7/19/2018

SINOPSIS Wok of Love Episode 23 PART 1

SINOPSIS Greasy Melo Episode 23 BAGIAN 1


Nenek Kim terus menangis, dan berulangkali menyangkal fakta bahwa dia adalah ibunya Cil-seong yg dulu menelantarkannya, karena rasa bersalahnya yg terlalu besar.

“Jangan pernah datang kemari lagi. Aku terbiasa tidak mempunyai ibu. Dan aku lebih nyaman seperti itu...” ujar Chil-seong


Sebelum beranjak pergi, Chil-seong sempat menceritakan momen menyedihkan saat dia dibuang: “Aku.. tidak ingat apa pun. Aku tahu aku ditinggalkan di sebuah restoran Cina selagi makan jajangmyeon dan tangsuyuk. Karena mendengarnya dari polisi, aku tidak ingat wajah Anda atau kenyataan bahwa aku mempunyai ibu. Sejak saat itu, setiap kali makan jajangmyeon, aku tidak pernah memilih lauk tangsuyuk. Tidak, aku tidak bisa memakannya sekaligus. Asal Anda tahu. Aku bahkan tidak bisa menjadi kavaleri. Aku tidak bisa masuk militer karena aku anak panti asuhan. Aku juga tidak bisa berkuliah karena aku gangster. Tapi... Aku punya anak buah yang seperti keluargaku. Aku juga punya mobil bagus. Restoran Cina ini milikku. Begitu pun bangunan ini. Aku sukses. Aku hidup bahagia...”


Tangisan Nenek Kim makin menjadi, dan tak lama kemudian Chil-seong kembali lagi: “Aku kemari untuk melihat wajah Anda dan mengatakan ini. Aku ingin Anda tahu aku tidak menyimpan dendam ataupun penyesalan seperti Anda. Seperti Anda, tidak ada yang kuinginkan dari Anda. Bolehkah aku bertanya sesuatu? Kenapa Anda meninggalkanku di restoran Cina?”

“Aku paling menyukai masakan Cina...”

“Astaga. Anda... Anda bahkan egois saat membuangku. Anda datang ke restoran favorit Anda dan meninggalkan anak Anda. Anda menghabiskan jajangmyeon favorit Anda dan meninggalkan anak Anda...”

“Pemilik restoran itu terlihat seperti orang baik. Kukira, jika aku meninggalkanmu di restoran itu, setidaknya kamu tidak akan kelaparan...”


“Kalau begitu, setidaknya Anda seharusnya membayar. Jika meninggalkan anak, setidaknya Anda harus membayar! Anda membuat anak Anda menjadi pencuri, mengirimnya ke kantor polisi dan diejek! Harga menunya dua dolar! Hanya dua dolar! Anda tidak mau menyisihkan dua dolar saat meninggalkan anak Anda. Anda seharusnya menyisihkan dua dolar sialan itu saat meninggalkan anak Anda!!!!” tutur Chiil-seong dengan sangat emosional


Chil-seong meninggalkan cek dengan nominal besar lalu beranjak pergi meninggalkan Nenek Kim yg memilih untuk diam dalam tangisnya...


Turun ke bawah, Chil-seong meiaht para pegawai Hungry Wok yg tengah bersuka cita, mengungkapkan kebahagiannya karena berhasil mendapat orderan dalam jumlah besar untuk yg pertama kalinya..


Tigkah Poong yg memeluk Sae-woo menjadi perhatian semua orang.. maka segera, seteah melepas pelukannya, Poong lagsung memluk pegawai lainnya sembari mengucapkan terimakasih kepada mereka..


Pindah ke hotel Giant.. ternyata penawaran menarik yg ditawarkan Master Wang adalah pengurangan harga yg jadi setara murahnya dengan makanan di Hungry Wok...


Chil-seong menyendiri di tepi danau... nampak jelas bahwa dia menahan tangisnya, tetapi dia hanya bisa mendumel: “Gelap sekali! Sial!”


Semua pegawai telah pulang, akan tetapi Poong masih sibuk di dapur.. memikirkan menu paling cocok untuk disajikan nanti.


Sae-woo yg hendak pulang, lantas menghampirinya dan berusaha membantu memberikan ide untuknya: “Bagaimana kalau jajangmyeon dan daging tangsuyuk? Mereka selalu mengadakan pertemuan di hotel tiap bulannya, jadi, mereka mungkin tidak pernah makan jajangmyeon...”

“Jajangmyeon itu makanan yang paling umum, tapi jika rasanya sangat enak, kita mau memakannya setiap saat...”


Comments


EmoticonEmoticon