8/13/2018

SINOPSIS My ID Is Gangnam Beauty Episode 5 PART 1

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS My ID Is Gangnam Beauty Episode 5 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: jTBC
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS My ID Is Gangnam Beauty Episode 4 Part 5
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS My ID Is Gangnam Beauty Episode 5 Part 2

Permintaan Nyonya Na untuk dipertemukan dengan Kyung-suk,  membuat Mi-rae jadi galau. Dia ingin membantu, namun sadar hal itu cukup sulit, mengingat posisinya yg bukanlah siapa-siapa diantara mereka.


Ketika mendiskusikan hal itu dengan Hyun-jung, tiba-tiba mereka mendengar bunyi aneh. Dan saat menoleh kebelakang, mereka pun melihat sosok orang misterius yg langsung melarikan diri.. 


Hyun-jung segera menelpon polisi, sementara Mi-rae berlari sendirian mengejar pria itu. Tak lama kemudian, polisi ikut membantu.. hingga akhirnya pria yg masih ABG itu berhasil ditangkap.


Sesaat kemudian, mereka semua ada di kantor polisi untuk menyelesaikan permasalahannya. Karena sikapnya tadi, polisi bertanya pada Mi-rae: “Kamu wanita pemberani. Kenapa kamu mengikutinya begitu? Bagaimana jika dia benar-benar orang jahat?”

“Ada yang mengikutiku beberapa hari terakhir, tapi tidak ada orang tiap aku menoleh ke belakang...” jawabnya

Remaja pria itu menjelaskan: “Itu bukan aku. Aku baru melihat dia hari ini. Kukira dia mungkin selebritas, jadi, aku hanya mau memastikan..”


“Lantas, kenapa kamu kabur?” tanya pak polisi, maka si pria ABG menjawab: “Dia mulai mengejarku, jadi, aku ketakutan...”

Sang ibu pun memaparkan bahwa putranya anak yg pengecut, “Dia tidak akan menyakiti orang lain. Bagaimanapun, dia mengikutinya malam-malam dan membuatnya salah sangka. Dia pasti sangat ketakutan...”

Anak itu meminta maaf berulangkali, bahkan dia hampir menangis. Maka pada akhirnya, Mi-rae memaafkannya begitu saja.


Lalu tiba-tiba, datang ayahnya Mi-rae dalam kondisi cemas, mempertanyakan siapa orang yg berani menguntit putrinya itu!!!!


Beberapa saat berlalu... malasah telah terselesaikan, anak itu pun dibolehkan pulang. Mi-rae menelpon Hyun-jung, mengabarkan bahwa sekarang dia bersama sang ayah di kantor polisi....


Ternyata.. memang benar, anak pria itu tak bersalah. Karena yg selama ini menguntit Mi-rar adalah ayahnya sendiri, “Aku mau memastikan dia pulang dengan selamat tiap malam...” jelasnya

Polisi agak menyangsikan pernyataan itu, terlebih melihat perbedaan wajah keduanya. Maka polisi meminta ayah menunjukkan KTP-nya.


Setelah diperiksa.. ada hal mengejutkan lainnya. Ternyata, ibu telah melaporkan ayah sebagai orang hilang..


Setelah mendapat kabar, ibu bergegas menemui ayah yg saat ini tengah mengantar Mi-rae pulang. Sepanjang jalan, tak ada obrolan penting.. tapi secara eksplisit, jelas terlihat bahwa mereka sangat mengkhawatirkan satu sama lain.


Ayah pamit pulang, tapi Hyun-jung muncul dan langsung mengajaknya untuk mampir, sekedar minum teh lebih dulu.


Mi-rae hendak membuatkan minuman, tapi Hyun-jung menyuruhnya untuk berbincang dengan ayah saja.


Suasana terasa begitu canggung. Ayah bingung harus bicara apa, begitu pun sebaliknya. Hyun-jung datang membawakan minuman, “Hati-hati.. masih panas pak..” ucapnya


Namun ayah langsung meminumnya, alhasil mulutnya terbakar kepanasan, membuat Mi-rae mengkhawatirkannya.

“Aku baik-baik saja...” ucap ayah, yg kemudian pamit pulang.


Ibu datang, maka ayah langsung mengajaknya untuk keluar bersamanya. Hyun-jung pun, menyuruh Mi-rae untuk mengejar dan berbicara dengan orang tuanya itu.


Ayah berlari dengan tergesa.. ibu mengejarnya sambil berkata: “Aku jauh-jauh kemari, tapi kamu tidak membiarkan aku bicara dengan putriku atau minum air. Kamu penasaran akan Mi Rae? Lantas, kamu harus pulang. Omong kosong apa ini? 5.000 dolar itu untuk apa? Itu gana-giniku? Kita akan bercerai?”

“Untuk apa aku memberimu gana-gini? Itu untuk tagihan rumah sakit!”

“Dari mana kamu dapat 5.000 dolar? Kamu punya tabungan sendiri yang tidak kuketahui? Sayang!”


Mi-rae mendengar obrolan mereka, namun tak sempat mengejarnya. Dia pun menghentikan langkahnya dan mengirim sms pada Kyung-suk, mengajaknya bertemu eosk hari...


Melanjutkan adegan dari terakhir dari episode sebelumnya.. Mi-rae mengajak Kyung-suk minum dengannya, dan dari kejauhan Soo-ah melihat mereka dengan tatapan penuh kecemburuan.


Kyung-suk menerima ajakan Mi-rae. Mereka minum di salah satu bar dekat sekolah.. Kyung-suk membuka obrolan dengan mengucap kata maaf, “Bukan salahmu, kamu harus bertemu dengannya, tapi aku melampiaskan kepadamu” jelasnya yg kemudian bertanya: “Kamu tidak marah?”

“Hatiku cukup besar...” jawab Mi-rae yg kemudian meminum beberapa gelas soju, padahal jelas terlihat kalau dia tak pandai minum.


“Apa yang kamu lakukan?” tanya Kyung-suk heran. Mi-rae menarik nafas dalam, lalu berkata: “Tolong jangan marah...” dan bertanya, “Kamu sungguh tidak mau bicara dengan ibumu?”

Mendengarnya, membuat Kyung-suk kesal, “Karena ini kamu mengajakku minum? Aku tidak tahu maksudmu kamu kepo saat bilang kamu berhati besar...” ujarnya sinis
Advertisement


EmoticonEmoticon