12/10/2018

SINOPSIS Memories of the Alhambra Episode 4 PART 3

SINOPSIS Memories of the Alhambra Episode 4 BAGIAN 3


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: tvN
Supported by: OPPA SINOPSIS

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Memories of the Alhambra Episode 4 Part 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Memories of the Alhambra Episode 4 Part 4

Jin Woo turun dari taksi dan menatap bangunan rumah sakit terbesar di Granada itu. Ia berjalan masuk.


Tidak lama kemudian, Jung Hoon menghampirinya dan memberitahu kalau pihak konsulat baru saja datang.


Jung Hoon bilang pagi tadi ia hanya keluar untuk jalan-jalan. Ia lalu melihat mobil Polisi dan Ambulans di depan taman.


Jung Hoon: “Aku mendekat untuk melihat dan itu seseorang yang kukenal.”


Jung Hoon berusaha mendekat, tapi Polisi melarangnya.


Jung Hoon bilang ia sudah menghubungi New Word. Ia juga bilang Hyeong seok tewas begitu saja tanpa luka dan dompetnya masih utuh. “Polisi menduga itu serangan jantung atau stroke. Kesehatan penting, Direktur,” lanjutnya.


Jin Woo bertanya di mana Hyeong Seok. “Dia di kamar mayat,” kata Jung Hiin.


Jin Woo melihat jasad Hyeong Seok dan mengingat pertarungan game mereka semalam.


Ia diam terpaku dan keluar tidak lama kemudian.


Saat keluar, Kim Jeong Uk dari konsulat sudah menunggunya. Ia berterima kasih karena Jin Woo sudah datang meski sibuk. “Masalahnya, kau orang terakhir di daftar teleponnya. Jadi Polisi tampaknya harus menanyaimu. Tidak apa-apa?” lanjutnya.


Pak Kim bilang Polisi tidak mencurigai Jin Woo dan akan melakukan otopsi, walaupun yakin ini bukan pembunuhan. “Tampaknya Pak Cha keluar untuk bertemu denganmu. Polisi ingin tahu apa kalian memang bertemu,” lanjutnya.


“Ya, kami bertemu,” kata Jin Woo dengan jujur. Jung Hoon terkejut. “Kami bertemu di taman semalam, sebelum aku pergi ke bandara. Aku akan bersaksi jika perlu.”


Seon Ho menghubungi Jin Woo dan mengatakn seharusnya Jin Woo tidak bilang jika menemui Hyeong Seok semalam.  Jin Woo bilang cepat atau lambat mereka akan tahu, jadi lebih baik jika dia jujur. Seon Ho cemas jika ada artikel tidak benar yang beredar tentang mereka, apalagi rumor hubungan mereka sudah diketahui.


Saat diminta pulang dengan pesawat paling pertama, Jin Woo bilang ia akan tinggal di sana lebih lama. Seon Ho bilang tidak baik untuk Su Jin juga jika Jin Woo tetap di sana. “Aku akan mengurusnya sendiri,” kata Jin Woo lalu menutup ponselnya.


Yang Joo yang sedang bersama Seon Ho merasa aneh karena waktunya bisa tepat. Seon Ho tidak mengerti. “Pak Yoo memberitahuku dia menghancurkannya. Dia meneleponku pagi-pagi, bilang sudah menghancurkan Pak Cha. Dia terdengar sangat bersemangat,” kata Yang Joo.


Seon Ho bertanya apa maksudnya. “Apa mungkin… Pak Yoo menggunakan kekerasan fisik saat bermain game? Jika begitu, dia bisa dituntut pembunuhan tidak terencana,” lanjut Yang Joo.


Seon Ho: “Yang Joo, kenapa kau berkata begitu?”
Yang Joo: “Aku hanya merasa tidak nyaman soal dia memberitahuku menghancurkan Pak Cha.”


Jin Woo yang ada di kafe mengingat kejadian di rumah sakit tadi.


