8/24/2018

SINOPSIS My ID Is Gangnam Beauty Episode 8 PART 2

SINOPSIS My ID Is Gangnam Beauty Episode 8 BAGIAN 2


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: jTBC
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS My ID Is Gangnam Beauty Episode 8 Part 1
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS My ID Is Gangnam Beauty Episode 8 Part 3

Terbangun dari tidurnya, hal pertama yg Mi-rae pikirkan adalah pergi ke bioskop dengan seroang pria untuk yg pertama kalinya. Terjadi perdebatan hebat dalam benaknya.. ketika lisannya berkata kalau ini hanya tugas, namun hatinya terus berpikiran kalau ini adalah kencan, maka ia pun sibuk memilih pakaian yg cocok ia kenakan hari ini.


Sesampainya di halte dekat kampus, Mi-rae meminta Hyun-jung pergi duluan saja. dengan gugup, dia bilang dirinya mesti pergi ke toko buku dulu..

“Mau kutemani?” tanya Hyun-jung, namun bergegas MI-rae menjawab ‘tidak usah..’


“Baiklah, sampai nanti...” ucap Hyun-jung yg kemudian agak menggodanya, “Hampir lupa. Kamu akan pulang larut karena akan ke bioskop bersama Kyung Seok?”

“Aku pasti akan pulang begitu filmnya selesai..” sahut Mi-rae dengan intonasi gugup nya. Maka Hyun-jung menanggapinya dengan senyuman sambil berkata: “Mi Rae, kamu boleh pulang larut kok..”


Ternyata bukan toko buku, tapi Mi-rae mengunjungi toko kosmetik. Dia nampak canggung dan kebingungan, maka pelayan menghampirinya untuk membantunya.


“Aku mencari lipstik pink....” ungkap Mi-rae, maka pelayan toko menunjukkan temat lipstik sembari menjelaskan: “Warna pink banyak jenisnya. Ada pink salmon, pink koral, pink rose, pink magenta dan pink ceri.. Lalu jenisnya ada yg glowing dan matte..”

Mendengarnya membuat Mi-rae makin kebingungan dan pelayan menyadari hal itu. Maka dia menwarkan bantuan untuk merias Mi-rae..


Seketika Mi-rae mengenang masa remajanya, “Wanita mulai memakai rias wajah begitu memasuki SMA dan juga mulai membentuk poni. Tapi aku belum pernah melakukan keduanya...”


“Aku takut orang-orang akan mengejek penampilanku meski aku telah memakai rias wajah dan membentuk poni...” Mi-rae


Kembali ke realita, usai merias wajahnya pelayan toko memuji betapa cantiknya Mi-rae. Kemudian dia menawarkan beberapa produk pelengkap saat Mi-rae hendak membayar belanjaannya di kasir.


Meski nampak bimbang, namun pada akhirnya Mi-rae membeli semuanya.. dan dia langsung menyesal keitka berjalan kelua rmeninggalkan toko tersebut, “Kenapa aku membeli ini? Berapa banyak parfum yang harus kujual?”


Di kampus, Tae-hee mengobrol berdua dengan Ye-na, “Bisakah kamu merahasiakan soal apa yang kamu lihat tempo hari?” pintanya

Namun Ye-na kebingungan dan malah balik bertanya: “Memangnya aku melihat apa?”

Akhirnya, Tae-hee menjelaskan fakta bahwa dirinya dan Tae-young sunbae baru saja resmi berpacaran.


Kebetulan, Soo-ah berada di dekat mereka dan mendengar obrolannya. Dan ternyata.. malam kemarin, dia pun mengetahui apa yg terjadi.


Ketika semua orang fokus memerhatikan Soo-ah yg sedang bernyanyi di depan, Tae-hee dan Tae-young nampak begitu dekat..


Kemudian, ketika Soo-ah pulang... tak sengaja dia melihat Tae-hee yg tengah menyatakan perasaannya pada Tae-young.


Tae-young menerima pernyataan cinta itu, mereka pun berpelukan. Ketika Soo-ah pergi, keluar lah Ye-na dalam kondisi mabuk berat, “Kalian berdua sedang apa?” teriaknya yg membuat mereka jadi kikuk.


Meski sekarang tak mengingat momen itu, namun Ye-na ikut bahagia.. dia pun berjanji untuk tak membocorkan hal itu pada siapa un.


