9/02/2018

SINOPSIS My ID Is Gangnam Beauty Episode 11 PART 1

SINOPSIS My ID Is Gangnam Beauty Episode 11 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: jTBC
Supported by: sinopsis-tamura.blogspot.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS My ID Is Gangnam Beauty Episode 10 Part 5
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS My ID Is Gangnam Beauty Episode 11 Part 2

“Menurutku, menjadi cantik itu berkah. Benar begitu? Orang-orang tentu saja menyukaimu. Pasti itu sebabnya mereka yang tidak diberkahi kecantikan melakukan operasi plastik untuk menikmati keuntungan itu, dan menyakiti mereka yang terlahir cantik. Maksudku, wajah cantik menjadi ada banyak karena operasi plastik...” tutur Soo-ah yg tetnunya anat menyakiti hati Mi-rae


“Kukira aku keliru dan bersalah karena menilaimu dengan buruk. Tapi aku tidak keliru. Kamu sudah membenciku sejak awal...” ujar Mi-rae


Sejenak diam.. hingga tiba-tiba, Soo-ah tersenyum dan berkata: “Jangan salah paham. Ada banyak sekali gadis cantik saat ini. Itulah maksudku. Maafkan aku jika menyinggungmu. Aku tahu betul bahwa kamu menjalani operasi plastik karena putus asa. Tapi bukan dirimu yang kumaksudkan....”

“Bohong. Bagaimanapun juga, kamu mengatakan tidak menyukai gadis yang menjalani operasi plastik...” gumam Mi-rae dalam benaknya


EPISODE 11 : “Your ID is Gangnam Beauty”


Mendengat apa yg terjadi barusan, sektika membuat Hyun-jung berkomentar: “Konyol. Katanya, dia tidak membicarakanmu?”

“Aku tahu dia membenciku, tapi aku kesal karena dia menganggapku bodoh.”

“Sudah kubilang, gadis itu aneh. Pokoknya, kamu jangan sampai membantunya PDKT dengan Kyung-suk!”

“Tentu saja. Kubilang aku tidak akan membantunya...”


Di ruang klub, Tae-hee curhat pada Ye-na dan Yoon-byul, “Aku harus bagaimana? Kim Chan Woo tahu kami berpacaran...”


Yoon-byul baru mendengar hal ini, maka dia penasaran: “Apa? Kamu punya pacar?” tanyanya


Bersama dengan itu, masuklah Mi-rae yg hendak mengambil sesuuatu dari loker. Tetapi Yoon-byul terus bertanya, siapa pacarnya Tae-hee, meski Ye-na memberinya kode untuk diam dulu..


Sesaat kemudian, Chan-woo dan seorang senior lainnya, masuk ke ruangan klub. Mereka kompak mengejek hubungan Tae-hee dan Tae-young.

“Kurasa itu tipenya Tae Young. Karena dia sangat kurus, dia pasti mencari pacar yang...” ucapny sambil tertawa cekikikan dan itu membuat Yoon-byul maat kesal, “Hei, hentikan! Kamu tidak tahu yang terjadi di festival itu? Kami tidak akan memaafkanmu jika menghina penampilan orang!”

“Perkataanku tidak menyinggung. Apa yang kukatakan?”

“Aku bisa mendengarnya dari sini! Bedebah sepertimu memang tak pantas untuk dimaafkan!”

“Beraninya kamu bicara kasar kepada senior?!”


Saat perdebatan antara Yoon-byul dan Chan-woo semakin memanas, masuklah Jung-ho sunbae. Berbeda dari biasanya, kali ini dia menunjukkan raut wajah yg begtu lesu.. dia tak membela Chan-woo tapi malah menyuruhnya minta maaf sekarang juga, “Kamu secara gamblang menyinggung para junior, jadi kamu harus minta maaf...” ujarnya


Setelah meninggalkan ruangan itu, Mi-rae menyendiri di tempat sepi, “Jika kuberi tahu orang-orang bahwa aku menyukai seseorang, dan jika seseorang itu adalah Kyung Seok... Mereka pasti akan mengolok-olokku..” keluhnya lirih


Soo-ah memberi makan seekor kucing liar di kampus, “Kamu pasti lapar. Lain kali, akan kuberikan lebih banyak...” ucapnya dengan lembut.

Sesaat kemudian, ponselnya berdering.. ada telpon dari Won-ho yg mengajaknya bertemu.


