12/01/2018

SINOPSIS A Poem A Day Episode 15 PART 1

SINOPSIS A Poem A Day Episode 15 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: tvN
Supported by: OPPA SINOPSIS

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS A Poem A Day Episode 14 Part 4
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS A Poem A Day Episode 15 Part 2

Saat masuk ke mini market, Bo Young menerima telepon dari Jae Wook dan merasa sangat senang. Ia senang jika bisa jalan-jalan di cuaca yang cerah, apalagi jika bisa bergandengan tangan dengan Jae Wook. Ia tersipu dan bilang kalau ia sangat ingin bertemu dengan Jae Wook.


“Bo Young dan Ye Saem berkencan? Sungguh?” kata Nam Woo setelah Bo Young keluar dari mini market. Min Ho bilang Bo Young menyuruhnya merahasiakannya, tapi Bo Young malah ketahuan lagi. “Apa ini? Kau sudah lama tahu?”


Setelah Min Ho bercerita, Nam Woo mengerti kenapa akhir-akhir ini Min Ho bersikap dingin pada Bo Young. “Berarti, kalian tidak lagi berteman?” tanya Nam Woo. Min Ho bilang dia harus minta maaf agar mereka setidaknya tetap bisa berteman.


A Poem A Day Episode 15 – Kukira Ibu Baik-Baik Saja Melakukannya


Myung Cheol memberitahu kalau Shi Won mengambil cuti, jadi Bo Young dan Yoon Joo harus bekerja lebih keras dari biasanya. Mereka mengerti. “Oh ya, kalian tahu Ye Seonsaeng akan tampil di acara TV, kan?” kata Myung Cheol.


Yoon Hee bilang ia sudah dengar kalau acaranya akan berlangsung selama 3 bulan. Yoon Joo bilang awalnya Jae Wook menolak, tapi direktur berhasil membujuknya demi promosi rumah sakit.


Jae Wook bilang ia tidak mau melakukannya, karena harus mengatur ulang jadwalnya. “Bolehkah aku memberimu saran? Kau sudah sepakat melakukannya, jadi kerjakan dengan sepenuh hati, Ye Seonsaengnim,” kata Myung Cheol.


Shi Eun bilang Jae Wook akan semakin terkenal dengan adanya program itu. “Iya, kekasih Ye Seonsangnim pasti bahagia, sebab kekasihnya begitu kompeten,” kata Yoon Hee.


Bo Young tersenyum diam-diam. Yoon Joo merasa heran, karena ia belum pernah melihat Jae Wook mengobrol dengan kekasihnya melalui ponsel. Ia bertanya apa Jae Wook sungguh berkencan.


“Aku yakin mereka saling mencintai dan bahagiaaa,” kata Nam Woo. Min Ho menyenggolnya agar ia berhenti bicara. Bo Young merasa tersindir.


“Bolehkah aku memberimu saran? Tolong jangan membuatku mengulang saran yang sama. Aku sudah menyuruhmu mengurus masalahmu sendiri,” kata Jae Wook. Myung Cheol meminta mereka berhenti bertengkar dan menanyakan kru produksi yang katanya akan datang.


“Itu mereka,” tunjuk Jae Wook pada serombongan orang yang baru datang. Myung Cheol menyuruhnya menghampiri mereka.


Tidak lama kemudian, Jae Wook memulai programnya dengan menjelaskan materi dasar tentang terapi sling. Semua rekannya tampak bangga melihatnya. Myung Cheol bilang seharusnya ada yang menyiapkan minuman untuk kru. “Saya akan melakukannya,” kata Bo Young.


Jae Wook mengakhiri syuting perdananya. Seorang kru berkata bahwa saat di seminar, ia melihat Jae Wook mempraktekkan bersama fisioterapis lain dan ia menyarankan mereka juga melakukan hal yang sama untuk program tersebut. “Ada yang Anda rekomendasikan?” tanya kru itu.


Bo Young datang membawakan minuman. Jae Wook bilang Bo Young adalah orang yang tepat. “Apa?” tanya Bo Young tidak mengerti.


Bo Young tidak percaya kalau ia akan tampil di TV. Ia bahkan berencana untuk melakukan perawatan wajah terlebih dahulu. Ia menepuk-nepuk pipinya dengan bahagia.


“Berarti, saya akan menjadi model demonstrasi?” tanya Bo Young. Seorang staf mengiyakan, karena akan menunjukkan pergerakan yang lebih akurat dibandingkan orang biasa.


Seorang kru wanita bertanya apakah Jae Wook bisa menyiapkan latihan-satu-menit untuk segmen akhir acara. Kru lainnya memberitahu bahwa mereka juga akan mengunggah videonya di website mereka.


Bo Young tidak yakin bisa melakukannya dengan baik. “Kau pasti bisa,” kata Jae Wook. Kru juga yakin program mereka akan populer. Bo Young lalu bertatapan dengan Jae Wook.


Jae Wook kemudian masuk ke ruangan yang sama. Bo Young berterima kasih karena mendapat banyak keuntungan dari kekasihnya. “Boleh aku memberimu saran? Jangan berpikir ini berkat aku. Semua ini berkat dirimu sendiri,” kata Jae Wook.


JaeWook bilang ia merekomendasikannya karena Bo Young memang yang paling kompeten dan bukan karena mereka berpacaran. Bo Young sangat senang mendengarnya. Jae Wook lalu memberikan kopi yang dibuatnya kepada Bo Young.


Bo Young menerimanya dengan senang hati dan berterima kasih lagi. Ia berjanji akan bekerja dengan sangat keras. Jae Wook tersenyum manis padanya.