Soo-ah pergi ke ruang klub fakultas dan dia mendapat sambutan hangat dari dua seniornya, “Kamu yang terbaik, Hyun Soo-ah. Jangan memacari siapa pun yaa. Karena wanita cantik harus jadi milik semuanya..” teriak mereka dan Soo-ah menanggapinya dengan senyuman manis.


Kemudian Soo-ah sengaja duduk di dekat Tae-young sunbae, lalu menunjukkan rasa perhatiannya, “Menjadi ketua angkatan sulit, ya? Jika ada yang bisa kubantu, katakan saja kapan pun. Hubungi aku saat kamu mau minum-minum... Aku penggemar beratmu...”

Mendengarnya, sspontan membuat Tae-young sunbae agak terkejut..


Saat jalan di kampus, tak sengaja Mi-rae bertemu dengan Jung-boon yg sedang duduk di bawah pohon dengan wajah yg begitu pucat. Yoo-eun menjelaskan, bahwa Jung-boon seperti itu karena terlalu banyak minum dengan teman prianya....

“Semua temanku laki-laki. Tapi aku tidak punya pacar...” ujar Jung-boon, maka Mi-rae bertanya: “Adakah yang kamu sukai?”

“Aku menyukai semuanya, tapi tidak mau memacari mereka. Jika mau memacari mereka, aku tidak bisa berteman lagi...” jawabnya


Jung-boon memuji penmapilan Mi-rae, yg terlihat lebih cantik hari ini. Kemudian dia bertnaya mengapa Mi-rae tak datang ke pesta kemarin?

“Aku ada urusan malam itu...” jawab Mi-rae


Di perpustakaan, Kyung-suk serius membaca buku berjudul: ‘Menghasilkan 500.000 Dolar dengan 50 Dolar’


Kemudian Soo-ah duduk di sebelahnya, maka Kyung-suk bergegas menyimpan buku itu, dibawah buku pelajarannya.

Seperti biasa, Soo-ah selalu bertingkah sok akrab dengannya, “Kamu meninggalkan pesta penutupan lebih awal tanpa berpamitan...” ucapnya, namun Kyung-suk menanggapinya cuek, “Haruskah aku berpamitan? Aku hanya ada urusan...”


Soo-ah ingat, bahwa malam kemarin Kyung-suk bergegas pergi setelah menerima telpon dari Mi-rae. Maka dia pun mencoba untuk mengorek info lebih dalam, “Ada urusan apa?” tanyanya

“Urusan yang harus kuselesaikan” jawab Kyung-suk dengan singkat, maka Soo-ah berkata: “Kukira kita sudah berteman...”

Lanjutnya, Soo-ah mengajak Kyung-suk untuk nonton dengannya,. Tapi dengan jujur, Kyung-suk mengatakan bahwa dia sudah janji pergi ke bioskop dengan Mi-rae.


Sore hari.. Mi-rae sampai di bioskop, dan langsung melihat Kyung-suk yg sedang berdiri menunggunya sambil mainan ponsel. Mi-rae tertegun.. dia nampak begitu gugup, meski dalam benaknya ia terus menegaskan bahwa sekarang dia hanya akan bertemu dengan teman pria nya saja...


Ketika Kyung-suk melirik ke arahnya, Mi-rae makin gugup.. hingga dia berbohong dengan mengatakan, bahwa dia tak melihat Kyung-suk ada disana.

“Film apa yang mau kamu tonton?” tanyanya dengan suara yg gemetar, tapi Kyung-suk dengan tenangnya berkata kalau dia sudah membeli tiket untuk dua orang..

“Baguslah, Kawan. Aku harus membayar berapa?” tanya Mi-rae, namun Kyung-suk bilang tidak usah..


Mereka kemudian membeli cemilan.. Mi-rae hendak membayar, tapi lagi-lagi Kyung-suk melarangnya, dia bahkan tak mau menyentuh uang dari Mi-rae.


Masih ada beberapa saat sampai film nya dimulai dan Mi-rae ingat, bahwa mereka harus melampirkan foto tiket nya.

Kyung-suk bertanya: “Haruskah kurobek jadi dua (tiketnya)?”

“Bagaimana jika salah satu dari kita mengumpulkan fotonya?” ujar Mi-rae


“Kalau begitu, biar aku saja...” ucap Kyung-suk, yg kemudian berfoto selfie sambil memegang tiket nya.

1 komentar


EmoticonEmoticon