8/13/2018

SINOPSIS Wok of Love Episode 34 PART 2

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Greasy Melo Episode 34 BAGIAN 2


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: SBS
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Wok of Love Episode 34 Part 1
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Wok of Love Episode 34 Part 3

Memulai hari baru, di dapur yg baru.. Poong serta seluruh pegawai mengenakan seragam kebanggaannya. 


Bo-ra menghampiri Sae-woo dan bertanya: “Ada hubungan apa antara kamu dengan Chef Poong?”

“Hubunganku dengan Chef Poong mirip dengan bumi dan langit...” jawab Saewoo, 

Mendengarnya membuat Bo-ra merasa lega, “Aku Bagian Memotong kedua, jadi, aku akan bicara santai...” jelasnya


Tim dapur bersiap-siap di posisinya masing-masing.. dan Poong hanya bisa menatap Sae-woo dari kejauhan.


Sementara Geok-jeong dan Seol-ja, hanya bisa duduk depan gerbang rumah.. mereka berdua sangat sedih, karena tak bisa bekerja di hotel. Bagaimana pun juga, perintah dari Presdir Dan merupakan hal yg paling utama untuknya..


Di dapur, Poong melaksanakan tugasnya sebagai orang terakhir yg memeriksa sepiring hidangan sebelum disajikan ke pelanggan.


Sementara Sae-woo, ditugaskan untuk bekerja sebagai asisten Sam-soon.. Dia disuruh membawakan nasi untuk tiga porsi nasgor. Namu karena lupa, Sae-woo bergegas mendinginkan nasinya lebih dulu..


Sam-soon marah besar, karena kerja Sae-woo sangat lamban. Dihadapan semua orang, dia memarahinya, berkali-kali lipat lebih kejam dibandingkan Poong.


Meninggalkan masalah nasi, berikutnya Sam-soon menyuruh Sae-woo mengambilkan daging kepiting. Sae-wo mengambilnya, tapi Sam-soon terus menolaknya..

Sae-woo mmeinta alasan, tapi Sam-soon malah membentaknya: “Aku sibuk. Perlukah aku mengajarimu semuanya?!”


Tak tahan meihatnya, maka Pong turun tangan. Dia menghampiri Sae-woo lalau menceramahinya untuk memberitahukan kesalahannya, “Kamu tidak bisa mengendus? Daging kepiting bisa berbau amis meski segar karena dingin. Jadi, kamu harus memutihkannya sebelum mengopernya kepada dia. Kamu harus mengecek bahan-bahannya tiga kali. Pastikan dagingnya segar, keras, dan tidak amis. Kamu tidak bisa menggunakan indra penglihatan, penciuman, dan perasa? Hanya karena kamu asisten, bukan berarti kamu tidak penting. Jika kamu tidak becus, hidangannya akan hancur. Sepenting itulah asisten Bagian Api. Pikirkan baik-baik apa kamu sungguh bisa melakukan ini...”


Lanjut memasak.. Sam-soon masih terus menunjukkan sikap ketusnya. Ketika menaruh nasgor ke piring, dia membuat tangan Sae-woo kepanasan karena nasi yg baru matang tumpah diatasnya.

Sae-woo menjerit kepanasan.. matanya pun berkaca-kaca menahan tangis, tapi dia tak bisa mengeluh. Melihatnya begitu menderita, Poong sekali pun tetap tak bisa membantunya..


Bo-ra merasa kasihan pada Sae-woo, dia menghampiri Sam-soon dan memintanya untuk tidak bersikap terlalu keras. Namun Sam-soon tak peduli akan hal itu dan menaytakan, kalau tiap dapur punya aturanny amasing-masing..


Frustasi, Poong meninggalkan dapur dan masuk ke ruang ganti. Dia menendang lokernya,, sambil teriak: “Aku bisa GILA!!!!”


Tiba-tiba ponselnya berdering.. ada telpon masuk dari ayahnya Sae-woo.

“Bisakah kamu membiarkan putriku meninggalkan dapurmu?” pintanya
Advertisement


EmoticonEmoticon