8/24/2018

SINOPSIS Wok of Love Episode 35 PART 2

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Greasy Melo Episode 35 BAGIAN 2


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: SBS
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Wok of Love Episode 35 Part 1
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Wok of Love Episode 35 Part 3

Chil-seong mematikan lampu, tapi dia tak kelluardan malah berbaring di kasur sebelah..

Sang ibu menatapnya haru, lalu berkata: “Manusia harus tahu kapan harus merasa malu. Aku menelantarkanmu. Aku tidak bisa memintamu menyelamatkan aku hanya karena aku menemukanmu dan karena aku sakit. Karena itu aku tidak bisa memberitahumu...”

“Lantas Anda seharusnya menyembunyikannya dariku sampai akhir..” tukas Chil-seong


“Lebih baik kamu tidak punya ibu. Apa bagusnya punya ibu pengidap kanker? Karena itu aku tidak bisa bilang. Karena itu aku hanya berkeliaran di sekitarmu selama ini. Karena aku tidak memberitahumu bahwa aku ibumu, aku bisa pergi menemuimu kapan pun aku mau. Aku bisa bicara denganmu. Saat kamu sakit, aku bisa mengunjungimu di rumah sakit. Aku benar-benar bahagia. Aku bahagia di masa tuaku karena kamu akhirnya hidup dengan baik...” tutur sang ibu

Chil-seong terharu mendengarnya, namun dia mengeluh: “Jangan mengatakan hal-hal seperti itu. Kedengarannya seperti wasiat”


“Awalnya, kamu yang menjadi lintah darat dan menjadi gangster, membuat hatiku hancur, membuatku cemas, dan khawatir. Sejujurnya, hingga sekarang aku masih merasa seperti itu. Jadi, Bisakah kamu berhenti menjadi gangster? Meskipun kamu tidak menarik banyak bunga, orang menganggap pinjaman pribadi itu buruk...” papar sang ibu

“Anda saja sekarat. Kenapa malah menasihatiku? Menyebalkan sekali. Aku tidak mau mendengarnya...” tukas Chil-seong dengan mata yg berkaca-kaca

Sang ibu lantas berjanji: “Dalam kehidupanku yang berikutnya, aku tidak akan melakukan yang lain. Aku hanya akan fokus merawatmu. Saat kita terlahir kembali, kamu bisa meninggalkanku. di restoran Cina karena aku sudah tua. Kamu bisa sekejam yang kamu mau...”


Sejenak suasana menjadi hening. Chil-seong memanggil sang ibu, namun tak ada jawaban, “Kenapa Ibu tidak menjawabku?”

“Meskipun aku mati dan menghilang, jangan mengampuni aku. Aku tidak pantas menjawabmu. Aku akan mati dengan perasaan bersalah. Itu rencanaku...” ujar Sang ibu yg lantas bertanya-tanya pada dirinay sendiri, “Kenapa aku melakukannya kepadamu saat itu? Usiamu bahkan belum lima tahun. Bagaimana aku bisa berbuat begitu kejam?”


Mendengarnya membuat Chil-seong menitikan air mata.. lantas sang ibu berkata: “Jangan menangis, Putraku. Ibumu sudah tua. Dia tidak akan cepat mati. Aku tidak akan cepat mati. Kita bisa bertemu sampai saling merasa muak.”


Pagi hari.. Sae-wo bangun dari tidurnya. Dia lansgung tersenyum melihat kondisinya sendiri yg hanya mengenakan kaos tipis dan celana pendek..


Di rumah, Seol-ja dan Geok-heng memasak makanan yg cukuup untuk sarapan dan, makan siag dan juga makan malam, “Jika Anda mengizinkan aku bekerja di restoran hotel, aku akan bangun lebih pagi untuk memasakkan sarapan, makan siang, dan makan malam Anda sebelum aku pergi. Aku bahkan akan bersih-bersih dan mencuci setelah aku pulang. Aku akan cukup bekerja agar Anda tidak menyadari aku pergi. Mohon izinkan Geok Jeong dan aku bekerja sebagai chef...” pintanya namun tak mendapatkan respon yg positif


Poong berada di hungry wok.. dia mengelilingi serisi ruangan, lalu memagang peralatan di dapurnya..


Sementara Sae-woo telah bersiap di dapur Hotel untuk menerima instruksi dari Sam-soon selaku atasannya..


Tapi kemudian, Poong menelpon Sam-soon, dan memintanya untuk menyuruh Sae-woo datang ke Hungry Wok sekarang juga...


Saat Poong menempel pengumuman di depan, ada sepadang ayah dan anak yg lewat dan bertanya: “Apakah restorannya tutup? Padahal kami ingin mencoba jajangmyeon disini..”

Sejenak Poong terdiam, lalu dia bilang: “Kami buka. Silakan masuk. Akan segera disajikan.”


Mereka menunggu di meja makan.. semetnara Poong masuk ke dapur dan menyiapkan makanannya sendirian...
Advertisement


EmoticonEmoticon