Won-ho menemui Soo-ah di ruang klub, “Maafkan aku karena bersikap seperti itu mengenai laporan dan pengambilan fotomu tanpa izin...” ucapnya

“Tidak apa-apa. Aku merasa tidak enak karena bersikap begitu sensitif terhadapmu. Maafkan aku juga.” Sahut Soo-ah yg tentunya membuat Won-hyo menganggapnya sebagai wanita yg sangat baik,

“Kamu bahkan lebih baik karena meminta maaf untuk hal sepele...” ucap Soo-ah, lantas Won-ho mengajaknya keluar: “Cuacanya bagus hari ini. Aku membawa kamera. Kamu mau kupotret?”

“Tentu saja...”


Atas perintah Kongres Do, sekretaris Jung masih berusaha mencari keberadaan Kyunghee.


Sung-woon menyindir penampilan Won-ho yg sangat mirip dengan Kyung-suk, keccuali wajahnya saja, “Hei, kamu tidak keberatan memakai pakaian yang sama?”

“Ini terlalu mahal sehingga aku tidak perlu merasa seperti itu. Lagi pula, kenapa itu penting? Yang penting, Soo A tidak marah lagi kepadaku...”


Kebetulan, mereka berpapasan dengan Kyung-suk yg lansgung memerhatikan kemeja Won-ho, lalu bertanya: “Dari mana kamu mendapatkannya?”

“Menurutmu dari mana? Aku membelinya...” jawab Won-ho, llau Kyung-suk berjalan pergi begitu saja, sementara Sung-won makin menyindiri Won-ho menganggapnya telah memberi barang KW..


Kyung-hee sibuk memotret dan menjual tas juga baju yg dia bawa dari rumah. hingga kemudian, ada telpon masuk dari Kyung-suk, “Kamu menjual pakaian kakak?” tanyanya


“Ya, aku membutuhkan uang. Tapi bagaimana Kakak tahu?”

“Kamu membutuhkan uang? Apa terjadi sesuatu?”


Saat jam istirahat, Ye-na sengaja duduk di hadapan Jung-ho, “Cukup mengesankan. Kenapa dari dulu kamu tidak bersikap seperti tadi? Terima kasih sudah membelaku. Aku tahu aku selalu berarti bagimu...”

“Tidak, itu karena Chan Woo keterlaluan.”

“Aku sering menyakitimu, bukan?”

“Tidak.”

“Jangan bohong.”

“Kamu tidak pernah menyakitiku.”

“Aku selalu mengkritikmu dan merendahkanmu. Aku sudah bisa memikirkan banyak hal...”


“Makan saja makananmu..” ujar Jung-ho, yg kemudian mengungkap fakta mengejutkan, “Kamu tahu aku menyukaimu, bukan? Pasti menyenangkan jika aku mengungkapkan perasaanku lebih awal. Aku mengikuti wajib militer...”

Mendengarnya, seketika membuat Ye-na kaget, “Apa? Kapan?”

“Setelah ujian akhir... Aku ingin mengungkapkan perasaanku kepadamu sebelum aku benar-benar pergi. Aku sangat menyukaimu...”


“Kenapa kamu memberitahuku sekarang? Astaga. Menyebalkan sekali!” ujar Ye-na yg kemudian mulai menangis, membuat Jung-ho bertanya: “Kenapa?”

“Itulah yang seharusnya kutanyakan kepadamu. Ada apa denganmu?!” 

Tingkah Ye-na menjadi pusat perhatian tipa orang yg melihatnya, merka pun lantas berkomentar sinis: “Aku tidak mengira dia menangis karena pria seperti itu. Pria itu pasti sangat kaya..”


Dalam kelas, Mi-rae melamun sendirinya.. “Saat mengacu pada pasangan rupawan, itu artinya prianya tampan dan wanitanya cantik. Kyung Seok tampan. Tapi aku tidak cantik. Kami tidak cocok...”


Lalu datanglah Soo-ah yg lasngung duduk di sebelahnya dan bertingkah seolah dia sangat peduli padanya. Hingga kemudian, Soo-ah mulai bertanya, mengapa Kyung-suk tak ada disini, padahal dia ada kelas bersama mereka..


Ternyata Kyung-suk mendatangi motel, tempat Kyung-hee tinggal. Baru juga jalan di lorong.. Kyung-suk sudah merasa tak nyaman dengan suara-suara aneh yg di dengarnya..


Lalu ketika Kyung-hee membukakan pintu, Kyung-suk lansgung menyuruhnya untuk berkemas dan pergi dari tempat ini..
Comments


EmoticonEmoticon