8/13/2018

SINOPSIS My ID Is Gangnam Beauty Episode 5 PART 5

Advertisement
SINOPSIS My ID Is Gangnam Beauty Episode 5 BAGIAN 5


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: jTBC
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS My ID Is Gangnam Beauty Episode 5 Part 4
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS My ID Is Gangnam Beauty Episode 6 Part 1

Mi-rae minum bersama Woo-young sunbae dan Hyun-jung di bar-nya Woo-jin. Dia mendengar cerita mereka yg mencari kost-an seharian ini.

“Jadi, kapan Anda pindah?”

“Aku akan mengemas barangku besok dan pindah esok lusa. Aku tidak ada kelas selama festival, jadi, akan kupakai untuk pindahan”

“Sebenarnya, jika depositnya Anda naikkan sedikit, Anda akan memiliki lebih banyak pilihan”

“Tapi danaku terbatas. Gaji sebagai asisten dosen lebih rendah dari biaya S2-ku...”


Mendengar kisah Woo-young sunbae yg membiayai hidup serta kuliahnya sendiri, membuat mereka takjub dan jika diperhtikan lebih dalam, sangat jelas ketara bahwa Hyun-jung menaruh perhatian lebih terhadapnya.


Setelah menghitung pemasukkan, akhirnya Woo-jin tersadar, ada yg salah dengan uang di kas-nya. 


Kyung-suk tiba disana, “Aku ingin membantumu, tapi kamu tidak sibuk...” ujarnya


Melihat Mi-rae disana, maka Kyung-suk menghampirinya dan langsung bertanya: “Kamu sedang apa?”


Yong-chul serta geng-nya, sengaja mengunjungi kafe tempatnya Soo-ah bekerja paruh waktu. Mereka ingin memastikan perihal fotonya yg di-like, namun mereka nampak begitu gerogi..


Karena temannya terus mendesak, akhirnya Young-chul memberanikan diri untuk menyapa Soo-ah dan memperkenalkan dirinya...


Sesaat kemudian, dia kembali ke mejanya dan menjelaskan pada yg lain... kalau Soo-ah mengajaknya minum bareng setelah jam kerjanya usai..


Kyung-suk bergabung, duduk bersama mereka. Hyun-jung membahas masa SMP, ketika Kyung-suk sangat terkenal, “Kamu tahu bahwa nama julukanmu adalah Hujan Kyung Seok? Semua murid laki-laki menirukan caramu berjalan di tengah hujan...”

“Untuk apa mereka menirukan hal semacam itu? Aku berjalan di tengah hujan karena tidak punya payung”

“Astaga, menyebalkan. Kamu mau aku bilang mereka menirumu karena kamu kelihatan keren?”

Mendengar cerita itu, membuat Woo-young sunbae bertanya: “Kalian tidak menaksirnya?”

“Tidak. Rasanya hanya seperti melihat selebritas tampan...” jawab Hyun-jung, sementara Mi-rae malah sibuk meminum bir-nya.


Maka Kyung-suk menyindirnya, “Sepertinya kamu mulai jago minum..”, membuat Mi-rae canggung, hingga hampir tersedak.

“Mi Rae bilang dia akan menjaga meja. Apa rencanamu selama festival, Kyung Seok?” tanya Woo-young, lantas Kyung-suk agak terkejut mendengarnya, megetahui bahwa sebelumnya Mi-rae mengatakan kalau dirinya sibuk.

“Itu, ya. Aku memang sibuk. Tapi jurusan butuh bantuanku...” jelas Mi-rae yg kemudian bertanya, apakah Woo-young sunbae akan datang ke festival nanti?


“Entah ada waktu atau tidak untuk mampir. Aku akan datang jika pindahanku sudah beres.” Jawabnya yg kemudian mengajak mereka untuk datang ke pesta rumah barunya.

Kyung-suk merasa heran, “Mengapa harus mengejaka mereka?” tanyanya. 

“Karena mereka tinggal di lingkungan yang sama. Rumah baruku berdekatan dengan rumah mereka...” jawab Woo-young


Malam semkin larut, mereka pun pulang.. Mi-rae bergegas pergi meninggalkan bar itu. Sementara Kyung-suk.. meski agak canggung, dia bertanya pada Woo-young: “Kapan pesta rumah barunya diadakan?”

