakan kasur untuknya..

“Aku sudah punya bantal...” tukas Mi-so

“Bukan bantal itu. Aku menyiapkan bantal istimewa yang akan membantumu tidur nyenyak. Yaitu lenganku...” ujar Young-joon, yg tentunya membuat Mi-so jadi salah tingkah.

Mi-so lantas mengatur posisi kasurnya, lalu mengatakan bahwa dia belum ngantuk dan ingin menonton TV saja..


Namun ketika TV dinyalakan, sangat kebetulan karena tengah ditayangkan adegan ciuman intens dalam Drama “Another Miss Oh”...

Mereka sangat kaget.. suasana jadi semakin kikuk dan mereka berdua jadi salah tingkah. Bergegas Mi-so mengganti channel, dan memilih untuk nonton pertandingan bola saja.


“Sekretaris Kim.. kamu tidak nyaman seranjang denganku?” tanya Young-joon

“Bukannya tidak nyaman, tapi aku agak canggung. Entah kenapa, aku gugup. Jadi, tidak bisa tidur...” jawab Mi-so

“Ayo kita minum wine...” ajwak Young-joon, “Wine menurunkan suhu tubuh dan merangsang kantuk. Itu membantumu tidur nyenyak...” tambahnya

“Boleh. Tapi aku tidak punya wine...” ujar Mi-so

“Aku sudah menduganya. Jadi, aku membawanya...”  jawab Young-joon


Mereka duduk di rooftop, untuk menikmati wine sambil menghidup udara malam yg segar. Namun sayangnya, Mi-so tak memilik pembuka botol..

“Artinya, kita tidak bisa meminumnya?” tanya Young-joon

“Tidak, aku tahu cara membukanya. Aku pernah melihatnya di acara TV metode membuka botol wine tanpa pembukanya...”

“Kamu makin lucu, Mi So. Mana bisa tanpa pembuka botol? Dengan sulap?”

“Hanya dengan sebuah trik.. Bisa pinjami aku sepatu Anda?”


Young-joon meminjamkan sepatunya, yg ternyata digunakkan Mi-so sebagai bantalan botol yg dipukulkan ke tembok..

Young-joon menatapnya heran, “Harga anggur itu 20.000 dolar...” ungkapnya, yg seketika membuat Mi-so diam dan lansgung meminta maaf


Mi-so mengembalikan sepatu itu, dan Young-joon hanya tersenyum karenanya. Lalu tiba-tiba, terdengar suara seorang ahjumma yg berteriak: “Mobil siapa yang nomor polisinya 1757?”

Lantas, Young-joon berkomentar sinis: “Para tetangga yang tidak sopan. Orang yang berteriak tengah malam begini dan pemilik mobil bernomor polisi 1757..”

“Bukankah 1757 nomor pelat mobil Anda?” ujar Mi-so


Mereka turun menghampiri si ahjumma, yg marah-marah karena Young-joon mmearkirkan mobil di tempatnya. 


Mereka meminta maaf, tapi si ahjumma lanjut mendumel: “Mobilmu semahal ini, tapi tinggal di studio? Menggelikan... Aku mencemaskanmu karena kamu mengingatkanku kepada putraku. Manusia harus hidup sesuai kemampuan. Jangan terobsesi dengan penampilan luar. Putraku tidak peduli dengan penampilan sama sekali dan mendedikasikan dirinya untuk belajar. Baru-baru ini, dia berhasil diterima di Yumyung Group...”

“Akulah pemilik Yumyung Group...” tukas Young-joon

Tapi si ahjumma tak memercayainya, “Astaga! Jangan mengemudi jika kamu mabuk...” ujarnya sinis


Si ahjumma menerima telpon dari putranya, yg cerita kalau dia masih dia kantor dan sepertinay harus kerja lembur. Latas dihadapan Young-joon, si ahjumma mengommel: “Kenapa perusahaanmu menyuruhmu bekerja sekeras ini? Andaikan ibu bisa bertemu mandormu untuk memarahinya...”


Setelah si ahjumma pergi, Young-joon menyuruh MI-so masuk sementara dirinya akan memindah mobil sekalian membeli pembuka tutup botol,

“Tidak, tampaknya Anda kerepotan di sini. Sebaiknya Anda pulang...”

“Sudah kubilang. Aku gelisah jika meninggalkanmu sendirian. Maka kita pergi bersama saja...”

“Ayo ke rumah Anda bersama...”


Mi-so berganti pakaian dan mereka pun berangkat menuju rumah Young-joon, 

“Seharusnya kita bisa tinggal di rumahmu...” ujar Young-joon

“Tidak. Rumahku sempit dan fasilitasnya sedikit. Jika terbayang ketidaknyamanan Anda, bisa-bisa aku terjaga semalaman...”


“Apa menurutmu aku rewel? Jika ya, mau bagaimana lagi. Selama ini aku sangat tersiksa  sejak kejadian itu. Tapi jika membayangkanmu mengalami kengerian yang sama, aku khawatir hingga tidak berdaya...”

“Aku mengerti. Maka itu, aku menyarankan untuk pergi ke rumah Anda...”

1 komentar


EmoticonEmoticon