12/13/2018

SINOPSIS My Strange Hero Episode 3 PART 3

SINOPSIS My Strange Hero Episode 3 BAGIAN 3


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: SBS
Supported by: OPPA SINOPSIS

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS My Strange Hero Episode 3 Part 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS My Strange Hero Episode 4 Part 1

“Bok Soo, berdiri,” kata Guru Park. Bok Soo yang sepertinya sedang membaca komik, lalu berdiri. “Kau juga.”


Soo Jeong pun ikut berdiri. “Semuanya tepuk tangaaan…!” kata Guru Park. Mereka semua bertepuk tangan, tapi Soo Jeong dan Bok Soo tidak mengerti maksudnya. “Nilai Bahasa Korea di kelas ini meningkat banyak.”


Bok Soo menahan senyum dan terlihat sangat bangga. Soo Jeong juga terlihat senang.


“Nilai Bahasa Korea Kang Bok Soo naik 50,” kata Guru Park. Teman-teman yang lain merasa kagum. Guru Park bilang perjalanan Bok Soo masih panjang dan ia memuji kerja keras mereka berdua. Teman-teman bertepuk tangan lagi.


Bok Soo membuat tanda ‘peace’ untuk Soo Jeong. “Ah… tidak. Pak Guru, Pak Guru, aku tidak dapat apa-apa?” tanya Bok Soo.


Soo Jeong membuatkan piagam warga berani untuk Bok Soo. “Aku memang gila,” ujarnya.


“Hei, ketua kelas. Teman sekelas kita bisa salah paham. Kenapa terus memanggilku ke sini?” tanya Bok Soo.


“Berhenti! Perhatian!” kata Soo Jeong. Bok Soo tidak mengerti, tapi ia menurut. “Anda mendapat penghargaan. Kang Bok Soo adalah pria yang meraih keajaiban dengan mendapatkan nilai 4 kali lipat dari nilai aslinya. Meskipun nilainya hanya 65, dia masih berpotensi untuk berkembang. Sebab itu, penghargaan ini dipersembangkan untuknya. Dari guru Kang Bok Soo, Son Soo Jeong.”


Bok Soo menerima piagam itu, tapi ia bertanya mana hadiah tambahannya. Soo Jeong kesal, karena Bok Soo tidak puas. Ia ingin mengambil kembali piagam itu dari tangan Bok Soo.


Bok Soo menjauhkan piagamnya agar Soo Jeong tidak bisa mengambilnya lagi. “Mulai sekarang panggil aku ‘Pria Ajaib’,” kata Bok Soo. 


Bok Soo: “Mana hadiah tambahannya? Taka da satupun hdaiah?”
Soo Jeong: “Tidak ada!”


“Hei, Son Soo Jeong, kenapa kau menghemat cinta?” goda Bok Soo. Soo Jeong salah tingkah. Bok Soo menurunkan kakinya. “Aku ini sungguh sangat marah. Kesabaranku sudah mencapai batas. Bagaimana bisa tidak ada hadiah tambahan. Kenapa semuanya hanya bicara…”

Soo Jeong tiba-tiba menciumnya. Bok Soo sangat terkejut, karena tidak menyangka akan mendapat hadiah seperti itu.


Bok Soo: “Itu… kenapa tiba-tiba..”
Soo Jeong: “Jika kau beritahu anak-anak, Awas kau.”


Walaupun mengancam, Soo Jeong sebenarnya sangat senang. Ia lalu pergi sambil berlari.


Bok Soo tertawa bahagia.


Bok Soo memperhatikan Soo Jeong yang sedang membaca syair.


“Dan pada usia itu… puisi telah datang ke dalam hidupku. Aku tidak tahu. Aku tidak tahu dari mana asalnya… dari musim dingin atau sungai.”


“Aku tidak tahu bagaimana atau kapan.”


“Bukan, mereka bukan suara, mereka bukan kata-kata atau hanya diam.”


“Aku tidak tahu harus berkata apa, mulutku tidak bisa mengucapkan nama, mata ini tidak melihat, dan ada sesuatu di jiwaku. Hatiku remuk oleh angina.”


Bok Soo sungguh terpana. Ia lalu menyimpan piagam pemberian Soo Jeong.


Dan ternyata sampai saat ini Bok Soo masih menyimpan piagam itu. Ternyata Bok Soo menggambar Soo Jeong yang sedang membaca puisi saat itu.


Hati Bok Soo sungguh hancur.


Ia mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang. “Ya, Aku harus menemukan seseorang,” katanya.


Soo Jeong mencari alamat rumah Myung Ho. Ia memastikan alamatnya dan itu bukan seperti rumah tempat tinggal.


Banyak surat perintah pengadilan tertempel di depannya. “Uang itu dia apakan? Kenapa dia tinggal di lubang ini?” gerutu Soo Jeong.


“Main judi,” kata seorang anak perempuan. Soo Jeong terkejut. “Apa ayahku menipumu?”


“Tidak, aku ingin berterima kasih pada ayahmu, jadi aku harus menemuinya. DI mana dia bisa ditemui?” tanya Soo Jeong. Anak itu bilang setelah menipu orang, ayahnya tidak akan pulang untuk sementara waktu. “Lalu di mana ibumu?”


Anak Myung Ho: “Aku tidak punya ibu.”
Soo Jeong: “Jadi dia meninggalkanmu sendirian di sini?”


“Kau mau?” tanya anak itu sambil menyodorkan sebungkus ramen.

Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: SBS
Supported by: OPPA SINOPSIS

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS My Strange Hero Episode 3 Part 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS My Strange Hero Episode 4 Part 1

Comments


EmoticonEmoticon