Woo-young agak kaget, “Kamu benar-benar mau datang? Ternyata kamu lebih bersosialisasi dari tampilanmu. Atau kamu menyukai salah satu dari mereka?” ujarnya yg lantas menagtakan bahwa dia akan menentukkan tanggal yg pas untuk semuanya.


Seisi kampus, sibuk menyelesaikan dekorasi untuk booth festivalnya. Mahasiswa Jurusan Kimia, tengah menyiapkan barang-barang di dalam ruang klub..


Tae-hee sunbae terus makan, dia melihat Mi-rae dan mengatakan dirinya iri dengan badannya yg begitu ramping. Tapi Mi-rae berkata: “Kamu justru lebih cantik...”

“Jangan begitu. Pria kerap menggodaku karena aku gemuk...” ujar Tae-hee, 


“Pria dan wanita punya standar sendiri soal gemuk. Ukuran tubuhnya termasuk sedang. Benar, bukan?” komen So-ah, tapi para lelaki menyebutnya tembam.

“Menurutku kamu manis dan cantik saat pertama melihatmu” ungkap Mi-rae, membuat Tae-hee menjelaskan: “Sebenarnya, banyak yang bilang aku akan cantik jika beratku turun. Tapi menurunkan berat badan itu tidak mudah. Menurunkan berat badan itu sulit...”


Datanglah Jung-ho sunbae yg langsung merebut roti di tangan Tae-hee, sambil berkata: “Aku mengambil ini demi kamu. Kamu bilang kamu akan diet. Jalan hidupmu akan berubah jika berat badanmu turun...”

“Kenapa kamu harus merebut makanannya?” tanya Yoon-byul


“Aku kasihan dia menyia-nyiakan wajah cantiknya. Saat gemuk pun dia cantik. Bayangkan betapa cantiknya jika dia ramping. Kamu sudah berjanji, jadi, berusahalah...” tutur Jung-ho, lantas Tae-hee berkata: “Aku tidak pernah berjanji seperti itu. Aku berterima kasih atas pujianmu, tapi biar aku saja yang memutuskan soal berat tubuhku...”

“Selalu itu yang kamu ucapkan selama setahun ini. Kamu bisa secantik Soo A jika beratmu turun...” tukasnya, maka dengan gayak sok  polos, Soo-ah berkata: “Tolong jangan bilang begitu. Aku tidak cantik. Orang-orang bisa mengkritikku...”


Si sunbae makin memuji Soo-ah, “Aku yakin Soo A juga berusaha dengan atau tanpa orang lain tahu. Dia pasti diet juga, bukan?”

“Tubuh kurusku selalu menjadi masalah sejak kecil” ucap Soo-ah, yg sontak membuat Sung-woon berkomentar: “Memang ada orang yang beratnya tidak pernah naik... perkataanmu, bisa membuat wanita lain merasa kesal..”


Seragamnya telah tiba.. sementara para wanita berganti pakaian, para pria mengangkut barang-barang ke bawah.


Kyung-suk nongkrong di bar.. Woo-jin curhat, tentang rasa bersalahnya ppada Jung-boon,

“Kamu harus meminta maaf...” komen Kyung-suk, namun woo-jin berkata: “Maksudku, aku terlalu menyesal untuk meminta maaf...”


“Kamu harus meminta maaf bahwa kamu sangat menyesal...” ujar Woo-jin, yg kemudian berdiri, mengajaknya datang ke festival kampus


Seteah berganti pakaian, ternayta seragamnya sangat seksi. Mengenakannya membuat Mi-rae merasa tidak nyaman, “Aku tidak suka seragam ini...” keluhnya pelan
Advertisement

1 comments:

Lanjuttt ep 6 nya :) Jelas bgt yaa Kyung Seol suka sama Mi Rae dre SMP, dy bilang Mi Rae orang prtama yg membuat ny tersenyum krna gerakQn kaki ny :*. Soo Ah ini benar2 brwajah Malaikat+polos brhati Iblis pura2 baik tpy hati ny pnya bnyk iri ke Mi Rae ;> :@. Di tunggu sinopsis2 selanjutnyaaa ;)


EmoticonEmoticon