9/19/2018

SINOPSIS My ID Is Gangnam Beauty Episode 16 PART 1

SINOPSIS My ID Is Gangnam Beauty Episode 16 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: jTBC
Supported by: sinopsis-tamura.blogspot.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS My ID Is Gangnam Beauty Episode 15 Part 5
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS My ID Is Gangnam Beauty Episode 16 Part 2

Setelah menciumnya, Kyung-suk bertnaya: “Kamu kaget?”

“Apa? Ya, sedikit...” jawab Mi-rae dengan sangat gugup


“Maafkan aku...” ucap Kyung-suk, tapi mendadak Mi-rae malah bilang: “Bagaimana kalau kita ke kamar tidur?”

Giliran Kyung-suk yg tertegun kaget, sementara Mi-rae lasngung berdiri dan meluruskan makna perkataannya, “Maksudku, kita harus istirahat...”

“Aku tidak bilang apa-apa. Aku akan tidur di sini dan naik bus pertama besok pagi, jadi, kamu harus ke kamar sekarang...” jelas Kyung-suk


“Tidak, aku akan ikut denganmu. Pasti tidak nyaman tidur di sini...”

“Tidak, di sini nyaman. Tidak apa-apa...”

“Setidaknya ganti bajumu... tapi Pakaian ayahku pasti terlalu kecil untukmu...”

“Aku tidak apa-apa. Masuk dan istirahatlah. Jam tidurmu tidak akan lama. Mungkin kamu tidak akan tidur, jika aku tidak tidur. Mimpi indah...”

“Baiklah, kamu juga.”


Masuk ke kamar, Mi-rae yg kegirangan lansgung loncat ke atas kasur sambil berkata: “Sebagian terasa seperti mimpi. Ini bukan mimpi, tapi rasanya seperti mimpi. Aku merasakan ciuman pertamaku....”


Namun Mi-rea teringat foto lamanya yg masih tersimpan di kursi.. maka dia bergegas mengambilnya keluar, lalu pamit masuk kamar lagi...


Di tengah malam.. terdengar bunyi dering ponsel. Ketika dilihat, nampaknya Mi-rae meninggalkan ponselnya di tengah rumah.. dan ibunya berulangkali menelpon, hingga mengirim sms..


Merasa itu penting, maka Kyung-suk hendak memberitahu Mi-rae, tetapi MI-rae tertidur sangat pulas hingga tak terbangun meski pintu kamarnya telah diketuk berulangkali.


Niatnya.. Kyung-suk hanya akan membalas sms itu dan menagtakan semuanya baik-baik saja. Tapi mendadak, ibu menelpon maka Kyung—suk mengangkatnya dan menyapanya dengan sangat sopan, tetapi melihat ada pria yg mengangkat ponsel putrinya.. tentu saja membuat Ibu keheranan setengah mati, “Astaga, siapa kamu?”

“Tolong jangan kaget... Aku Do Kyung Seok...”


Ibu lansgung memutus telponnya, dan meneruskan dengan panggilan video.. “Kenapa kamu yang menjawab ponsel Mi Rae?” tanyanya

“Mi Rae sedang tidur...”

“Apa? Di mana?”

“Di kamarnya. Aku di ruang keluarga...”

“Tapi... Kenapa kalian ada di sana?”

“Kami habis berjalan-jalan di area dekat sini dan melewatkan bus terakhir ke Seoul.”

“Di sana hanya kalian berdua?”

“Ya...”

“Apa hubunganmu dengannya?”

“Aku pacarnya.”

“Kamu dan Mi Rae berpacaran? Jadi, kalian sepasang kekasih?”

“Benar. Dan Maaf sudah membuat Anda kaget...”


Telponnya usai.. dan kebetulana ayh keluar menghampiri ibu yg lansgung histeris kegirangan, mengtahui Kyung-suk yg sangat tampan itu adalah pacar dari putrinya..


Niatnya, Kyung-suk akan melanjutkan tidurnya.. tapi giliran ayah MI-rae yg melakukan panggilan video dengannya. Tak basa-basi bertanya seuatu, ayah hanya ingin bilang: “Di rumah kami ada CCTV. Semua kejadian akan terekam...”

Sontak saja, hal itu membaut Kyung-suk panik.. ceingukan, mencaritahu disebelah mana CCTV itu diletakkan..


Di pagi hari.. saat bangun tidur Mi-rea lasngung mengeluhkan kondisi wajahnya, “Gawat. Aku harus bergegas cuci muka dan berias lagi. Semalam aku tidak cuci muka. Pasti kulitku akan rusak. Ini masih lebih baik daripada memperlihatkannya wajah polos...”


Berjalan keluar, dia menemukan Kyung-suk yg tidur dalam posisi duduk, “Kenapa dia tidur seperti itu? Pasti rasanya tidak nyaman...”


Mendadak, Kyung-suk agak membuka matanya hanya untuk bertnaya: “Di mana letak kamera CCTV-nya?”

“Kamu sudah bangun?”

“Di mana kamera CCTV-nya?”

“Apa maksudmu? Untuk apa kami memasang CCTV? Ada apa? Kamu habis bermimpi buruk?”


Kyung-suk lantas mengehla nafas panjang, lalu berbaring kembali sambil bilang: “Aku mau tidur 10 menit lagi...”


Ayah memacu kendaraannya dalam perjalan pulang, tapi ternyata.. Mi-rae dan Kyung-suk telah pergi menggunakan bus kembali menuju Seoul.


Lewat telpon, Mi-rea berbicara dengan ibu: “Kenapa Ayah berbohong? Kyung Seok tidak bisa tidur nyenyak...” keluhnya

“Apa dia merasa bersalah? Kenapa dia tidak bisa tidur? Untuk apa merasa bersalah?”

Enggan menjawabnya, Mi-rea hanya bilang: “Nanti kita mengobrol lagi. Dah...”


Kyung-suk mendengar obrolan mereka, maka dia bertnaya: “Orang tuamu tidak menyukaiku, ya?”

“Kamu tidak tidur ternyata?”

“Itu bukan cara ideal untuk perkenalan pertama. Ayahmu bilang di rumahmu ada kamera CCTV, jadi, mungkin dia tidak menyukaiku. Seharusnya aku tidak menjawab ponselmu, ya?”

“Kenapa? Kamu cemas, ya?”

“Tentu saja...”

“Aku tidak pernah melihatmu khawatir dengan penilaian orang asing padamu...”

“Mana mungkin aku tidak khawatir? Mereka bukan orang asing. Mereka itu orang tuamu...”

“Mereka hanya senang karena sekarang aku punya pacar. Jadi, jangan terlalu dipikirkan dan coba untuk tidur”


“Kamu juga kurang istirahat. Kamu tidak letih?”

“Sedikit...”

“Sandarkan kepalamu di sini dan coba untuk tidur...”

“Sandarkan juga kepalamu...”


EPISODE 16 : “Meski Kita Belum Tahu Banyak Soal Hidup..”
Comments


EmoticonEmoticon