11/26/2018

SINOPSIS Your Honor Episode 17 PART 1

SINOPSIS Your Honor Episode 17 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: SBS
Supported by: sinopsis-tamura.blogspot.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Your Honor Episode 16 Part 3
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Your Honor Episode 17 Part 2

Jae Hyung memperhatikan Kang Ho, orang yang memberikan hukuman mati kepada kakaknya. Ia tampak marah.


Soo Ho ternyata juga ada di sana dan mengambil foto saat Jae Hyung menghajar Kang Ho yang sedang pingsan.


Soo Ho menyiapkan penyetrumnya.


Soo Ho melihat Jae Hyung masuk ke dalam mobil dan membawa Kang Ho pergi bersamanya. Ia pun mengikuti mereka.

Dalam perjalanan, Jae Hyung memperhatikan Kang Ho yang masih pingsan di kursi belakang.


Soo Ho mengingat saat membawa ibu ke apartemennya pertama kali. Ibu bilang ia tidak pernah melihat rumah semewah itu. Ia juga meminta maaf karena tidak bisa membantu Soo Ho membeli rumah itu.


Soo Ho tersenyum sambil menggenggam tangan ibunya dan mengajaknya makan.


Soo Ho memberikan lauk ke mangkuk nasi ibu dan menyuruhnya makan.


Ibu lalu bercerita kalau Kang Ho ditahan lagi kemarin. “Ibu tahu dia salah, tapi ibu rasa dia dijebak. Dia bahkan tidak tahu perbuatannya itu illegal. Dia dijebak oleh penipu,” lanjutnya.


Soo Ho bilang dia sudah memberikan uang jaminan dan uang damainya. Ibu bilang itu bukan maslaah uang dan kali ini ia akan mengurusnys, seberapa lamanya pun itu.


Ibu berharap Soo Ho mau menemui Kang Ho dan menasehatinya agar hidupnya tidak hancur. “Menyerahlah. Dia sudah tidak ada harapan,” kata Soo Ho. Ibu bilang ia tidak bisa menyerah terhadap kehidupan anaknya.


Soo Ho kesal karena ibu selalu membahas Kang Ho. “Jika menyayanginya, biarkan dia tinggal di rumah ibu dan kuatkan dia. Jangan mneyerahkan tanggung jawabnya padaku,” ujarnya.


Soo Ho beranjak dan tidak melanjutkan makan malamnya. “Tidurlah di sini malam ini,” katanya. Ibu bertanya kemana Soo Ho akan pergi karena hari sudah larut. “Ke kantor. Aku sibuk.”


Ibu: “Soo Ho… tidak bisakah kau menyelamatkan Kang Ho?”
Kang Ho: “Tidak bisakah ibu menyelamatkan aku? Ini sangat… menyesakkan hingga aku ingin mati.”


Soo Ho masih terus mengikuti Jae Hyung yang membawa Kang Ho.


So Eun melepaskan semua catatan Kang Ho yang ditempel di makanan dan minuman. Sebagai gantinya, ia memasang catatan itu di pintu kulkas. Ia tersenyum.


Jae Hyung menghubungi Woo Jung memberitahu bahwa dia dalam perjalanan. “Aku tidak akan membunuhnya. Itu bagianmu,” katanya. Karena masuk ke daerah sepi, Jae Hyung akhirnya menyadari bahwa ada sebuah mobil yang mengikutinya. Ia tancap gas, begitu juga dengan Soo Ho.


Jae Hyung menghentikan mobil secara tiba-tiba, sehingga Soo Ho tidak bisa mengelak dari tabrakan. Jae Hyung lalu turun dari mobil.


Jae Hyung berusaha membuka pintu mobil yang ada di belakangnya. Soo Ho panik dan berusaha mengambil alat penyetrumnya. Jae Hyung mengambil batu dan akan memecahkan jendela mobil.


Jae Hyung sangat terkejut karena melihat wajah yang sangat dikenalnya, yaitu wajah yang sama dengan pria yang sedang diculiknya. Ia kebingungan dan memutuskan untuk melarikan diri.


Soo Ho berusaha mengejarnya, tapi ia kehilangan jejak karena jalannya bercabang. Ia lalu menuju mobil Kang Ho.


Soo Ho membuka pintu dan akan menghajar Kang Ho, tapi ia mengurungkan niatnya.


Soo Ho mengingat saat sekolah dulu, ia pernah dikepung segerombolan pelajar yang marah karena uang salah satu temannya diambil oleh Kang Ho. Soo Ho bilang mereka harus menyelesaikannya sendiri dengan Kang Ho.


“Bajingan itu selalu bolos. Sulit untuk menemuinya,” kata pelajar itu sambil mencengkeram kerah Soo Ho. “Kau harus membayar, lalu minta uang ganti kepadanya.”


“Hiduplah seperti ini sepanjang hidupmu,” kata Soo Ho lalu melangkah pergi. Tapi gerombolan itu menghalanginya.


Tanpa sengaja, Kang Ho melewati jalan itu dan melihat Soo Ho sedang dipukuli. Awalnya ia hanya tersenyum sinis dan mengabaikannya.


Seorang pelajar lalu mengeluarkan pisau dan membuat Soo Ho semakin ketakutan.


Polisi: “Kau melihat dia mengeluarkan pisau?”
Soo Ho: “Tidak, aku tidak melihatnya.”


Soo Ho akhirnya melepaskan Kang Ho. “Tidak bisakah kau menghilang dari hidupku?” katanya. Ia menutup pintu mobil dan menarik napas berat.
Comments


EmoticonEmoticon