8/03/2018

SINOPSIS Wok of Love Episode 33 PART 3

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Greasy Melo Episode 33 BAGIAN 3


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: SBS
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Wok of Love Episode 33 Part 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Wok of Love Episode 34 Part 1

Master Wang tak kuasa menahan tangisnya, ketika dia harus mengemas seluruh barang-barang miliknya.. 


Sementara Bo-ra, dengan begitu riangnya dia mengumumkan pada seluruh staff dapur bahwa mulai dari sekarang, chef utama mereka adalah Poong..


Poong hendak mengantar Sae-woo pulang.. Sae-woo bertanya penasaran: “Kenapa kamu kalah dengan hidangan lobstermu?”

“Aku tidak sanggup mengontrol garam. Itu terlalu asin...” jawabnya


Tiba-tiba Poong memberikan hadiah berupa sebuah kalung yg indah. Sae-woo sangat gembira, dia meminta Pong membantu memasangkannya, namun Poong sangat canggung, “Kamu harus mengaitkannya sendiri...” ujarnya

Sae-woo lantas bertanya: “Ini apa maksudnya? Kamu melamarku?”. Sontak Poong berkata: “Apa kamu gila? Aku tidak mau menikah..”

“Ini artinya kamu mencintaiku?” tanya Sae-woo


“Itu tidak berarti apa pun...” jwab Poong yg kemudian mengajaknya makan, “Aku lapar nih..”

“Jangan mengubah topik!” tukas Sae-woo, “Katakan saja kamu mencintaiku pada hari yang seperti ini. Jangan berikan hadiah dan berkata ini tidak berarti...” ujarnya

Lalu, Sae-woo menyinggung kedekatan Poong dan Chil-seong, “Kamu sebegitu menyukainya?”


“Bukan begitu. Masih terasa canggung untuk bersamamu di depan dia. Aku hanya merasa bersalah...” jawab Poong, lantas Sae-woo berkata: “Aku gampang cemburu. Kamu lebih menyukai dia daripada aku?”

Sejenak Poong diam, lalu dia bilang: “Jelas, aku lebih menyukaimu...”. Lanjutnya, Sae-woo bertanya: “Jadi, kalung ini artinya apa? Kamu mau putus denganku?”

“Tidak ada alasan...” jawab Poong


Chil-seong pulang bersama dengan Maeng-dal.. mereka nampak begitu lega, karena tujuannya telah tercapai dan si Crooked mendapat hukumannya di penjara. Mereka pun mendengarkan musik di radio, kebetulan judulnya ibu. Maeng-dal berkata: “Begitu ibu penjual permen karet tahu kita memenangkan kompetisi dan kamu akan segera menjadi CEO Hotel Giant, dia akan senang sekali...”


Poong membawa Sae-woo makan malam di kedai sup favoritnya, “Hari ini aku membalaskan dendamku pada restoran hotel karena aku diusir. Tapi aku tidak pernah membayangkan makan sup pasta kedelai dengan wanita yang memintaku berselingkuh dengannya. Kamu bahkan menyarankan agar kita mencari kamar. Kamu sangat nekat. Bagaimana bisa kamu memintaku berselingkuh denganmu? Apa yang kamu pikirkan?”

“Berhenti membicarakan itu. Kamu membuatku malu...”

“Aku tidak akan lupa bagaimana kamu memintaku berselingkuh. Aku bahkan bangun tengah malam hanya untuk tertawa”

“Aku bersyukur kamu yang lewat di lobi hotel hari itu”

“Aku juga...”


“Selamat telah menjadi chef hotel”

“Terima kasih. Aku akan sibuk mulai sekarang. Kita akan sulit bertemu”

“Kenapa? Kita akan bertemu tiap hari di dapur”

“Tapi aku akan bekerja di hotel”


“Kamu akan bekerja di sana juga? Aku tidak tahu kamu akan mengikutiku”

“Aku suka bekerja dengan wajan. Aku mau bekerja dan belajar di dapurmu. Kamu tidak mau bekerja denganku?”

“Bukan begitu. Hanya saja kamu hampir tidak datang ke kompetisi hari ini...”

“Kamu yakin bukan karena aku kurang berkompeten untuk bekerja denganmu di dapur?”


Chil-seong mendatangi rumah ibunya lagi.. ditemani Maeng-dal, tak sengaja mereka menemukan beberapa bungkus obat dalam laci..


Nyonya Jin tiba-tiba menemui Poong di Hotel, tanpa basa-basi dia lasngung meminta Poong untuk putus dengan Sae-wo.

“Aku mencintai Sae Woo dengan tulus. Itu tidak cukup?” ujar Poong

“Cinta? Perasaan itu akan menghilang setelah setahun kalian menikah. Putriku membutuhkan cinta dan uang...” jelas Ny. Jin

“Aku akan mendapatkan uang...” ujar Poong


“Ayah Sae Woo memang tidak di sini dan kondisiku sedang kurang baik, tapi aku tetap tidak menyukaimu. Aku bahkan berpikir kamu mengingini putriku karena situasiku sekarang ini. Itu membuatku sedih dan sangat menyinggungku. Melihat Sae Woo sangat menyukaimu membuatku mengasihani dia...” 

“Aku akan mendapatkan banyak uang. Tolong berikan aku kesempatan. Aku juga akan baik kepada Anda. Anda belum tahu aku pria yang seperti apa...”

“Aku sudah sering mengatakannya. Kamu tidak cocok dengan keluarga kami. Aku tidak bisa menyetujuimu. Jadi, berhentilah mengencani putriku. Mengerti?!”
Advertisement

2 comments

Kakak kok belum ada lanjutannya ya...

Kakak gak lanjut lagi ya


EmoticonEmoticon