8/01/2018

SINOPSIS Thirty But Seventeen Episode 6 PART 3

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Still 17 Episode 6 BAGIAN 3


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: SBS
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Thirty But Seventeen Episode 6 Part 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Thirty But Seventeen Episode 7 Part 1

Akhirnya Woo-jin mengejar Seo-ri.. kebetulan di dekatnya ada pembukaan sebauah toko elektronik yg menyetel musik sangat keras.




Woo-jin berusaha menjelaskan semuanya pada Seo-ri, tapi suaranya tertutup oleh musik. Ketika Woo-jin berteriak: “Kamu dipecat!”, seseorang menedang kabel speaker sehingga musiknya mati.. dan teriakan Woo-jin terdengar oleh semua orang disekitarnya..


Sesaat kemudian, mereka berbincang di tempat yg agak sepi. Seo-ri bersedih, menyadari bahwa dirinya salah mengartikan catatan itu.. “Aku bahkan dipecat sebelum sempat bekerja. Aku tidak akan bisa memperbaiki violin pemberian ibuku.....” keluhnya sambil menangis



Seo-ri mengambil tissue di tangan Seo-jin, untuk membuang ingusnya serta mengelap air matanya. Setelah itu dia berkata: “Rasanya nyaman sekali. Aku selama ini ingin menangis. Aku merasa sangat lega karena sudah menangis. Terima kasih, Pak...”

“Untuk apa berterima kasih?”


“Kamu bukan orang yang terlalu baik, tapi menurutku kamu baik. Kamu cemas nanti aku sedih jika memberitahuku bahwa aku dipecat. Kamu orang dewasa, tapi tidak bisa memberitahuku itu. Kamu bahkan memberiku tumpangan. Pokoknya, kamu terlihat dingin, tapi menurutku kamu orang yang baik...”

“Jangan menilaiku seenaknya. Aku hanya kebetulan menerima panggilan telepon itu. Aku tidak akan mempedulikan apa yg terjadi padamu lagi.. Jadi, jangan menilaiku seenaknya”

“Baiklah. Kutarik kembali ucapanku..”


Dirumah Chan tengah asyik menikmati sebungkus besar cemilannya. Seo-ri dan Woo-jin pulnag, maka Chan bertanya tentang pekerjaannya..


Namun Seo-ri cerita kalau dia telah  dipecat sebelum bekerja. Chan heran, dia kecewa dan sangat sedih... tapi sebaliknya, Seo-ri malah menanggapinya dengan ceria. Dia pun optimis, bahwa dia bisa menedapatkan pekerjaan yg lainnya..



Woo-jin melihat tanaman yg tersimpan di depan tangga.. beberapa hari lalu, tanaman itu sangat layu. Namun sekarang, tanaman itu kebali segar.. sesuai dengan yg Seo-ri katakan kala itu.


Waktunya Deok-gu memeriksakan kesehatannya ke dokter.. Woo-jin mengajaknya pergi, namun Deok-gu tak mau dan malah terus menempel pada Seo-ri. Maka Chan menyarankan, supaya Seo-ri ikut pergi ke klinik..



Woo-jin mengikuti saran dari Chan.. dia bersama Seo-ri memabawa Deok-gu ke dokter hewan dan syukurlah, dokter menjelaskan bahwa saat ini, kondisi Deok-gu baik-baik saja.



Dalam perjalanan pulang, ponsel Woo-jin yg tersimpan dalas dipangkuan Seo-ri, tiba-tiab berdering. Seo-ri mengambilnya dan memperlihatakannya pada Woo-jin, tapi Woo-jin bilang.. itu hanya panggilan spam.



Ketika Seo-ri menaruh kembali ponsel itu.. tak sengaja, dia melihat sebungkus cemilan coklat dalam tas, “Apakah ini... Kamu membeli ini dan menungguku waktu itu?”

“Tidak. Aku membeli ini untukku...” jawab Wo-jin dengan gugupnya, dia kemudian mengambil dan memakannya.


Namun memehatikannya, membuat Seo-ri berkomentar: “Tampaknya kamu memaksakan diri untuk memakannya...”

“Siapa? Aku? Tidak ada yang memaksakan diri...” ujar Woo-jin



Di persimpangan jalan, tak sengaja Seo-ri melihat seseorang seperiti pamannya. Maka bergegas, dia turun dan berlari menyebrangi jalanan sambil berteriak: “PAMAN!!!!! PAMAN!!!”



Tapi pada saat itu, jalanan tengah ramai.. Seo-ri nekat menerjang mobi-mobil yg hampir menabraknya. Melihat situasi itu, seketika membuat Woo-jin gemetar ketakutan..



Woo-jin teringat momen menyakitkan di masa lalu.. yg membuatnya selalu merasa bersalah hingga detik ini.




Maka dia turun dari mobil, dan berlari menghampiri Seo-ri. Dia meraih tangannya.. dan memintanya untuk untuk tidak pergi kemana pun. Wajahnya berkeringat, dan matanya pun berkaca-kaca, “Jangan bergerak! Jangan pergi!” pintanya
Advertisement

5 comments

ditunggu sinopsis ep 6 nya min.....semangat nulisnya ya

Lanjuttt ep 7-8 ny :), kok sekarang update ny 1 ep/hari biasa 2-3 ep dgn judul yg brbeda :(, sinopsis "About Time", "A Poem A Day", "Live", "Suits", dsb masih belum tamat pdhal drama ny udh tamat :(. Makasih ;( di tunggu sinopsis2 selanjutnyaaa :)

This comment has been removed by the author.
This comment has been removed by the author.

tolong dlanjut ya kak


EmoticonEmoticon