Bo Young lalu menghubungi ibunya dan memberitahu kalau ia akan tampil di TV. Ia memang tidak akan menjadi terkenal, tapi itu akan menjadi kesempatan yang bagus.


Bo Young menari-nari sendiri di depan lift. Ia masih tidak percaya kalau ia akan tampil di TV bersama Jae Wook. Ia mulai menari lagi.


“Sedang apa kau?” tanya Nam Woo saat pintu lift terbuka. Bo Young bilang tidak ada apa-apa, lalu masuk ke dalam lift, sedangkan kedua temannya itu keluar.


Nam Woo menirukan tarian Bo Young tadi. Ia meminta Min Ho tidak perlu mecemaskan kebahagiaan Bo Young. Min Ho memukulnya pelan.


Min Ho menerima pesan dari Joo Young yang memberitahu kalau Dae Bang ingin berterima kasih atas jamuan makannya tempo hari dengan mentraktirnya dan mengajaknya bertemu di atap 30 menit lagi. “Nam Woo, kau juga boleh datang. Kau kan mengenalnya juga,” kata Min Ho.


Joo Young dan Dae Bang masuk ke sebuah restoran. Joo Young memberitahu kalau Nam Woo juga akan datang. Dae Bang mengambil daftar menu dan mulai bingung harus memilih makanan apa.


Joo Young lalu menunjukkan paket dimana Dae Bang bisa mendapatkan kedua makanan yang membuatnya bingung. Dae Bang sangat senang. “Aku pesan dua porsi dibungkus,” kata Dae Bang pada pelayan.


Dae Bang heran karena wanita yang disukai Min Ho malah sudah memiliki kekasih, padahal tadinya Min Ho sangat bersemangat untuk menyatakan perasaannya. Joo Young bertanya apakah hal itu yang membuat Min Ho menjadi sangat menjengkelkan.


Min Ho protes karena Nam Woo membahas hal itu. Nam Woo bilang lama-kelamaan mereka juga akan tahu dan bercerita pada orang lain akan membantu proses pemulihannya. Ia juga bilang kalau ia pernah mengalaminya.


Dae Bang: “Benar, Min Ho Min Ho. Aku juga belum lama ini terlibat cinta sepihak. Kau ingin tahu bagaimana cara melupakannya dengan cepat?”
Min Ho: “Bagaimana caranya?”


Dae Bang bilang menurut hasil riset di Universitas Harvard, cinta berasal dari rasa kesepian dan itu berarti kurang keintiman fisik. Nam Woo bilang tidak bisa memiliki keintiman fisik jika tidak memiliki kekasih. “Siapa bilang harus seorang gadis? Kau bisa memeluk dan mencium Min Ho,” kata Dae Bang. Joo Young setuju, tapi Nam Woo tidak.


“Baiklah. Aku akan mengizinkanmu memeluk dan menciumku,” kata Min Ho sambil membuka kedua tangannya. Walau tidak suka, Nam Woo setuju untuk melakukannya demi seorang teman. Ia mendekat dan memanyunkan bibirnya. Tapi Min Ho malah mendorongnya. “Bercanda.”


Min Hoo bilang itu tidak masuk akal dan mengajak mereka untuk mulai makan. “Wah, kelihatannya enak,” kata Dae Bang. Dan mereka semua mulai menikmati makanannya.


Seorang pasien yang sudah mendengar kalau Bo Young akan masuk TV berjanji akan menontonnya. Myung Cheol datang dan menyuruhnya datang ke ruangannya bersama Yoon Joo jika sudah selesai memberikan terapi.


Yoon Joo terkejut saat diberitahu kalau dia yang akan tampil di TV. Bo Young terlihat kecewa. Myung Cheol bilang direktur tidak setuju, karena Bo Young bukan pegawai tetap. “Acara ini akan berlangsung selama 3 bulan. Tapi kontrak Woo Seonsang akan berakhir sebelum itu,” lanjutnya.


Yoon Joo yakin posisi tetap akan tersedia sebelum kontrak Bo Young berakhir. Myung Cheol sudah diberitahu oleh direktur bahwa tahun ini tidak ada lowongan untuk pegawai tetap. Itu berarti Bo Young akan bekerja di rumah sakit lain, sehingga tidak mungkin terlibat dalam acara yang mempromosikan rumah sakit mereka.


“Ya, saya mengerti,” kata Bo Young berusaha menyembunyikan kesedihannya. Myung Cheol meminta maaf. “Tidak apa. Tidak ada yang bisa dilakukan.”


Yoon Joo tidak mau melakukannya, karena merasa bersalah pada Bo Young. “Tidak apa-apa, Seonsangnim. Aku baik-baik saja. Seonsangnim bisa melakukannya,” kata Bo Young berlapang dada.


Myung Cheol bingung bagaimana harus mengatakannya pada Jae Wook, karena Jae Wook pasti akan memberikannya saran. Ia menirukan tatapan tajam Jae Wook dan merasa terlalu takut untuk memberitahunya.


Bo Young bilang ia akan melakukannya. “Benarkah? Kalau begitu, buatlah seolah kau yang tidak menginginkannya. Aku takut Ye Seonsang akan mendatangi direktur dan membuat masalah,” kata Myung Cheol.


Yoon Joo menyebut Myung Cheol sangat jahat. Tapi Bo Young kembali mengatakan bahwa dia tidak apa-apa dan dia bersedia melakukan permintaan Myung Cheol. Ia lalu pamit keluar.


“Tunggu, Bo Young...” panggil Yoon Joo, tetapi Bo Young tetap pergi. Yoon Joo dan Myung Cheol sama-sama merasa bersalah.
Comments


EmoticonEmoticon