8/26/2018

SINOPSIS My ID Is Gangnam Beauty Episode 8 PART 5

SINOPSIS My ID Is Gangnam Beauty Episode 8 BAGIAN 5


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: jTBC
Supported by: sinopsis-tamura.blogspot.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS My ID Is Gangnam Beauty Episode 8 Part 4
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS My ID Is Gangnam Beauty Episode 9 Part 1

Jung-ho menghampiri Ye-na sunbae.. lalu menceirtakan hal yg barusan dilihatnya, “Aku melihat Kyung Seok keluar dari kantor penempatan kerja... Untuk apa dia masuk ke ruangan itu?”

“Anak orang kaya tidak perlu bekerja paruh waktu. Dia sedang pencitraan. Bahkan putra anggota dewan pun juga merupakan staf paruh waktu.”

“Dia sudah bukan anggota dewan lagi. Sebentar lagi dia akan menjadi wali kota...”


Kebetulan, Chan-woo sunbae menguping obrolan mereka, “Si Bedebah Kyung Seok itu. Tidak heran sikapnya begitu...” ujarnya 


Kyung-suk sibuk memeriksa website sekolah, dan tak sengaja Mi-rae melihatnya. Mi-rae nampak begitu salting, “Kami harus menjaga jarak. Menjaga jarak...” ujarnya yg kemudian berjalan menjauhinya


Sesaat kemudian, Soo-ah datang menghampiri Kyung-suk, “Kamu sedang apa? Film yang kamu tonton kemarin seru?” tanyanya

“Iya..” jawab Kyung-suk yg kemudian buru-buru pergi, setelah melihat postingan Woo-young sunbae


Sung-woo kaget melihat Kyung-suk berlari untuk yg pertama kalinya. Namun Won-ho tak pedulli dan malah sibuk menatap layar ponselnya..


Ketika dilirik, ternayta Won-ho sedang mencari-cari kemeja yg mirip dengan miliknya Kyung-suk. makan Sung-woo berkomentar: “Kawan. Sekeren apa pun dia, jangan mencontoh gayanya.”

“Aku tidak bilang akan membelinya!” tegas Won-jo

“Bilang saja terlalu mahal untukmu....” sindirnya


Woo-young memanggil Chan-woo ke ruangannya, dia menegurnya: “Jika kamu selalu absen kuliah, kamu tidak akan lulus. Kamu mau mengulang satu semester?”

“Tapi itu memalukan. Mana bisa kuliah setelah dipermalukan anak baru.”

“Lantas, minta maaflah selayaknya senior dan masalah selesai. Jangan hindari dia.”

“Seharusnya dari awal kulakukan. Kini sudah terlambat.”


Ketika berjalan keluar, kebetulan Kyung-suk ada di depan pintu. Kali ini, Chan-woo menyapanya dengan ramah, “Lama tidak berjumpa. Kabarmu baik, bukan? Aku selalu ingin menemuimu. Bisa kita bicara sebentar?”

“Aku sedang sibuk...” jawab Kyung-suk yg kemudian masuk kedalam ruangan Woo-young


Sementara Chan-woo hanya bisa mengeuh: “Jika aku tahu, aku tidak akan berbuat begitu...”


Langsung pada intinya, Kyung-suk mengungkapkan niatannya untuk menjadi teman sekamar Woo-young sunbae dengan alasan ingin hidup mandiri.


“Kamu kabur dari rumah? Aku tidak mau teman sekamar dalam jangka waktu sebentar...” ujar Woo-young, maka Kyungsuk menegaskan: “Aku akan lama tinggal disana...”

Lanjutnya, Kyung-suk menjelaskan bahwa untuk bulan pertama dia akan menggunakan TV pemebriannya sebagai uang muka. Hal itu membuat Woo-young makin mengira kalau Kyung-suk kabur dari rumah.. namun Kyung-suk tetap menagaskan bahwa dirinya hanya ingin hidup secara mandiri.


Sesaat kemudian, Woo-young telah membuatkan surat perjanjian, “Bayarlah 70 dolar per bulan, tapi kamu harus mengurus semua pekerjaan rumah, mengerti?”

Awalnya Kyung-suk ragu.. tapi karena tak punya pilihan lain, akkhirnya dia setuju..


Orangtuanya Mi-rae mengunjungi putrinya dengan membawa lauk serta buah-buahan. Tak sengaja, Ibu melihat Woo-young sunbae dan mengingatnya sebagai pria yg membantunya waktu itu..


Dengan antusias, ibu turun dari mobil untuk menyapanya. Apalagi, kebetulan.. Mi-rae lewat dan memberitahukan bahwa Woo-young adalah senior nya di kampus.


Sesampainya di rumah Mi-rae, Ibu langsung memintanya untuk memberikan sebagian lauk serta semangka untuk Woo-young sunbae.. sayangnya ibu tak bisa berlam-lama, karena ayah sudah memanggilnya pulang..


Dalam perjalanan menuju rumah Woo-young sunbae, Mi-rae sempat menghentikan langkahnya karena ada telpon masuk dari Bu Na, 

“Bagaimana keadaan Anda? Anda sudah baikan?” tanya Mi-rae

“Aku baik-baik saja. Terima kasih banyak atas bantuanmu...”

“Tidak perlu sungkan...”

“Bagaimana dengan Kyung Seok? Apa dia baik-baik saja?”

“Ya, dia baik-baik saja. Kudengar kalian akhirnya bertemu.”

“Ya, terima kasih juga untuk itu. Apa kamu punya nomor ponsel Kyung Seok? Aku lupa minta nomor ponselnya.”

“Tentu saja. Akan kukirim nomornya kepada Anda. Baiklah. Jaga diri Anda. Sampai jumpa.”


Setibanya di rumah Woo-young sunbae, Mi-rae langsung memberikan makanannya, dan masuk kedalam untuk membantu memindahkan wadahnya..


Namun betapa terkejutnya Mi-rae ketika ia melihat Kyung-suk keluar dari kamar mandi, “Hei, kenapa kamu di sini?”

“Sekarang aku tinggal di sini...” jawab Kyung-suk


10 komentar

  1. Lanjut ceritanya ya mbak.....jangan kelamaan .....tetap semangattt 💪💪💪

    BalasHapus
  2. Lanjutin y min,,
    Please,,
    Aku selalu menunggu,,
    Fighting,,

    BalasHapus
  3. Lanjutin y min,,
    Please,,
    Aku selalu menunggu,,
    Fighting,,

    BalasHapus
  4. Lanjuttt ep 9 nyaa :), #JanganLama2, Kyung Seok bias juga modus hehehe :D,

    BalasHapus
  5. Haahahha.. Suka skali expresi kyung seok... Datar banget.. Kwkwkwk

    BalasHapus
  6. Chingu semangat , cepat dilanjut yah hwaiting ^^9

    BalasHapus
  7. Lanjut ceritanya ka...semangatttt

    BalasHapus
  8. Q pusing lihat orang ganteng...😥😥😥

    BalasHapus
  9. 👍👍👍👍....💖💖💖

    BalasHapus
  10. Awalnya nggak begitu suka, tapi lama lama jadi penasaran kelanjutan ceritanya.

    BalasHapus


EmoticonEmoticon