9/02/2018

SINOPSIS My ID Is Gangnam Beauty Episode 11 PART 3

SINOPSIS My ID Is Gangnam Beauty Episode 11 BAGIAN 3


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: jTBC
Supported by: sinopsis-tamura.blogspot.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS My ID Is Gangnam Beauty Episode 11 Part 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS My ID Is Gangnam Beauty Episode 11 Part 4

Karena Mi-rae tak mengangkat telpon darinya, maka Kyung-suk mencari mereka ke arena bisbol indoor terdekat.


Tak bertemu dengan mereka, Kyung-suk malah bertemu dengan seorang pria berpenampilan hebring, bernama Jeno yg memuji ketampanannya dan memintanya untuk menjadi model salonnya. Dia memberikan katu namanya, dan menjanjikan upah hingga 300 dolar, namun Kyung-suk mengabaikannya begitu saja.


Giliran Mi-rae yg memukul, dan ternyata dia cukup hebat. Bahkan Mi-reaberhasil menyamai skor Woo-young sunbae..


Tak lama kemudian Kyung-suk datang, membuat yg lain agak heran, “Hei, kamu dari mana? Kami tidak bisa menghubungimu.”

“Katanya, kalian akan datang ke arena bisbol...”

“Bagaimana kalau kita bagi menjadi dua tim untuk babak berikutnya? Tim yang kalah harus membayarnya.”

“Apa kamu hebat dalam bisbol?”

“Aku tidak akan kemari jika tidak hebat.”


Semetanra Woo-young sunbae memukul bola di dalam, Kyung-suk bertanya pada Mi-rae: “Kenapa kamu tidak menjawab teleponku.”

“Aku tidak tahu kamu menelepon...” jawabnya singkat


Berikutnya giliran Kyung-suk dan ternayta, dia yg paling jago dari yg lainnya. Bahkan dalam satu ronde, dia bisa mencekat dua kali home run secara berturut-turut, yg membuatnya memenangkan pertandingan ini.


Puas bermain, kini saatnya untuk membayar. Ketika Mi-rae mengeluarkan kartu untuk memebayar, Woo-young melarangnya: “Aku yang mengajak kalian...”

“Tapi tetap saja... Kalau begitu, kita bagi dua.”

“Tidak apa-apa...”

“Kamu orang yang hemat, tapi bisa terkadang bermurah hati.”

Melihatnya, tampak membuat Kyung-suk ‘cemburu’. 


Berikutnya, mereka berbincang sejenak di depan mini market. Hyun-jung bertanya: “Kyung Seok, adakah yang tidak bisa kamu lakukan? Orang-orang sulit mendekatimu jika kamu begitu sempurna.”

“Aku yakin dia pasti punya satu kekurangan. Hei, kamu juga jago bermain bola?” tanya Woo-young, namun Kyung-suk diam saja, maka yun-jung berkata: “Karena tidak menjawab, artinya dia jago.”

“Tidak juga...” ucap Kyung-suk yg kemudian bertanya: “Mi Rae. Kenapa kamu diam saja? Apa permainan tadi membuatmu letih?”


“Dia malah sangat kompetitif. Mungkin dia sedang kesal karena tadi kalah...” jawab Hyun-jung, membuat Woo-young bertnaya: “Benarkah karena itu alasannya? Kamu tidak bisa bermain santai saja?”

Lalu Kyung-suk juga bertanya: “Apa kamu sangat kesal karena kukalahkan?”


“Ya. awalnya menyenangkan. Sekarang?” shaut Mi-rae yg kemudian pait pergi

“Dia hanya bercanda. Kalian bisa saja tertipu karena dia jago akting...” jelas Hyun-jung, yg bergegas pamit mengejar Mi-rae


Ditinggal berduaan, tiba-tiba Woo-young sunbae berkata: “Mengalami patah hati dan dicampakkan wanita itu memang penting. Semua orang mengalaminya. Dengan begitu, kita bisa berpikir dewasa. Kamu sudah matang. Kamu sudah dewasa. Kamu sudah bisa hidup mandiri...”


Sesampainya di rumah, Hyun-jung lansgung mengajak Mi-rae berbincang dengan serius: “Kamu bilang Kyung Seok bukan tipemu. Lalu kenapa sikapmu begitu terhadap Kyung Seok?”

“Memang sikapku kenapa? Seperti yang kamu bilang, aku kesal karena dia mengalahkanku.”

“Aku tidak bodoh. Kamu menyukai Kyung Seok, bukan? Jujurlah padaku!”


“Aku hanya... Aku tidak suka dibicarakan. Aku sangat membencinya. Aku bilang begitu karena yang dibicarakan bukanlah hal baik. Orang-orang akan bilang si Monster Bedah Plastik menyukai pria berparas tampan. Aku tidak tahan digosipkan hal yang buruk. Aku hanya ingin hidup dengan tenang...”


Esok hari.. dalam perjalanan menuju tempat kerja, Kyung-suk bercerita: “Kyung Hee sudah pindah ke rumah ibuku...”

“Begitu, ya...” sahut Mi-rae, yg membuat Kyung-suk bertnaya: “Kenapa kamu marah?”

“Apa? Aku tidak marah.”

“Kenapa sikapmu begini?”

“Seharusnya bagaimana? Apa aku harus sangat girang dan berkomentar betapa senangnya ibumu?”


Obrolan mereka tepotong oleh kemunculan Soo-ah, yg berjalan menghampiri mereka dengan mengenakan seragam pegawai paruh waktu yg sama, “Teman-teman. Aku diwawancara kemarin dan lulus...” ungkapnya


“Kudengar kamu yang memberitahunya tentang pekerjaan ini. Lihat dua wanita cantik ini. Kami tidak perlu mendekorasi interior berkat kalian...” tutur Pak Park

“Mereka bukan hiasan.” Tukas Kyung-suk


Soo-ah diajak pergi karena masih harus melakukan pengenalan tempat. Maka tinggallah Kyung-suk dan Mi-rae. Kyung-suk lantas bertanya: “Ada apa antara kamu dengan Soo-ah?”

“Tidak ada apa-apa.”

“Dia bilang sesuatu tentang pertemanan kita?”

“Tidak.”

“Sepertinya dia bilang sesuatu.”


Dalam benaknya, Mi-rae bergumam: “Kenapa dia sangat cepat tanggap?”

Lalu ada pesan masuk dari Soo-ah: ‘Bisa biarkan aku dan Kyung Seok makan berdua saja nanti?’


Setelah melakukan pemilihan suara, Kongres Do menerima kabar mengenai Kyung-hee yg sekarang tinggal dengan ibunya. Bukannya marah, belliau malah berkata: “Lebih aman baginya tinggal di sana...”

7 komentar

  1. Soo ah ni jahat bgt.g suka..🤗

    BalasHapus
  2. Ihh so ah..i don't like u...kamu perusak suasanaaaaa.!!gak bisa sportif gtu..klo suka ama kyung suk ya jgn suka mojokin mi rae dongg..ngomng lgsung ama kyung suk nya!!😬😬

    BalasHapus
  3. Mewek bgt aku lihat episode ini...😣😣😭😭

    BalasHapus
  4. Soo-ah..dikomik udah jahat..di dalam drama lebih jahat lagi...kzl😵

    BalasHapus
  5. Soo ah nyebein banget sih 😶

    BalasHapus
  6. Sebel banget sama soo ah si ratu 🐍...cepet lanjut ya ka sinopsis ep 11 part 4&5

    BalasHapus
  7. Soo ah munafuk,,,jijik bgt sich cewe cantik tp kelakuan kya orng gila,

    BalasHapus


EmoticonEmoticon