9/11/2018

SINOPSIS My ID Is Gangnam Beauty Episode 13 PART 3

SINOPSIS My ID Is Gangnam Beauty Episode 13 BAGIAN 3


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: jTBC
Supported by: sinopsis-tamura.blogspot.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS My ID Is Gangnam Beauty Episode 13 Part 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS My ID Is Gangnam Beauty Episode 13 Part 4

Kyung-suk berkata: “Jika kamu bilang kepada semua orang bahwa kamu menyukaiku, aku juga bisa bilang kepada semuanya siapa wanita yang kusukai! Aku bisa bilang bahwa aku menyukai Mi Rae!”


“Jika kamu melakukan itu, Mi Rae akan menjadi terkenal. Orang lain akan heran kenapa pria sepertimu menyukai Mi Rae. Kamu pikir gosip dan isu bisa menguntungkan Mi Rae?” sahut Soo-h dengan sinisnya


Tapi mendadak, datanglah Mi-rae yg langsung memanggil Kyung-suk untuk ikut dengannya. Soo-ah lantas berkata: “Kami sedang membahas sesuatu yang penting...”

“Ada hal penting juga yang ingin aku bicarakan dengannya...” tukas Mi-rae, yg kemudian meminta waktu untuk berbicara empat mata dengan Soo-ah.


Secara gamblang, Mi-rae memberanikan diri untuk menegur Soo-ah: “Aku tahu kamu tidak menyukaiku. Aku juga tahu kamu tidak terima bahwa Kyung Seok menyukaiku. Tapi kamu tidak boleh memanfaatkannya! Jangan mencampuri urusannya!”

“Aku mencampuri urusannya? Apa maksudmu?”

“Semua orang tahu bahwa dia paling tampan dan cerdas. Jika dia mengencani seseorang, orang-orang akan mengabaikanmu. Itu sebabnya kamu ingin memastikan dia tidak mengencani orang lain kecuali kamu!”

“Apa jalan pikiranmu sedang sehat?”

“Ya. Aku sangat sadar itu. Aku bisa melihat niatmu. Dengan Chan Woo sekali pun, pasti kamu menolaknya karena aku menyukainya. Dan aku juga tahu kamu yang pertama mendekati Park Yong Chul. Pasti kamu ingin meyakinkanku bahwa aku terlahir jelek. Bahwa aku tidak sebanding denganmu!”


“Benar. Sejak aku lahir, dan seumur hidupku, aku akan selalu berbeda darimu. wanita yang bedah plastik demi hidup yang lebih baik berbeda dariku..”

“Entahlah. Kurasa kita sama saja...”

“Apa? Apa kamu bilang begitu karena kejadian di kamar kecil tadi? Biar kuperjelas. Aku tidak sengaja memuntahkan makananku. Aku hanya mual, itu saja.”

“Karena kamu mengungkitnya lagi aku makin yakin kamu sengaja memuntahkannya!”


Soo-ah menjerit kesal, tapi Mi-rae menanggappinya santai, “Aku tidak pernah melihatmu begini. Apa kamu tahu bahwa ini kali pertamamu bersikap jujur kepadaku? Sepertinya ini kali pertamaku melihat dirimu yang sebenarnya. Dasar licik...”


Mi-rae berjalan keluar.. dan Kyung-suk telah berdiri menunggunya di lobby, “Ada apa? Katamu kamu mau bicara. Apa yang ingin kamu bicarakan?” tanyanya


“Itu... Sebenarnya... Apa kamu sudah pulih?” tanya Mi-rae gelagapan

“Sungguh mengecewakan. Itukah hal penting yang ingin kamu bicarakan kepadaku?” ujar Kyung-suk dan Mi-rae menjawab, “Iya.. Aku mencemaskanmu...”


Sejenak terdiam.. lantas kemudian, Kyung-suk bertanya: “Kamu mau makan?”

“Apa?” sahut Mi-rae denagn sangat kikuknya


Sementara sekarang.. ibu nampak frustasi, setelah mengetahui fakta dibalik panggilang ‘si cantik Gangnam’. Dia tak mau kerja dan juga tak nafsu makan..

“Semua ini salahku. Aku menyuruhnya mengubah total. Seharusnya bedah plastik biasa saja...”

“Apa gunanya menyesal? Ini. Ayo makan..”

“Apa menurutmu semua orang menilai wajahnya seperti itu? Mungkin mereka mengatakan itu di belakangnya, bukan? Kasihan sekali putriku...”


“Sudah kubilang jangan bersikap seperti ada yang mati. Kenapa kamu menangis?”

“Aku juga merasa bersalah kepadamu. Ada banyak yang seperti Mi Rae. Bagi orang seperti dia, dia sangat populer. Benar, bukan? Pasti ada banyak yang seperti dia, bukan?”

“Tentu. Orang yang menjuluki itu pasti tidak mengenal dia. Orang yang mengenalnya tidak akan menjulukinya begitu...”


Makan bareng, Kyung-suk bertanya pada Mi-rae: “Benarkah kamu hanya ingin bertanya aku sudah pulih atau belum?”

Dengan gugup Mi-rae menjawab ‘iya’, kemudian bertanya: “Kenapa kamu semalam tidak pulang?”

“Dari mana kamu tahu?”

“Woo Young menghubungiku. Dia bilang kamu tidak pulang dan bertanya kamu di lab atau tidak.”


“Aku tidak pulang karena tidak ingin melihatnya.”

“Kenapa? Kalian bertengkar?”

“Aku akan bertengkar dengannya jika memang layak dipertengkarkan.”

“Jika tidak layak, kenapa kamu tidak mau menemuinya? Aneh. Padahal dia itu pria baik...”


Sementara itu, Woo-young sendiri.. tengah berada di bar bersama Tae-young dan yg lainnya. dia minum lumayan banyak padahal tak biasanya dia seperti itu...


Kembali ke restoran,, Kyung-suk bertanya: “Kenapa kamu tiba-tiba muncul di lab saat Soo A dan aku sedang bicara? Kamu bisa saja bertanya setelah kami selesai bicara...”

“Kamu benar. Sepertinya aku yang tidak sabar...” jawab Mi-rae dengan gugup

“Apa karena kamu takut terjadi sesuatu di antara kami?”

“Tidak. Aku sudah tahu kamu tidak menyukai Soo-ah.. ”


Namun dalam benaknya Mi-rae berkata: “Sejujurnya, aku ke sana karena tidak ingin ada yang mengganggumu. Aku tidak ingin Soo A memarahi pria yang kusukai...”


Pulang ke rumahnya.. Soo-ah terduduk menatap wajahnya di cemin, sembari mengingat perkataan Mi-rae yg ternyata memang benar adanya.. “Aku sudah berusaha sangat keras” ucapnya lirih


Mendadak ponselnya berdering.. Tae-young sunbae menelponnya dan cerita kalau dia baru saja mium-num. Tapi dengan dinginnya, Soo-ah lantas mengatakan bahwa ia sedang dibbuk.. dan langsung menutup telponnya begitu saja.
Comments


EmoticonEmoticon