“Dokter mengatakan hal yang aneh. Pak Cha tewas karena pendarahan, bukan karena serangan jantung atau stroke,” kata Pak Kim. Jin Woo memastikan apa benar pendarahan. “Dia memberitahuku tak banyak darah tersisa dari jasadnya, seakan darahnya terkuras. Bukankah itu aneh? Dia tak punya luka luar.”


Pak Kim bilang pemeriksaan lebih lanjut mungkin akan menemukan bekas suntikan, sehingga kejadian itu bisa menjadi kasus pembunuhan.


Jin Woo sungguh tidak mengerti apa yang sedang terjadi.


Jin Woo memperhatikan seorang pemain gitar jalanan.


Jung Hoon datang dan bilang kalau Seon Ho terus memintanya membawa Jin Woo kembali ke Korea. “Bisa kupesan tiket malam ini?” tanyanya. Jin Woo tidak menjawab dan masih memperhatikan pemain gitar itu. “Menurutku kau sebaiknya kembali.”


Jin Woo: “Lagu apa yang dia mainkan itu? Apa judulnya?”
Jung Hoon: “Itu? Itu lagu terkenal judulnya… ‘Memories of the Alhambra’.”


“Hehehe.. karena kita di Granada, kita bisa mendengar versi aslinya. Lagu itu makin membuatku tidak tenang,” kata Jung Hoon. Jin Woo mengulangi judul lagunya. “Kau tidak tahu? Semua orang tahu lagu itu. Semua orang memainkan versi gitarnya di SMA. Pemula memainkan ‘Romance’, dan yang mahir memainkan ‘Memories of the Alhambra’.”


Jung Hoon menunjukkan teknik bermain gitar kepada Jin Woo. “Hentikan. Kau terlihat bodoh,” kata Jin Woo. Ia bilang ia harus mendukung seniman jalanan dan mengeluarkan uang. “Sejak kapan kau membayar untuk seni? Kau selalu mengunduh ilegal.” Jung Hoon bilang lagu itu terus menancap di hatinya. 


Jung Hoon memberikan uang koinnya dan mendengarkan dari dekat. Jin Woo juga masih memperhatikan alunan gitarnya.


Setelah lagu selesai, Jung Hoon bertepuk tangan. Ia menoleh dan Jin Woo sudah pergi.


Jin Woo berjalan-jalan di taman dan melihat kursi yang diduduki Hyeong Seok terakhir kali sudah dikelilingi garis Polisi. Ia mengingat kejadian semalam, lalu memakai lensa kontaknya.


Melalui lensa kontak dan game-nya, ia melihat jasad Hyeong Seok masih ada di sana.


Jin Woo memperhatikan darah yang mengalir dari tubuh Hyeong Seok. Ia merasa itu berhubungan dengan perkataan Pak Kim bahwa menurut dokter, Hyeong Seok tewas karena pendarahan.


Jin Woo menerobos garis Polisi dan mendekati Hyeong Seok. Ia menyentuh Hyeong Seok dan karakternya berkedip, menunjukkan bahwa ia tidak nyata.


‘Kau mengalahkannya 12 jam lalu.’


Jin Woo mengingat saat Su Jin histeris menanyakan apa yang sudah Jin Woo katakan hingga Hyeong Seok tewas.


Perkataan terakhir Jin Woo pada Hyeong Seok adalah tentang menyebut Hyeong Seok sebagai pengkhianat.


Seekor anjing tampak gelisah saat berada di dekat tempat kejadian itu. Pemiliknya buru-buru membawa anjingnya pergi.


‘Musuh terlihat.’


Jin Woo terkejut dan kembali melihat ke kursi, tapi Hyeong Seok sudah tidak ada disana.


Tiba-tiba, Hyeong Seok muncul di hadapannya dengan wajah pucat. Mereka sama-sama berada di level 3. Ia mengangkat pedangnya, tapi Jin Woo lebih dulu menebasnya.


Hyeong Seok kalah lagi. Jin Woo berhasil mendapatkan poin pengalaman dan naik ke level 4.


Jin Woo syok.


Jasad Hyeong Seok benar-benar menghilang kali ini.


Comments


EmoticonEmoticon